Explore the blog
Rabu, 22 Juni 2022

Review My Sassy Girl Korean Movie

Apa yang kamu lakukan jika bertemu orang mabuk dan tak sadarkan diri? Pergi atau justru menolongnya?

Annyeong! Kalau bicara orang mabuk dan bertemu mereka, jujur saya memilih kabur dan menghindar. Kenapa? Dalam Islam, minuman yang memabukkan itu haram. Logikanya, mereka tidak sadar, tidak tahu saat berbuat sesuatu dalam keadaan mabuk. Jadi cari aman daripada akhirnya ribet sendiri. Seperti yang dialami oleh Gyun-Woo dalam My Sassy Girl Korean Movie, Oh Gadis Lancangku.

review my sassy girl korean movie

Saat berada di dekat kereta, Gyun-Woo tanpa sengaja melihat seorang gadis yang hampir tertabrak. Dia mabuk dan tak sadarkan diri. Ketika di dalam kereta, gadis itu memuntahi seorang pria tua. Di tengah kekacauan tersebut, dia memanggil Gyun-Woo sebagai pacarnya.

Karena kejadian itu, Gyun-Woo pun sering terlibat dengan Gadis Lancang tersebut dalam hubungan yang aneh. Sebenarnya, siapa dia? Bagaimana Gyun-Woo akan menghadapinya?

Movie: My Sassy Girl
Revised Romanization: Yeopgijeogin Geunyeo
Hangul: 엽기적인 그녀
Director: Kwak Jae-Young
Writer: Kim Ho-Sik (novel), Kwak Jae-Young
Producer: Shin Chul, Park Geon-Seob
Cinematographer: Kim Sung-Bok
Release Date: July 27, 2001
Runtime : 123 min.
Genre: Romantic-Comedy
Country: South Korea
Language: Korean
Cast:
Cha Tae-Hyun - Gyun-woo
Gianna Jun - The Girl
Kim In-Mun - Gyun-Woo's father
Song Ok-Suk - Gyun-Woo's mother
Han Jin-Hee - The Girl's father
Yang Geum-Seok - Gyun-Woo's aunt
Hyun Sook-Hee - The Girl's mother
Kim Il-Woo - Quintuplets
Lim Ho - A Man The Girl met as blind date
Seo Dong-Won - Army Deserter
Jo Kyoung-Hoon - gangster 1
Son Kwang-Eop - gangster 3
Lee Moo-Young - cameo
Han Dae-Gwan - leading commissioned officer
Yoo Soon-Chul - elderly man
Park Sun-A - female police officer

Review Film Korea My Sassy Girl


ulasan film korea my sassy girl

Mengulas Film Korea My Sassy Girl itu, memang sedang sedikit gabut sih. Dari dulu saya tidak ada niat nonton. Berhubung My Sassy Girl Indonesia akan segera tayang secara nasional pada 23 Juni 2022 besok, makanya saya sedikit penasaran. Seberapa oke sih film yang dibintangi oleh Cha Tae-Hyun dan Jun Ji-hyun ini sampai diremake beberapa kali?

For your information, Film My Sassy Girl tayang pada tahun 2001. Kabarnya saat itu laris manis dan jadi era bangkitnya perfilman Korea. Kemudian di-remake dong. Ada Windstruck 2004, Cyborg She 2008, My Sassy Girl Dorama TBS 2008, My New Sassy Girl Yeopgijeogin Geunyeo 2 2016 dan My Sassy Girl Joseon 2017. Yang versi saeguk ini malah yang saya tonton duluan.

My Sassy Girl ini sebenarnya cerita tentang apa sih?

Sebelum nonton, saya tidak membaca sama sekali sinopsis dan review My Sassy Girl 2001. Saya hanya tahu bahwa ceritanya tentang laki-laki biasa, tak tampan yang bertemu Cewek Bar-bar gitu. Sesuai judulnya, dia sangat lancang dan tanpa berpikir dulu sebelum bicara atau bertindak. Sebenarnya, film ini berdasarkan kisah nyata yang ditulis oleh Ho-sik Kim di Internet tentang dia dan pacarnya lalu viral dan dijadikan buku serta movie. Jadi teringat You Are The Apple of My Eye yang juga menulis cerita di blog.

my sassy girl 2001

Seperti yang saya bilang di awal ulasan My Sassy Girl Korean Movie ini, Gyun-woo bertemu Gadis Bar-bar di kereta. Sebelum pingsan pasca membuat kekacauan, dia bilang Gyun-woo itu pacarnya. Betulan Scandal Makers sih. Waktu turun, niatnya mau ditinggal saja di peron, tapi ternyata enggak tega. Dibawalah ke motel karena enggak tahu juga mau diantar ke mana. Sialnya setelah Gyun-woo mandi dan Gadis Bar-bar tidur di kasur tak sadarkan diri, mereka kena gerebek polisi yang mengakibatkan Gyun-woo menginap di penjara.

