Explore the blog
Selasa, 05 Mei 2020

Review Film Taiwan You Are The Apple of My Eye

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kamu suka apel? Bagaimana kalau ada yang ngomong, You Are The Apple of My Eye? Bakalan suka atau tinggal kabur saja saking gelinya? 

Nǐ hǎo! Karena sudah lama saya absen ngereview, maka saya pilih film dari Taiwan untuk pemanasan. Pertama karena judulnya yang berbau apel. Saya suka banget sama apel, hahaha. Padahal ya You Are The Apple of My Eye adalah sebuah istilah yang manis untuk mengungkapkan perasaan.



Bercerita pada tahun 1994 di Changhua, pantai barat Taiwan. Ko Ching Teng adalah murid di Sekolah Menengah Chingchang. Dia bersama teman-temannya jahil dan suka bermain saja. Semua temannya suka dan mengejar Shen Chia Yi, gadis paling cerdas di kelas mereka. Tapi tidak dengan Ko Teng.


Suatu ketika, Ko Teng dan temannya ketahuan berbuat hal tidak senonoh di dalam kelas. Akibatnya, dia dihukum dan duduk di depan bangku Shen Chia Yi. Gadis itu juga ditugaskan untuk membantu Ko Teng yang nilainya rendah tapi dia menolak keras atas usul itu.


Pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Shen Chia Yi lupa membawa buku. Tanpa pikir panjang, Ko Teng membantunya hingga laki-laki itu mendapat hukuman. Merasa berhutang budi, Shen Chia Yi akhirnya membantu Ko Teng belajar. Dan hubungan mereka pun dimulai.


Ko Teng yang awalnya pemalas jadi semakin rajin belajar. Dia dan Shen Chia Yi pun melakukan taruhan tentang siapa yang mendapat nilai tertinggi di antara mereka. Lalu, siapa yang akhirnya memenangkannya? Akankah Ko Teng masuk klub untuk mengejar Shen Chia Yi bersama teman-temannya? 

Title: You Are The Apple of My Eye
Native Title: 那些年,我們一起追的女孩
Also Known As: Those Years, The Girl We Chased After Together, Na Xie Nian, Wo Men Yi Qi Zhui De Nu Hai, 那些年,我们一起追的女孩
Screenwriter & Directors: Giddens Ko
Genres: Romance, School, Drama, Mature
Tags: Giddens Ko, Past And Present, High School, Nudity, Coming Of Age, Sexual Innuendo, Adapted From A Novel
Producer: Zhiping Chai, Adam Tsuci
Country: Taiwan
Language: Mandarin
Type: Movie
Release Date: Aug 19, 2011
Duration: 1 hr. 49 min
Cast:
Chen Tung Ko as Ko Ching Teng/"Ko Teng"
Michelle Chen as Shen Chia Yi
Owodog Zhuang as Cao Guo Sheng/"Cock"
Emerson Tsai as Liao Ying Hung/"Groin"
Wan Wan as Chia-Wei Hu
Chang-Hsien Tsai as Ying-Hung Liao
Lotus Wang as Ko Ching Teng's mother
Vivi Lee as English teacher
Beatrice Fang as High school girl at library
Yu Shan Liu as Chien Wei's girlfriend
Sheng Yu Yan as Bo-Chun Hsu
Steven Hao as Hsieh Ming Ho/"Fattie" 

Review Taiwanese Movie Na Xie Nian, Wo Men Yi Qi Zhui De Nu Hai 


Saat merasa enggak jelas, saya teringat film yang judulnya ada kata apel tapi lupa alasan kenapa saya mengunduh itu. Akhirnya saya tonton dan merasa, ah ini lucu meski agak 'nganu' di awal-awal.

You Are The Apple of My Eye ini diadaptasi dari novel Na Xie Nian, Wo Men Yi Qi Zhui De Nu Hai karya Giddens Ko yang dipublikasikan pada 15 Juni 2006. Filmnya sendiri rilis tahun 2011 dan dapat banyak banget penghargaan. Oh iya, film ini juga diremake ke dalam film Jepang berjudul Ano Koro, Kimi wo Oikaketa. Tapi saya belum nonton ya. Jadi tidak tahu perbandingannya seperti apa. You Are The Apple of My Eye sendiri adalah istilah untuk menggambarkan seseorang yang sangat berharga dalam hidupnya. 

Gadis-gadis yang kami kejar bersama pada tahun-tahun itu 

Na Xie Nian, Wo Men Yi Qi Zhui De Nu Hai ini film romansa remaja SMA. Lucu-lucuan anak sekolah dan juga kenakalannya. Kalau sudah ada si Nakal, pasti ada Gadis baik yang pintar. Sudah tahu kan mau dibawa ke mana arah ceritanya. 

Ko Teng yang awalnya jahil, malas belajar jadi rajin setelah 'diteror' Shen Chia Yi. Tiap hari gadis itu memberi soal dan menagih hasil pekerjaan Ko Teng. Benar-benar masa yang lucu karena akhirnya mereka berteman baik juga dengan teman-teman Ko Teng.


Ada masa lucu ketika kelas mereka kehilangan uang kas. Karena tidak ingin saling menuduh, akhirnya mereka protes dan mengakibatkan Ko Teng, Shen Chia Yi, dan teman-temannya mendapatkan hukuman. Shen Chia Yi yang baru pertama kali dihukum akhirnya menangis. Tapi Ko Teng dan teman-temannya menghibur Shen Chia Yi hingga tertawa.


Teman-teman Ko Teng tahu bahwa dia dan Shen Chia Yi saling menyukai. Tapi sampai lulus sekolah, mereka tidak kunjung jadian. Gemas! Meski berjauhan, setelah sama-sama di perguruan tinggi, mereka jadi dekat. Sayangnya, Ko Teng masih kekanak-kanakan. Dia membuat pertarungan antar penghuni asrama dan mengundang Shen Chia Yi untuk melihatnya. Shen Chia Yi marah dan hubungan mereka yang belum benar-benar mekar harus berguguran. Putusnya mereka tuh benar-benar bikin sedih!

Dalam pertumbuhan menuju dewasa, hal yang paling kejam adalah perempuan selalu lebih dewasa dari laki-laki seumurnya. Kedewasaan seorang perempuan, tak ada satu pun laki-laki yang mampu menampungnya 

Kalau kalian pernah nonton On Your Wedding Day, film Those Years, The Girl We Chased After Together ini sebenarnya agak mirip. Atau terbalik ya?! Hanya saja film ini tuh lebih banyak pembahasan di masa SMA mereka. Setelah masuk perguruan tinggi, mereka sempat jalan bareng dan Ko Teng juga nembak Shen Chia Yi. Saat menerbangkan lampion, sebenarnya Shen Chia Yi ingin menjawab, tapi Ko Teng melarang. Jadinya hubungan mereka ini Teman Tapi Mesra. 

Karena sama-sama masih muda, mereka ini emosinya masih meledak-ledak dan akhirnya memutuskan untuk berpisah. Shen Chia Yi juga sempat pacaran dengan teman Ko Teng, Fattie meski tidak lama. Ketika ada gempa bumi di mana pusatnya ada di daerah tempat Shen Chia Yi, akhirnya Ko Teng menghubungi gadis itu lagi.


Dulu saya itu tidak mengerti saat ada orang yang berhubungan baik dengan mantan pacar. Lalu setelah nonton ini saya jadi lebih paham. Mungkin awalnya mereka akan sama-sama benci, saling marah. Berjalannya waktu, luka itu akan sembuh. 

Aku salah, ternyata saat kamu benar-benar menyukai seorang wanita. Ketika ada seseorang yang mengasihinya, mencintainya. Maka kamu akan benar-benar dari hati yang paling dalam mendoakan dia bahagia selamanya 

Para cowok merasa begitu tidak? Terlepas dari cewek atau cowok, namanya rasa cinta itu ikhlas bahkan jika mereka bersama orang lain. Saya sedikit mengerti bagaimana perasaan Shen Chia Yi. Dia suka cowok bandel, ada semacam tantangan saat dikejar. Tapi berjalannya waktu, perempuan itu jauh lebih realistis dan berharap punya pasangan yang baik dan lebih dewasa. Bagi Ko Teng, Shen Chia Yi benar-benar memberikan warna dalam hidupnya dan tentu saja pelajaran yang sangat berharga dalam berhubungan. 

Baru di ending, saya ingat alasan kenapa saya unduh drama ini yaitu saat adegan pernikahan. Asli enggak jelas banget tapi bikin ngakak dan geli. Soal akting, saya baru kali ini lihat mereka. Awalnya saya kira pemeran Shen Chia Yi adalah Vivian Sung. Ternyata Michelle Chen. Agak mirip. Perbedaan usia antara lead male dan female juga hampir sama seperti film Love The Way You Are. Tapi Michelle Chen tuh awet muda banget, hahaha.


Secara keseluruhan, saya cukup suka dengan film You Are The Apple of My Eye. Lumayan banget buat kita mengenang masa-masa SMA mulai dari kenakalan juga semangat saat belajar agar lulus dan masuk perguruan tinggi. Kalian coba saja nonton. Meski film lama, tapi tetap terkait dengan masa kini. Beda dengan drama Taiwan Triad Princess. Film ini mengingatkan kita bahwa tak ada yang sempurna seperti Shen Chia Yi yang gagal masuk perguruan tinggi impiannya. Jadi teringat drama Youth. Lalu untuk Ko Teng, tak ada yang tak mungkin selama ada kemauan dan bekerja keras. 

Atau ada yang sudah nonton film You Are The Apple of My Eye? Bagaimana menurut kalian? Ada adegan yang paling kalian suka? Kalau saya sih kejadian setelah taruhan yang mampu mengalihkan dunia mereka. Share pendapat kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging!


Sumber gambar:
https://movies.yahoo.com.tw/movieinfo_photos.html/
https://mydramalist.com/3420-you-are-the-apple-of-my-eye/photos

Whould you like to comment?

  1. wahh sepertinya film You Are The Apple of My Eye ini bisa ditonton nih. Kebetulan udah bingung mau nonton apa, untung ada rekomendasi dari mba. Apalagi ini film Taiwan bukan Korea jadi sepertinya layak untuk ditonton

    BalasHapus
  2. Salah satu adegan paling familiar dari film ini itu ketika dihukum berdiri, Lalu para kawan lelakinya ikut berdiri seolah ikut dihukum demi solidaritas.

    Ini film yg bagus, layak ditonton oleh segala kalangan.

    BalasHapus
  3. Duh, jadi kangen nonton film Taiwan. Gara - gara nonton drama Korea terus, jadinya suka lupa buat nonton yang lain haahahah masukin di wish list deh!

    BalasHapus
  4. Hmm, cerita filmnya manis sekali. Para aktornya juga good looking. Aku belum pernah nonton Taiwan sama sekali.

    BalasHapus
  5. Drama Thailand itu tampilannya tidak se-wah drakor/dracin. Kadang masih tampak lusuh meski bersih. Bagus dan natural.
    Tapi aku masih jerih nonton lagi gara-gara film horor sana yang uwo-uwo... ngapokki

    BalasHapus
  6. Kok Ceceu jadi penasaran pengen nonton, masa SMA seabsurd apapun tetap manks saat dikenang.
    Apalagi pemain prianya sweet bangeet duuhh, tipe tipe bad guy yg banyak dikejar ciwiciwi

    BalasHapus
  7. Masa-masa sekolah, terutama SMA memang jadi masa yang memorable banget yaah...
    Puncaknya kebahagiaan, kenangan, keusilan dan kebersamaan bersama sahabat dan gebetan.
    Ihiii~

    BalasHapus
  8. Aku udah nonton ini film dan pas pernikahan berasa ikut sedih tapi kalau memang bukan jodoh yaudah. Paling keinget pas Ko Teng liat seragam lama masih ada bekas tinta pulpennya hwa :((

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman