Kamis, 12 September 2019

# 2019 # Drama

Review Drama Korea Designated Survivor: 60 Days

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Apa jadinya kalau kamu tiba-tiba jadi Presiden? Pernah membayangkannya?

Annyeong hasimnikka! Meski sedang libur nonton drama Korea on going, tapi saya tetap kembali ngereview drama. Kali ini mengambil tema politik. Tumben banget saya, padahal sukanya romantis komedi. Mungkin saya sedang butuh asupan cinta lain yaitu cinta tanah air #Tsah!

Jadi Presiden tidak ada dalam pemikiran Park Moo Jin. Dia adalah Profesor di KAIST yang kemudian diangkat jadi Menteri Lingkungan Hidup di masa Pemerintahan Presiden Yang Jin Man. Park Moo Jin buta soal politik, tapi dia berusaha menunjukkan apa yang dia bisa saat menjadi Menteri. Sayangnya idealisme Park Moo Jin itu malah membuatnya dipecat.


Beberapa waktu setelah dipecat, Park Moo Jin meninggalkan Gedung Majelis Nasional. Hari itu pertemuan sedang dilaksanakan dan semua orang berkumpul baik Pak Presiden maupun Menteri lainnya. Tiba-tiba Gedung Biru runtuh dan menewaskan semua orang.

Belum hilang dari rasa syok, menurut Pasal 71, Konstitusi Republik Korea, jika Presiden tidak bisa hadir, maka Menteri yang terpilih akan menjadi Presiden Interim. Dalam hal ini, Park Moo Jin menjadi seorang Presiden karena beliau satu-satunya Menteri yang selamat.


Presiden Park hanya punya waktu 60 Hari sebelum Pemilihan Presiden baru. Banyak tugas yang harus dia selesaikan. Bisakah Park Moo Jin mengemban tugas yang mengubah hidupnya ketika dia sama sekali tidak menginginkan posisi tersebut?

Drama: Designated Survivor: 60 Days
Revised romanization: 60Il, Jijungsaengjonja
Hangul: 60일, 지정생존자
Director: Yoo Jong-Sun
Writer: Kim Tae-Hee
Network: tvN
Episodes: 16
Release Date: July 1 - August 20, 2019
Runtime: Monday & Tuesday 21:30
Language: Korean
Country: South Korea
Cast:
Ji Jin-Hee
Heo Jun-Ho
Kang Han-Na
Lee Joon-Hyuk
Bae Jong-Ok
Kim Gyu-Ri
Nam Woo-Hyun
Ok Ye-Rin
Son Seok-Koo
Choi Yoon-Young
Lee Moo-Saeng
Kim Kap-Soo
Kong Jung-Hwan
Lee Do-Yub
Baek Hyun-Joo
Park Keun-Rok
Park Choong-Sun
Kim Joo-Hun
Jeon Sung-Woo
Kim Jin-Geun
Lee Ha-Yul
Ahn Nae-Sang
Choi Jae-Sung
Lee Ki-Young
Choi Jin-Ho
Oh Hye-Won
Won Gun-Su
Park Hoon
Lee Dong-Hwi
Song Yoo-Hyun
Seo Jin-Won
Woo Hyeon
Kwak Min-Suk
Sung Ki-Yoon

Review Korean Drama Designated Survivor: 60 Days


Nonton drama politik? Oh bukan saya banget ya! Tapi gara-gara godaan trending topic, saya pun nekat nonton Designated Survivor: 60 Days setelah menamatkan Abyss. Saat nonton episode pertama, saya dibuat tercengang oleh efek CGI atau Computer Generated Imagery-nya. Asli bikin merinding bok!

Designated Survivor: 60 Days ini adalah drama remake dari U.S. TV series Designated Survivor yang tayang di ABC pada tahun 2016. Jangan tanyakan bedanya apa karena saya belum nonton. Seri Amerika ini sampai beberapa season. Jujur saya belum mampu kalau nonton drama panjang banget. Nonton Go Go Squid yang 41 episode kalau enggak romcom pasti misuh-misuh, hehehe.


Saat saya mereview The King 2 Hearts, itu adalah waktu di mana Korea Utara dan Korea Selatan akhirnya berdamai kembali. Kita tentu tahu bahwa setelah Perang Dunia II pada tahun 1945, Korean Peninsula atau Semenanjung Korea di Asia Timur terbagi menjadi dua negara, yakni Republik Korea dan Republik Rakyat Demokratik Korea. Korea Selatan berkembang jadi negara demokratis sementara Korea Utara berhaluan komunis (Wikipedia Korea). Nah itulah yang jadi latar belakang dari drama Designated Survivor: 60 Days. Ada negara yang damai, negara lain yang entah mana pasti gatel dan mau bikin rusuh.

Saat orang takut, reaksi awal manusia bukan mencari sumbernya. Mereka mencari musuh yang tampak. