Explore the blog
Kamis, 18 Juni 2020

Review Drama Korea Just Dance

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Apa yang kamu lakukan ketika sudah berada di akhir SMA? Mikir kuliah? Kerja? Atau mencari apa yang jadi passionmu? 

Annyeong hasimnikka! Bicara masa SMA itu memang seru ya! Ada banyak hal yang saya bahkan kamu lalui. Enggak nyangka bahwa tahun ini sudah 1 dekade saya lulus sekolah. Kalau ada kesempatan memutar waktu, saya ingin mengulang beberapa hal di masa di SMA. Tapi sudalah! Jika kemarin saya mengulas drama genre sports klub baseball di Hot Stove League kali ini saya akan bicara klub dansa di Drama Korea Just Dance.

ulasan drama korea just dance tentang siswi yang bergabung dalam klub dansa


Di sebuah tempat pesisir, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan adalah industri pembuatan kapal. Di sana ada sebuah SMK Geoje yang dikhususkan bagi perempuan. Tak banyak mimpi yang mereka inginkan karena kebanyakan mereka akan menetap di sana. Tapi tidak bagi Si Eun. 

Kim Si Eun adalah siswi yang pintar. Dia ingin menjadi sutradara dan kuliah di Seoul. Dia pun mengajukan aplikasi beasiswa. Untuk mendapatkannya, bukan hanya nilai tinggi yang harus diraih. Si Eun harus punya prestasi di bidang non akademik.


Lee Kyu Ho adalah guru klub dansa di sekolahnya dan sedang mencari anggota baru. Mengetahui hal itu, Si Eun akhirnya membujuk teman-temannya agar bisa masuk ke sana dengan berbagai macam alasan demi keuntungannya sendiri. Ada Na-Young, Ye-Ji, Do-Yeon dan Young-Ji. 

Dari pihak sekolah sendiri sebenarnya ingin membubarkan klub dansa jika mereka tidak berprestasi. Meski sudah punya anggota baru, jangan kan untuk menang, ternyata tidak mudah untuk mereka mengikuti kompetisi dansa dengan waktu latihan yang singkat. Lalu, bagaimanakah akhirnya? 

Title Drama: Just Dance/Dance Sports Girls
Revised romanization: Ddaenbbogeorjeu
Hangul: 땐뽀걸즈
Director: Park Hyun-Suk
Writer: Kwon Hye-Ji
Network: KBS2
Episodes: 16
Release Date: December 3 - December 25, 2018
Runtime: Mon & Tue 22:00 (35 minutes each/2 episodes per day)
Language: Korean
Country: South Korea
Cast:
Kim Kap-Soo as Lee Kyu-Ho
Park Se-Wan as Kim Si-Eun
Jang Dong-Yoon as Kwon Seung-Chan
Lee Joo-Young as Park Hye-Jin
Joo Hae-Eun as Yang Na-Young
Shin Do-Hyun as Lee Ye-Ji
Lee Yoo-Mi as Kim Do-Yeon
Kim Soo-Hyun as Sim Young-Ji
Moo Hye-In as dance sports club captain
Jang Yi-Jung as Min-Joo
Hong Seung-Hee as Joo-Hyun
Jang Sung-Bum as Han Dong-Hee
Park Soo-Young as vice-principal
Kim Sun-Young as Park Shi-Young
Song Ji-In as Kim Shi-Ra
Jang Hyun-Sung as Kwon Dong-Seok
Yeon Jae-Hyeong as Lee Tae-Sun
Kim Si-Eun - Kim Si-Eun (child)
Kwon Hyuk-Bum
Kim Young-Ah

Review Korean Drama Dance Sports Girls


drama korea yang diadaptasi dari film dokumenter dance sports girls

Setelah Lovely Horribly, saya tidak mengikuti drama di KBS2 slot Senin dan Selasa. Kemudian akhirnya saya mencoba menonton Just Dance. Alasan waktu itu adalah saya ingin melihat akting Jang Dong-Yoon sebelum menamatkan The Tale of Nokdu. Saya melihat ada cuplikan videonya yang memakai pakaian wanita dan menari juga. Pantesan jadi Nok Du kok cantik banget, hahaha. 