Gyun-woo akhirnya berusaha untuk menghindari gadis tersebut. Sayangnya, mereka bertemu lagi dan lagi. Gyun-woo seperti terikat dengan Gadis Bar-bar yang suka menulis cerita. Dia melakukan banyak hal yang diminta perempuan itu seperti pesan kopi, memberikan bunga saat berada di kelas dan lainnya.


Meski mendapat perlakuan kasar, Gyun-woo merasa hubungan mereka semakin dekat. Sayang hal itu ditentang oleh Ayah Gadis Bar-bar. Namun mereka tetap bersenang-senang, melakukan banyak hal bersama sebagai teman. Mereka akhirnya datang ke pohon di atas gunung dan membuat kapsul waktu yang akan dibuka 2 tahun kemudian.

Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Apakah dalam 2 tahun mereka tetap berhubungan atau justru itu jadi akhir dari kisah mereka? Cari tahu jawabannya dengan Nonton My Sassy Girl 2001 Full Movie.

My Sassy Girl, Gadis Lancangku


my sassy girl gadis lancangku

My Sassy Girl 2001 ini mengambil alur mundur. Sebenarnya saya sudah menebak pasti ada sesuatu yang menyebabkan Gadis itu berlaku bar-bar pada Gyun-woo. Ternyata, pacar Gadis itu meninggal dunia. Hari di mana dia bertemu Gyun-woo adalah tepat setahun setelah kematiannya.

Apa yang dilakukannya bersama Gyun-woo adalah hal yang juga dilakukan bersama pacarnya. Bertemu di kereta, pesan kopi di kafe, bunga, hampir semua hal. Gadis itu mencari sosok pacarnya di dalam diri Gyun-woo karena menganggap mereka mirip.


Kalau Gyun-woo sendiri, dia melakukan banyak hal, menerima perlakuan kasar agar bisa membantu gadis itu melupakan masa lalunya dan jadi lebih bahagia. Karena menganggap kisah mereka unik dan tak terlupakan, Gyun-woo menuliskannya dalam blog dan bisa dibilang viral sampai diajukan jadi naskah film. Ya tahun segitu kan masih belum banyak akses internet seperti sekarang. Kebayang sih bagaimana hebohnya.

My Sassy Girl ini film komedi romantis, banyak yang suka dan bisa dibilang legendaris. Namun entah mengapa, saya menyebutnya biasa. Kisahnya memang unik, tapi saya kurang suka adegan kasarnya. Jadi jujur, saya agak pening melihatnya. Mungkin jika menontonnya di masa tersebut atau saya yang dulu sebelum mengonsumsi banyak drama dan film, akan lain cerita. Sebenarnya balik ke selera masing-masing. Saya malah cocok dengan Mr. Hong yang juga tergolong film lama.

Ada film atau drama lama yang menurut saya masih related dengan zaman sekarang, dikonsumsi saat ini. Namun saya merasa, My Sassy Girl ini tidak. Zaman jigeum, mana ada yang mau kena gampar tiba-tiba padahal sudah ditolong? Itu jatuhnya penganiayaan sih. Gila saja jika ada orang yang mau menerima hal tersebut meskipun dari orang Good Looking. Akhlak Eobseo itu namanya.


Saya suka karakter cewek kuat seperti Strong Woman Do Bong Soon. Suka cewek tegas dan galak, tapi bukan karakter kasar. Tak apa-apa suka ngomel, tapi tidak main tangan. Saya tidak masalah dengan akting Cha Tae-Hyun dan Jun Ji-hyun. Saya sudah menonton filmnya yang lain seperti Because I Love You. Saya hanya tidak suka dengan adegan kasarnya. Itu saja. Bagian komedinya lumayan oke apalagi saat adegan kekacauan di taman hiburan yang gagal.

Lalu, apakah saya akan menonton My Sassy Girl Indonesia, film yang dibintangi Tiara Andini dan Jefri Nichol?

Kemungkinan besar tidak. Pertama jelas karena masalah bioskop. Kedua, My Sassy Girl Original saja saya bilang B. Remake yang katanya tidak mengubah banyak cerita, ya saya sudah bisa membayangkan akan seperti apa. Paling nanti ngantuk sama seperti saat nonton Dilan 1990. Maaf, saya agak underestimate. Ya mau bagaimana. Keyakinan, insting dalam nonton drama atau film, menurut saya itu penting.

