Explore the blog
Kamis, 02 Juli 2020

Review Drama Korea Soul Mechanic

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Pernah tidak saat kamu berada di puncak karir eh tiba-tiba ada yang merusak kebahagiaanmu? 

Annyeong hasimnikka! Pas lagi bahagia tapi ada hal yang merusak, rasanya pasti kesal, sedih dan lainnya. Mau marah, tapi pada siapa? Haruskah kita berpura-pura bahagia meski terluka?

review drama korea soul mechanic

Kali ini drama yang akan saya review temanya agak berat. Tapi saya pikir, kita memang harus tahu tentang dunia Kesehatan Mental sehingga kita bisa berpikir lebih terbuka soal Pasien Gangguan Mental lewat drama Soul Mechanic, Reparasi Jiwa. 

Lee Shi-Joon adalah seorang dokter di Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa atau Psikiatri di Eun Kang Medical Center. Dia mengutamakan pasien di atas segalanya agar mereka bisa sembuh meski kadang tidak sesuai peraturan yang ada.


Suatu ketika, pasiennya Cha Dong-Il yang menderita delusi sebagai seorang polisi kabur. Dia jalan-jalan sampai di acara penghargaan drama musikal. Parahnya, di sana dia menangkap Han Woo-Joo, seorang aktris musikal yang sedang mendapatkan penghargaan karena diduga berkendara dalam keadaan mabuk. Karena hal itu, berita panas mulai tersebar. Saat di kantor polisi, Han Woo-Joo sangat marah. Ternyata dia juga seorang Pasien Gangguan Mental.


Oleh psikiater yang menanganinya, kini Han Woo-Joo dirujuk pada Lee Shi-Joon. Sebenarnya, apa yang diderita Woo-Joo? Kenapa harus ditangani Lee Shi-Joon? 

Lewat Soul Repairer, Perbaikan Jiwa, kita akan menemukan resep untuk pikiran yang berisi kisah-kisah psikiater dan dokter yang percaya bahwa 'penyembuhan' bukanlah 'merawat' orang yang sakit.


Drama: Soul Mechanic/Fix You/Soul Repairer
Revised romanization: Younghonsoosungong
Hangul: 영혼수선공
Director: Yoo Hyun-Ki
Writer: Lee Hyang-Hee
Network: KBS2
Episodes: 32
Release Date: May 6 - June 25, 2020
Runtime: Weds. & Thurs. 22:00
Language: Korean
Country: South Korea
Cast:
Shin Ha-Kyun - Lee Shi-Joon
Jung So-Min - Han Woo-Joo
Joo Min-Kyung - Kong Ji-Sun
Choi Jung-Woo - Lee Taek-Kyung
Tae In-Ho - In Dong-Hyeok
Jung Hae-Kyun - Park Dae-Ha
Ahn Dong-Goo - Noh Woo-Jung
Park Han-Sol - Kong Ji-Hee
Ha-Young- Kang Neu-Ri
Jang Yoo-Sang - Im Se-Chan
Park Soo-Young - Oh Ki-Tae
Jo Kyung-Sook - Jo In-Hye
Kim Ga-Ran - Jang Yoo-Mi
Kim Kang-Min - Kim Young-Seok
Lee Sung-Min - ER doctor
Kim Kyung-Min - doctor
Moon Hak-Jin - doctor
Song Ji-Ho - Shin Jong-Sik
Bang Joo-Hwan - Bae Young-Oh
Park Jung-Min - doctor
Park Hyun-Suk - Oh Hwa-Young
Kim Ye-Byeol - Jung Se-Ram
Park Ye-Young - Heo Min-Yeong
Seo Eun-A - Na Seong-Gyeong
Min Young- nurse
Chung Ye-Jin - Nurse Jung
Wi Ha-Joon - Oh Yoo-Min
Kim Dong-Young - Cha Dong-Il
Baek Soo-Hee - Kim Yoo-Ra
Park Sang-Hoon - Park Ruo
Bo Ra-Na - Park Ruo's mother
Lee Noh-Ah - Hwang Bo-Young
Jeong Jin-Hwan - Sung Min-Ho
Song Young-Jae - Sung Min-Ho's father
Hong Ye-Ji - anorexic patient
Kim Hyun - Kim Young-Sun
Ji Joo-Yeon - Jung Se-Yeon
Kang Shin-Il - Ko Sang-Moo
Oh Ryoong - Baek Hong-Min
Seo Yoon-A - Baek Hong-Min's sister
No Jae-Hoon - Kang Yeon-Hee
Bae Min-Jun - Kang Jin-Woo
Park Min-Gwan - Kang Jin-Woo's father
Hwang Sang-Kyung - Mr. Cha
Park Ye-Jin - Ji Young-Won
Jang Young-Hyeon - patient with tic disorder
Kim Hye-Eun - wife patient
Jung Woo-Young - firefighter at group therapy
Kim Bo-Mi - Dae-Woong's mother
Shin Hye-Kyung - Han Woo-Joo's adoptive mother
Hong Ru-Hyun - Han Woo-Joo's birth mother
Lim Ha-Bi - Han Woo-Joo (child)
Ha Yul-Ri
Lee Chan-Hee
Chae Yoo-Hee
Lee Seung-Hyeong
Lee Yun-Ha
Lee Ji-Soo
Choi Seo-Yeon
Park Jung-Eon
Oh Yoon-Hong
Yoo Yong
Park Gun-Rak
Na Seok-Min
Oh Hyun-Seung
Jung Ji-Soon
Yoo Soo-Ho
Ban Hye-Young
Won Chun-Gyu
Ko Han-Min
Lee Hyun-Ho
Ban Hyo-Jung
Kim Sang-Bo
Lee Kan-Hee
Min Pil-Joon
Lee Ja-Ryoung
Song Hoon
Jang Yoo-Bin
Ryu Si-Won
Kim Han-Sang
Shin Hee-Gook

Review Korean Drama Fix You


review drama korea fix you

Setelah When the Camellia Blooms, saya belum cocok dengan drama pengganti yang tayang di KBS2. Dan karena sudah lama mengurangi nonton, akhirnya kangen dan memilih Soul Repairer. Awalnya saya memang kurang minat meski tahu ada Jung So-Min. Kalau Shin Ha-Kyun, mikir banget ketemu Ahjussi ini di mana? Setelah nonton episode pertama, saya terkejut sendiri. Ini drama layak banget ditonton! 

Orang yang menyadari ada orang yang sakit adalah orang yang lebih sakit 

Soul Mechanic bercerita tentang dunia para psikiater dan para pasien terutama di Eun Kang Medical Center. Di awal saya sudah menyebut bahwa Lee Shi-Joon adalah dokter yang sangat peduli dengan pasiennya. Kemudian gara-gara hal tak terduga, dia bertemu Han Woo-Joo, seorang aktris musikal.


Han Woo-Joo ini ternyata pasien dari Ji Young-Won, sahabatnya Shi-Joon. Dia merasa bersamanya Woo-Joo tidak ada kemajuan. Jadilah Woo-Joo ini dirujuk pada Shi-Joon. Sebenarnya ada niat lain juga dari Young-Won yang nantinya mungkin akan menolong sahabatnya.


Awalnya, Woo-Joo ini tidak mau dianggap sebagai pasien. Dia merasa baik-baik saja. Lalu Shi-Joon meminta Woo-Joo bekerja paruh waktu di rumah sakit untuk mendampingi pasien lewat terapi panggung. Woo-Joo yang karirnya hancur, akhirnya menyetujui itu dan dia berharap Shi-Joon benar-benar bisa menyembuhkannya. 

Ternyata tak mudah menghadapi Woo-Joo apalagi Shi-Joon juga punya trauma tersendiri. Dan pasien gangguan mental juga banyak jenisnya. Lalu apakah mereka akan berhasil melewati segalanya dan sembuh? 