Drama Korea Just Dance merupakan drama yang diadaptasi dari film dokumenter Dance Sports Girls. Cerita anak-anak pesisir yang sekolah di SMK perempuan dan ikut klub dansa. Alasan mereka ikut tuh macam-macam. Kim Si-Eun, dia ikut untuk dapat nilai tambahan agar bisa mengajukan beasiswa. Yang Na-Young, ikut karena ingin daftar klub tari hip-hop tapi ditolak. Lalu Lee Ye-Ji yang awalnya atlet dan mengalami cidera. Kim Do-Yeon dan Sim Young-Ji yang ingin jadi mata-mata dan Park Hye-Jin terpaksa ikut karena dianggap sering membuat masalah. Agar anak-anak betah di klub dansa, Pak Lee Kyu-Ho sampai memberikan mereka banyak camilan.

ulasan drama tentang anak pesisir dari industri pembuatan kapal yang bergabung dalam klub dansa

Karena terancam dibubarkan, mereka ini paling tidak harus ikut kompetisi. Namanya anak baru dan dari latar belakang yang bukan suka menari, ada banyak kesalahan dan akhirnya bekerja sangat keras. Ketika tiba saatnya tampil, Park Hye-Jin kecelakaan dan kakinya terluka. Batal ikut dong?!

Di sini deh akhirnya Kwon Seung-Chan muncul. Dia siswa dari sekolah lain tapi kadang melihat saat anak-anak klub dansa menari. Dan karena ketahuan mengintip, dia akhirnya didaulat untuk menggantikan posisi Park Hye-Jin. Dan mereka pun menari meski akhirnya gagal total. Lucunya, para siswa sangat penasaran dengan gadis jangkung yang adalah Seung-Chan. 

Jadi bubar klub dansanya? 


Bubar! Tapi kemudian para anggotanya sadar bahwa mereka sangat menikmati saat-saat menari dan tertawa bersama. Lalu mereka meminta Pak Lee untuk mempertahankan klub dansa. Berhasilkah? 

Kebahagian tidak membutuhkanmu untuk menjadi istimewa atau mencapai sesuatu yang hebat. Kebahagiaan kecil juga merupakan kebahagiaan 


Tidak seperti drama sekolah lainya semisal Extraordinary You atau Dilan 1990, Drama Korea Dance Sports Girls di sini bukan hanya soal mereka yang suka menari tapi juga bagaimana latar belakang kehidupan anak pesisir yang berbeda-beda. Mereka punya cita-cita dan kadang terhalang keadaan. Di sini juga digambarkan bagaimana anak kelas XII SMA yang galau antara mau melanjutkan pendidikan atau memilih bekerja juga mengejar mimpinya. Benar-benar mengingatkan kebingungan saya yang dulu. 

Kim Si-Eun, dia ingin jadi sutradara tapi terhalang biaya. Ibunya bekerja di industri pembuatan kapal sementara ayahnya sudah meninggal. Si-Eun merasa Ibunya terlalu keras dan mereka sering bertengkar. Ibunya sendiri sebenarnya sedang berjuang untuk nama baik suaminya yang dianggap meninggal karena bunuh diri, bukan kecelakaan kerja. 

Saya pertama kali lihat akting Park Se-Wan itu di I'm Not a Robot. Di Just Dance ini karakternya sebagai remaja yang keras, beda dengan karakter sebelumnya. Kim Sun-Young sebagai Ibunya, ngerti banget sih dia sebenarnya sayang sama anak-anaknya tapi juga harus berusaha tegar. 

Kwon Seung-Chan, dia sebenarnya suka menari tapi tidak diizinkan oleh Ayahnya. Anggapannya jelas aneh. Kenapa anak laki-laki menari? Dan sebenarnya ada hal lain yang melatarbelakangi. Di sini Seung-Chan ingin membuktikan pada ayahnya bahwa passionnya memang ada di situ.


Antara Kim Si-Eun dan Kwon Seung-Chan ini ada kisah cintanya ya. Mereka teman saling mengejek sejak kecil. Dan kelanjutan hubungan mereka pun terhalang oleh masalah orang tua. Jang Dong-Yoon bukan anak boyband. Tapi saat berperan sebagai laki-laki yang suka menari itu ternyata cukup bagus lho. 

Park Hye-Jin yang dianggap Scandal Makers. Dia dibesarkan oleh neneknya dan berkata bahwa Ibunya telah mati. Selama tidak sekolah, dia sebenarnya bekerja. Dia sebenarnya penasaran bagaimana Ibunya dan ingin juga bertemu dengannya. 

Yang Na-Young, seorang yang terobsesi menjadi cantik. Dia bercita-cita ingin operasi plastik. Lee Ye-Ji, dia yang ingin bangkit setelah mengalami cidera. Joo Hae-Eun dan Shin Do-Hyun kemarin sama-sama bermain di drama Love With Flaws. Akting mereka cukup okelah. 

Kim Do-Yeon dan Sim Young-Ji ini permasalah keluarganya adalah satunya punya ayah pemabuk dan satunya lagi harus membantu mengurus adik-adik dan juga toko. Lee Yoo-Mi kemarin saya melihat aktingnya di 365: Repeat The Year. Jauh beda dengan di drama Dance Sports Girls ini.


Lalu terakhir ada Kim Kap-Soo pemeran Pak Lee Kyu-Ho, sosok guru yang sayang dengan anak-anaknya. Waktu ngedance ternyata boleh juga lho. Enggak nyangka ini Bapak yang paling saya sebelin di drama Marriage Not Dating bisa berperan seperti itu. Jadi Presiden di Designated Survivor: 60 Days juga berwibawa banget. Nemu konyolnya lagi saat di Hospital Playlist

Dunia penuh dengan ketidakadilan. Saat kamu mencari target untuk dibenci, kamu membenci orang itu meski tidak tahu orang itu tidak layak dibenci 

review drama tentang klub dansa siswi smk geoje

Kamu akan menemukan banyak hal di Drama Dance Sports Girls. Kita bisa tertawa, semangat, juga menangis baik karena sedih juga bahagia. Di drama ini diperlihatkan bagaimana kita berjalan menuju kedewasaan dengan membuat berbagai pilihan. Halangan yang melintas harus kita hadapi, tidak boleh terus-terusan berlari. Dan cerita persahabatan mereka juga seru. Kamu juga akan disajikan suasana pantai, khas pesisir gitu deh. Jangan berharap ada chaebol pakai mobil juga pamer kekayaan. Enggak ada! Ah jadi teringat Kampung Ongsan When the Camellia Blooms yang orang-orangnya sederhana. 

Menurut saya, Drama Just Dance ini recommended banget buat ditonton kalau sedang bosan drama romcom, terutama buat kamu-kamu yang masih galau setelah lulus SMA ini. Mau ngapain ya? Ngejar passion atau bagaimana. Biar nanti kamu dapat pencerahan. Satu episodenya sendiri 30 menit. Maraton sehari bisa banget! Atau ada yang sudah nonton? Jika iya, share pendapat kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging!


Sumber gambar: KBS, AsianWiki, HanCinema

Whould you like to comment?

  1. Saya suka cerita yang ada tari-tariannya begini. Suka pada keren-keren menari. Dan kagum juga karena saya gak luwes :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun suka, apalagi musikal gitu. Kalau kartun, bisa sambil joget, hehehe

      Hapus
  2. Habis baca ini langsung cek Viu, Alhamdulillah ada dong. Siap siap nonton 2 hari kedepan. Lama banget nggak nonton yang nari nari gini

    BalasHapus
  3. Cocok bih ditonnton sama anakku yang suka ngedance, pasti dia bakal ikut2 joget kalo ada adegan dancenya.

    BalasHapus
  4. Wah aku tuh suka juga kok drama yang ada ngedancenya. JAdi semangat juga buat goyangin badan. Hahaha

    BalasHapus
  5. Banyak pelajaran penting yang bisa diambil dari drama korea Just Dance ini ya Mbak. Jadi aku juga mau nonton ah habis baca artikel ini. Hehe

    BalasHapus
  6. Itulah kenapa aku selalu tanamkan ke putriku sejak dini agar menjalani sekolah/kuliah sesuai passion.

    Karena menjalani karir/kehidupan yang sesuai passion adalah kebahagiaan.

    YES.
    Do what you love and love what you do!