Alasan lain, saya memang jarang nonton film atau drama yang diremake. Saya bisa nonton keduanya dan sejauh ini yang berhasil menurut saya adalah film The Beauty Inside 2015 dan drama The Beauty Inside 2018. Lalu Initiation Love dan Sweet & Sour. Ada juga Bad Genius 2017 dan Bad Genius: The Series 2020. Terakhir kemarin dari Indonesia, Wedding Agreement dan Wedding Agreement the Series.

nonton my sassy girl movie sub indo

Saya menulis ini hanya berdasarkan apa yang saya rasakan saat nonton. No salty karena sekali lagi, balik ke selera masing-masing orang. Kalau saya kurang suka, bukan berarti Kalian harus setuju dengan saya. Oh iya, buat kalian yang mau nonton My Sassy Girl Movie sub Indo, legalnya ada di VIU dan Netflix.

Sekian dulu Review My Sassy Girl Korean Movie dari saya. Ada yang sudah nonton film ini atau mau lihat versi Indonesia yang sempat jadi perdebatan? Coba share pendapat Kalian di kolom komentar ya. Sampai jumpa. Happy blogging!

Sumber gambar: Hancinema

Would you like to comment?

Vicky Cahyagi mengatakan...

Kunjungan perdana ke blog ini. Thx ulasannya. Topik Drakor selalu dekat dengan keseharian dan itu yang membuat disukai. Kalau saya taunya film train to Busan dan the flu, itupun nonton the flu karena ada pandemi (ceritanya mirip covid). Salam amanah

Farida Pane mengatakan...

Memang ini udah lama banget, ya. 20 tahun gitu lo. Jadi ceritanya udah bukan yang hype lagi.

HM Zwan mengatakan...

Ini udah lama banget ya mbak, itulah kenapa minuman yang memabukkan itu haram. Udah jelas sekali gambarannya kalau nonton drama luar ya mbak. Iya nih, lagi wira wiri film sassy girl Tiara

Lia Yuliani mengatakan...

Saya malahan baru nonton yang versi Saeguk My Sassy Girl, dulu zaman Masih kuliah gitu ya ingetnya My Sassy Girl Chun Yang. Ya begitulah kayanya kurang lebih jalan ceritanya mirip. Baru tahu ada remake versi Indo.

Ana Ike mengatakan...

Aku penasaraann sama bagian janjian lihat time capsulenyaa. Jadi pengen nonton.
Dulu tu suka banget baca komik dan selalu baper kalo ada cerita tokohnya janjian ambil time capsule mereka padahal mereka udah sama-sama jauh, haha.

Nchie Hanie mengatakan...

Hahhaaa, aku keknya mau nonton versi Indonesianya, soale anakku penggemarnya Jefri Nichol, terlepas dari cerita yang B saja atau ngikut2 ala korea. Keseruannya yang dinikmati dan kebersamaan saat menonton, eeaaa..
Kek nonton Dilan kan suka sama Iqbalnya , haduduuu

Katerina mengatakan...

Di Netflix gak ada versi movie nya, atau saya belum ketemu? Adanya versi drama 16 episode, drama saeguk. Film lama 2001 ya, udah lama juga. Belakangan saya kurang suka film produksi lama, dan ga punya alasan kenapa :D Tapi beda dengan nonton produksi tahun terbaru, walaupun berlatar masa lampau berpuluh bahkan beratus tahun lalu.

Eviindrawanto.Com mengatakan...

Aku juga nonton ya My Sassy Girl yang versi Joseon Mbak. Wah baru tahu dari pos blog ini kalau My Sassy Girl itu banyak versi. Duh sebagai yang ngakut penggemar Drokor ini kudet banget. Jadi nanti ada juga versi Indonesianya. Tambah rame aja nih kalau gitu...

Andiyani Achmad mengatakan...

aku belum nonton dong huhuhu.. ketinggalan banget gak sih? dan sekarang ada versi Indonesianya yang dibintangi oleh Tiara Andiri dan Jefri Nichol

Nurul bukanbocahbiasa mengatakan...

Wohooo ada versi Indonesia nya ternyataaa

dahlah nunggu ada di TV aja. Blm terlalu pingin ke bioskop siik.

Eska mengatakan...

Saya sebenernya bukan pecinta drakor. Drama series yang pernah ditonton paling hitungan jari. My Sassy Girl pernah denger jaman dulu, ternyata tahun 2001 ya dan sinopsis singkatnya malah saya baru tahu dari baca blog ini.

Molly mengatakan...

SASSY GIRL ini film korea lama yg tak lekang oleh waktu. Molly malah nunggu rebornnya nih, mungkin suatu hari nanti ada versi barunya.

Gusti yeni mengatakan...

Maapken kakak, tidak bisa memberikan masukan banyak karena aku tuh jaraaang nonton tv atau drakor.

Cukup awal.pandemi yg lg hits dibela2in lembur nonton, tamat cari film.lain lagi endingnya sakit kepala terus menerus krn kurang tidur.

Semoga tayang di Indonesia laeis manis yaa,

Okti Li mengatakan...

Waduh keren banget ternyata kisahnya. Itu kebayang Gyun-woo menuliskan semua isi hati dan pemikiran dalam blog dan viral sampai diajukan jadi naskah film. Bener sebuah keberuntungan tuh

lendyagassi mengatakan...

Film lawas tapi aku suka sama Cha Tae Hyun.
Dari dulu sampai sekarang image-nya memang begitu yaa... Cowok kalem.
Pernah gak sih Cha Tae Hyun jadi antagonis?

Masih asik sih..kalo menurutku.
Soalnya penggambaranannya sederhana. Ini sih setipe sama Film Sunny, yang diremake sama Indonesia jadi Film Bebas.

Dian Restu Agustina mengatakan...

Wah..wah..wah ternyata berdasarkan kisah nyata dan sudah di remake banyak kali ya My Sassy Girl ini. Setuju sih kalau ada kekerasan ya jatuhnya penganiayaan. Tapi mungkin untuk film asli di tahun segitu dianggapnya biasa. Hm...

Dee_Arif mengatakan...

Wah iya, kalau saya sih sudah nonton dramanya My Sassy Girl ini
Ada versi Indonesia nya ya? Menarik juga, penasaran pengen lihat aktingnya Tiara Andini

Andy Hardiyanti mengatakan...

Kemarin pas ke bioskop sama anak-anak, mau nonton Keluarga Cemara 2, film My Sassy Girl versi Indonesia udah tayang juga. Saya malah baru tahu kalau My Sassy Girl tuh diangkat dari kisah nyata lho.. yang versi Koreanya aja belum saya nonton.

Andy Hardiyanti mengatakan...

Kemarin pas ke bioskop sama anak-anak, mau nonton Keluarga Cemara 2, film My Sassy Girl versi Indonesia udah tayang juga. Saya malah baru tahu kalau My Sassy Girl tuh diangkat dari kisah nyata lho.. yang versi Koreanya aja belum saya nonton.

April Hamsa mengatakan...

Judulnya gak asing tapi aku lupa Sassy Girl nih yang apa, nanti gugling aaahh :D
Yg pasti kyknya banyak beda krn aman skrng banyak kemudahan teknologi, jika setting waktunya dibikin sekarang ya buat dramanya :D
Kalau yg drama versi Indonesia hmmm, aku msh mikir2 mau nonton apa gak hihihi Ya Allah maafkan, gak tau suudzon kalau ada adegn tak masuk akal atau malah dipanjang2in heheheheeh :P

Nia K. Haryanto mengatakan...

Film lama ya ini. Tapi aku belom pernah nonton. Udah tahu berdasarkan reviewnya aja. Padahal kalo nonton kayaknya seru. Aku suka dengan JJH. Dan iya ya, ada versi Indonesianya juga. Walopun iya, kayaknya rada mustahil ya plot kayak gitu terjadi di Indonesia. Tradisinya beda. :D

Idah Ceris mengatakan...

Baik amaat Gyun-woo, membantu si cewek biar bisa melupakaan pacalnyaa. Uhuii

catatansiemak mengatakan...

Aku udah nonton ini. Ini pernah hits di zamannya ya hahaha. Sekarang drakor temanya lebih komplek dan sinematiknya tambah cakep

Eni Martini mengatakan...

Jujur ya, kalau film hits pun dibuat versi indonesia kenapa kurang ya, kayak film docter foster didrakor jadi bagus, tapi di Indonesiakan entahlah

Naqiyyah Syam mengatakan...

Belum nonton My Sassy Girl versi Korea aku sendiri lagi milih2 drakor yang aku tonton. Zaman muda dulu enggak banyak tahu info drakor.

Tian lustiana mengatakan...

Belum nonton nih baik yang Korea atau yang Indonesia, tapi udah baca beberapa reviewnya, bikin penasaran emang yah jadi ingin menyaksikan sendiri nih gimana endingnya.

Komentar saya moderasi. Tinggalkan jejakmu di sini, Teman!