Dokter yang buruk bukanlah orang yang tidak kompeten, melainkan orang yang menyerah pada pasiennya 

Saya bicara dua karakter utamanya dulu ya. Pertama adalah Jung So-Min sebagai Han Woo-Joo, aktris musikal yang sedang naik daun dan sangat mencintai pekerjaannya. Sayangnya karena kasus salah tuduh, karirnya hancur. Dia menderita Borderline personality disorder atau Gangguan kepribadian ambang. Jadi suasana hati dan perilakunya tidak stabil. Dia mudah marah juga cemas. Dia merasa terluka karena berpikir selalu ditinggalkan. Dia juga suka mencari perhatian.

review drama korea soul repairer

Saya tahu Jung So-Min ini di drama Playful Kiss dengan karakter yang centil, manja dan konyol. Lalu di Because this is My First Life, dia jauh lebih dewasa. Dan di Fix You, saya melihat sisi lain yang berbeda. Han Woo-Joo dengan kemarahan yang meledak-ledak. Ah, sebagus itu aktingnya. Saya sampai ikut menangis karena turut merasakan penderitaannya. Bayangkan saja. Dia dapat kasus salah tuduh, eh malah pacarnya manfaatin itu untuk dijadikan berita utama. Mana selingkuh juga. Hancurin mobil ala Search: WWW, sebenarnya itu bukan apa-apa.

review drama korea reparasi jiwa

Kedua ada Shin Ha-Kyun sebagai Lee Shi-Joon. Dia dokter jiwa yang bisa dibilang unik, berbeda cara menangani pasiennya. Dia punya podcast atau Siniar dengan sebutan Tukang Reparasi Jiwa. Karena berbeda, dia sering dapat masalah dan ditentang banyak pihak.


Nah, Shi-Joon ini sebenarnya punya Gangguan stres pascatrauma atau PTSD setelah pasien pertamanya yang menderita Gangguan kepribadian ambang kecelakaan saat bersamanya. Makanya dia mengutamakan pasien lebih dari apa pun bahkan sering berjaga malam sehingga banyak yang tidak nyaman. 

Filusuf Yunani bilang bahwa pikiran bukanlah objek. Jadi, itu tidak ada dalam tubuh seperti darah dan daging. Itu sebabnya, konon, perasaan juga tidak mati dengan tubuh. Jadi, pikiran adalah jiwa 

Bertemu Han Woo-Joo yang ternyata menderita Borderline personality disorder membuatnya takut. Luka psikologis atau penyakit psikogenik yang dideritanya membuat Shi-Joon menghindar dan ragu apalagi saat mengalami Transferens yaitu keadaan saat pasien menyampaikan perasaan kepada seseorang yang penting. Bagaimana kalau terjadi hal yang sama? Dan bisa dibilang, bersama Han Woo-Joo, Shi-Joon saling menyembuhkan. 

Stigma Terhadap  Pasien Gangguan Mental



Pasien darurat tidak harus berdarah-darah 

Jujur saja, masyarakat itu menganggap Mental Illness sama dengan gila dan harus dijauhi. Persepsi negatif ini yang diluruskan dalam drama Soul Repairer. Sebenarnya siapa pun dan kapan pun orang bisa mengalami gangguan mental. Termasuk saya, kamu, kita semua apa pun profesinya.

Depresi bukan hanya bentuk kesedihan lain. Depresi adalah saat seluruh tubuhmu terasa lumpuh, dan hatimu terasa hampa. Kondisi putus asa yang membuatmu merasa tidak berdaya dan tidak bisa melakukan apa pun 

Penyakit mental sendiri ternyata banyak sekali jenisnya. Misalnya, delusi, kecemasan, depresi, gangguan panik, trauma, skizofrenia, alkoholisme, anoreksia, Pica (Gangguan makan saat seseorang ingin memakan hal selain makanan), Sindrom Tourette di mana penderita bicara atau melakukan gerakan berulang dan lainnya. Dan rata-rata penyebabnya adalah jiwa yang hancur, bisa dari diri sendiri atau orang lain. Semua jenis pekerjaan juga bisa mengalami gangguan jiwa.


Contohnya, memotret orang lain secara diam-diam bisa juga membuat mereka trauma. Apalagi ada kasus di mana foto mereka diunggah ke website 'Gelap'. Dan hati-hati juga karena kita bisa jadi orang yang menyebabkan orang lain bunuh diri. Bisa karena menekan, merundung dan sebagainya. 