    Good job, Kwon Seung-Chan, yang sudah paham dengan passionnya!



    BalasHapus
  7. Aku belum nonton drama ini. Jadi penasaran buat nonton, sepertinya seru

    BalasHapus
  8. Aku suka drama yang temanya olahraga gini seru gitu ada perjuangan dan kompetisinya walaupu hanya pendukung cerita saja..

    BalasHapus
  9. Wah, kayanyanya seru ya. Baca review ini jadi pengin ntok deh.

    BalasHapus
  10. Wah.. Baca judulnya aku auto keinget drama musical entah kenapa. Wkwk. Keknya seru nih. Drama anak sekolahan yg bs membangkitkan motivasi dan semangat yak. .

    BalasHapus
  11. Jadi kangen masa-masa lulusan SMA sempat bingung mau lanjut kuliah jurusan apa, sedih juga waktu itu harus pisah sama teman-teman..drakornya bakal aku tonton nih mbak :)

    BalasHapus
  12. Drama musikal bolehlah jadi pilihan, asyik-asyik lihat yang menari-nari gitu.

    BalasHapus
  13. Selain tentang tema masa lalu atau sejarah, saya paling suka dengan cerita-cerita drakor yang bertema tentang anak SMA. Kadang mengingatkan masa-masa SMA dulu yang memang indah buat dikenang.

    BalasHapus
  14. Aku selalu tertarik sama setting tempat yg unik dan antimainstream, lokasi pesisir pasti punya karakter tokoh yg beda dgn yg tinggal di kota besar, bookmark ah buat list tontonan kalau butuh ide nulis ttg remaja

    BalasHapus
  15. Dialognya khas anak daerah banget yaa...
    Aku kok jadi suka sama aksen daerah begini, hahha....ternyata Korea kan sama juga yaa..ada anak kampung juga.

    Ini story line nya persis My Sassy Go Go gak?
    Aku gemeessh...soalnya di situ ada Ji-soo.
    Kok jadi kangen yaak....

    BalasHapus
  16. Menarik ya ceritanya, ada perjuangan, keseruan anak-anak remaja yang mengikuti passion masing-masing. Nonton gak ya, aku kayaknya mulai tergoda ngedrakor, hehehe

    BalasHapus
  17. Pertemanan dan serunya masa-masa itu emang cocok jadi bawan tulisan. Karena pasti banyak sekali kenanganngaaa

    BalasHapus
  18. ini pasti banyak dance nya yaaa...of course hehehe. Cerita seperti ini banyakyang suka yaaa

    BalasHapus
  19. Setting lokasinya di pesisir bikin nuansanya romantis sepertinya ya. Drama yang ringan dan menghibur nih dengan dunia seputar dance yang ditekuni anak-anak sekolah ini.

    BalasHapus
  20. Drakor ini ceritanya ringan ya khas anak muda banget. Bakalan banyak fansnya ga nih yang judul ini

    BalasHapus
  21. Aku belum nonton ini Jiah. Model teeenlit kalau buku ini genre anak SMA, aku suka yang beginian. COba nanti aku tonton ehehe sapa tahu dapet inspirasi nulis novel anak SMA-an lagi.

    BalasHapus
  22. Sebelum baca reviewnya Jiah, ku belum tertarik nonton drama ini, padahal sudah sering lihat promonya, malah nonton traillernya.
    Ntar kalau selo mau coba nonton.

    BalasHapus
  23. Memang masa Sekolah itu masa yang paling indah ya. Nggak perlu bingung mikirin tanggung jawab, cukup kerjain tugas aja, walaupun kadang emang ngerjainnya sambil nyontek😂.
    Belum nonton drama ini sih, tapi dari reviewnya cocok banget ditonton sama anak sekolah.

    BalasHapus
  24. berjalan menuju kedewasaan dengan membuat berbagai pilihan. Halangan yang melintas harus kita hadapi, tidak boleh terus-terusan berlari.

    patut ditonton anak cewek yang udah siap siap mau mentas ini

    BalasHapus
  25. wah perjuangan banget ya mereka dalam mencapai impian ya, kadang mikir keren banget para pemakin drakor itu menghayati perannya ya.

    BalasHapus