Tak ada yang mau mati di dunia ini. Orang-orang memilih kematian bukan karena mereka ingin mati, tapi karena mereka ingin mengakhiri rasa sakit 

Di Soul Mechanic ini cara penyembuhan yang sering digunakan adalah metode terapi panggung. Ada beberapa pendekatan untuk terapi panggung, seperti partisipannya menggunakan tubuh mereka dan Indra untuk mengekspresikan diri. Lalu proyeksi, di mana para peserta menggunakan benda atau alat. Seperti saat bermain teater, partisipan akan memainkan peran seolah pasien ada saat kejadian tersebut. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan membuat seolah mereka dalam zona aman dan nyaman.


Lalu, mereka akan sembuh? Ya, meski butuh waktu. Penyembuhan dimulai saat kamu mengakui penyakitmu, memaafkan dan menghadapi ketakutan itu. Karena bagaimanapun trauma juga bagian penting dalam hidup dan akan membantumu mengatasi kesulitan hidup. 

Tugas dokter bukan hanya menyembuhkan penyakit, tapi juga mencegah penyakit 

Nonton Soul Repairer ini membuat saya belajar banyak hal tentang kesehatan mental. Mungkin karena pada dasarnya saya suka dengan bidang ini. Merasa bisa memberikan nasihat. Tapi ternyata saya bukan siapa-siapa. Membuat Perbaikan Jiwa? Ah masih jauh banget! Tapi saya ingin sekali memahami orang lain. 

Jangan ukur dirimu dengan standar yang diatur orang lain. Pujian dan makian hanyalah angin sepoi-sepoi. Itu semua tidak bertahan lama 

Kita sering kali melihat standar orang lain untuk kebahagiaan diri sendiri. Padahal tiap orang itu unik, punya masalah dan cara sendiri untuk bahagia. Misalnya dengan melakukan hal yang kita suka. Setiap orang punya semestanya sendiri.

Di drama Fix You ini saya sebenarnya tidak berharap ada kisah romansanya. Teringat drama medis seperti Good Doctor Jepang, Heart Surgeons, atau Doctor Prisoner yang fokus pada masalah kesehatan dengan pembedahan. Eh ternyata di drama ini ada dong kisah cintanya meski hanya begitu saja. Tidak banyak, tapi lumayan membuat saya ikut tersenyum. Suara Jung So-Min ternyata cukup oke, tidak kalah dengan Lee Sung Kyung di About Time. Fashionnya juga menarik, kusuka. Rambut kriting panjangnya membuat Jung So-Min terlihat cantik. Dan Shin Ha-Kyun, ternyata dia bermain di film Extreme Job

Hanya karena kamu bukan 'seseorang', bukan berarti kamu gagal dalam hidup 

Bisa dibilang, saya suka semua karakter yang ada di drama Soul Mechanic. Mereka punya porsi masing-masing dan saling melengkapi. Tidak ada yang jahat sebenarnya. Mungkin karena cara melihat kita yang berbeda. Persahabatan dan bagaimana mereka bekerja sama sangat menarik.

Untuk pasien, paling saya ingat ya Cha Dong-Il karena di awal dia itu Scandal Makers. Tapi kemudian dia berjuang untuk sembuh bahkan bisa mewujudkan mimpinya. Kim Dong-Young cukup berbeda dari karakternya di drama My Strange Hero dan Let's Eat 3


Untuk dokternya, muka Dokter Park Dae-Ha jelas enggak asing. Jung Hae-Kyun lumayan sering muncul di drama seperti 100 Days My Prince dan Melting Me Softly. Tapi entahlah mengapa, saya suka mukanya Dokter Noh Woo-Jung. Ahn Dong-Goo jadi wajah baru di dunia drama. Untuk susternya, minta maaf deh sama Na Seong-Gyeong karena saya sudah salah sangka. Padahal dia sebenarnya juga korban. Seo Eun-A saya ingat banget saat dia bermain di Your House Helper sebagai Manicurist.


Saat kita jatuh cinta pada seseorang, kita harus menghadapi seluruh hidup orang itu. Dan artinya, kita harus bersiap menerima semua trauma gelap yang disembunyikan orang itu

Sebenarnya saya sedikit menyayangkan kenapa Soul Repairer ratingnya kecil. Padahal tema yang diangkat bagus dan sangat sesuai dengan kehidupan sosial kita. Tapi sudahlah. Namanya selera orang, kita tidak pernah bisa mengaturnya. Tapi jika kamu memang menyukai hal-hal yang berbau kesehatan mental, tidak ada salahnya menonton drama ini. Kamu bisa tersenyum, sedih, juga menangis selama menontonnya. Ah, saya enggak tahu lagi deh harus bilang apa. 

Beberapa penyakit tidak bisa dihilangkan. Kamu harus belajar hidup bersama penyakit itu. Jadi jangan memaksakan diri untuk berubah. Jika kamu bersantai dan menjalani hidupmu, sedingin berjalannya waktu, itu akan menjadi bagian dari dirimu dan membantumu tumbuh 

Jika kalian merasa jiwanya tidak sehat, maka carilah pertolongan yang tepat. Datang ke psikolog, psikiater atau klinik kesehatan jiwa untuk mendapatkan pendampingan. Dan untuk kamu, kita, jangan lagi menganggap bahwa mereka yang ke psikiater itu gila. Mereka punya kesulitan sendiri. Dan kalau kamu tidak bisa membantu, maka jangan menggunjingnya, oke?


Ada yang sudah nonton Soul Mechanic juga? Jika iya, share pendapat kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging! 

Sumber gambar: HanCinema

Whould you like to comment?

  1. Drakor banyak banget yaaa, yang mengangkat tema mental illness.

    Kalo aku lagi pantengin "It's okay to not be okay" sama "Dinner Mate" dan keduanya lagi2 banyak mengulas soal mental illness, trauma, depresi, dll

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, aku juga nonton itu. Tapi Fix You ini yang lebih dulu tayang sih

      Hapus
  2. Jiah.. aku boleh tanya nggak? Kenapa to kamu kok suka sama yang temanya berbau mental illness? Drakor terbaru IONTBO juga mengankat tema kesehatan mental juga kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayanya lagi butuh asupan buat kesehatan mental nih, Mbak. Terus gak terlalu suka medis yang berdarah-darah

      Hapus
  3. Aku dulu pas kuliah jur Psikologi, pas masuk kelas Psikologi Kepribadian rada mumet. Ya karena banyak banget jenis penyakitnya.. Baca reviewnya jadi pingin nonton, banyak banget ya drakor yang ngangkat tema kesehatan mental.. Siap nonton hari ini.. ^^

    BalasHapus
  4. Keren banget lah sekarang makin banyak kdrama yang mengangkat tema mental helath semoga kita semua makin aware bahwa mental health bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Aniwey, tahu tentang Tourete gara2 Lee Kwang Soo pernah dapet peran itu di drama Its Okay That Love

    BalasHapus
  5. Jihaaaa...ini drakor sepertinya bagus nih ditonton saat pandemi ini masih beredar, lumayan untuk menguji mentalitas kita

    BalasHapus
  6. Awalnya, Woo-Joo ini tidak mau dianggap sebagai pasien. Dia merasa baik-baik saja. Padahal dia menderita BPD ya ..orang takut kayaknya ya disangka gila. Padahal permasalahan mental tak selalu berarti gila. Kayak berat ya drakor ini, Jiah.

    BalasHapus
  7. Penyakit mental teryata banyak juga jenisnya. Kayaknya lumayan berat deh tema kdrama kali ini ya, tapi kita jadinya dapat pengetahuan tentang mental illness dari situ.

    BalasHapus
  8. Kirain drama lama mbak, ternyata baru kemarin. 🤭
    Kapan-kapan nonton ah, drama.begini biasane banyak ilmu

    BalasHapus
  9. Saya belum nonton tapi sedikit banyak mengetahui ttg kesehatan mental ini karena orang dekat saya ada yang pernah mengalaminya. Struggling beberapa tahun sampai akhirnya sembuh.

    BalasHapus
  10. Serial ini bagus banget kayaknya.
    Saya suka dengan drama psikolog kayak gini, karena seperti yang mbak tulis "siapa pun dan kapan pun orang bisa mengalami gangguan mental." makanya kita harus tahu gejalanya dan cara penanganannya, walopun lewat film.

    BalasHapus
  11. Drama Korea ini banyak dengan setting rumah sakit ya kalau aku perhatikan, apa mungkin karena beberapa yang aku tonton dengan latar tersebut. Tapi drama yang ini aku belum nonton, bisa jadi list tontonan berikutnya.

    BalasHapus
  12. Dari nonton drakor jdi nambah pengetahuan ya, Jiii. Menarik pula ceritanyaaa. Sebelumnya mana aku tahu kalau diam2 motret itu bisa menjadikan traumaa. Dududuuu

    BalasHapus
  13. Wah, aku sempat baca ulasan drama ini yang bilang recommended, temanya sih menarik ya tentang kesehatan mental, jadi pengen cari dramanya nih makasih yaa

    BalasHapus
  14. Drama Korea ini banyak hikmahnya ya. Meski aku ga sering nonton sih tapi kadang suka banget baca sinopsis atau review-nya.

    BalasHapus
  15. hmmm, for a long time, channel KBS in my home was broken. So, many film or drama Korea have not watching. And I read your blogpost, give me more information about that. Yeaah, I will donwloading if I want more... thanks you Jiah

    BalasHapus
  16. Aku masih otw nonton ini, Jiah. Paling suka proses penyembuhan pasien lewat terapi panggung. Dan scene yg masih nyantol itu, yg nyanyiin bunga di pinggir jalan. Wkwkw.. lucu tapi aku liatnua ajah ikut bahagia

    BalasHapus
  17. Saat kita jatuh cinta, harus siap menghadapi masa kelam orang yang kita cintai. Eh kutipannya gak aku Copi pas tapi bener sih. Kalo tiap pasangan bisa saling menerima dan mau nemenin, gak akan ada hubungan yang sulit

    Bahaya kalo sampai depresi ya, bisa jadi orang bunuh diri karena masalahnya belum menemukan solusi

    BalasHapus
  18. kok quote yang ini Orang yang menyadari ada orang yang sakit adalah orang yang lebih sakit ngena banget deh

    BalasHapus
  19. Jadi pengin nonton juga nih Ji. Nontonnya via apa ya? Aku kebetulan ya suka dengan yang berbau psikologis gini. Bener banget orang yang mengalami gangguan mental tuh bukan gila. Kadang orang ngawur aja mengasumsikan begitu.

    BalasHapus
  20. Aku suka banget kalau ada film yang selalu menyiratkan pelajaran moral.
    Ya, hiburan, ya belajar juga!
    I love it, cara belajar yang sangat menyenangkan!

    Y-E-S.
    Jauhi pergunjingan!
    Marilah sibuk memperbaiki diri!
    Hmmm...

    BalasHapus
  21. Tema yang menarik ya mba tentang kesehatan mental kalau sering baca review drakor temanya unik2

    BalasHapus
  22. Belum pernah nonton drakor dengan tema mental illness seperti ini. Sepertinya dialog-dialognya banyak mengandung istilah yang sama sekali asing bagi saya.

    BalasHapus
  23. Wah temanya bagus nih mbak Jiah. Tentang mental ilness. Sekarang lagi rame tema ini

    BalasHapus
  24. Wah jarang2 kyknya nih bahas dokter jiwa (ya nyebutnya) dengan pasien2nya? Seringnya kan drama di UGD2 dan operasi2an gtu hehe :D
    Iya kalau lagi merasa ada sesuatu yang mengganjal mending cari pertolongan ke org yg tepat supaya bebannya berkurang dan gak jd penyakit mental ya mbak...

    BalasHapus
  25. Pesannya masuk banget yaa..
    Dan aku suka akting Jung So Min. Dia niih...unik sekaligus kiyut.
    Tapi aku gak nonton ini karena pasangannya ahjussi, hahhaa...
    Ternyata bagus yaa...

    C'moon~

    BalasHapus
  26. Pemeran cowoknya lucu yah, duh jadi ingin nonton juga. Masukin list dulu ah

    BalasHapus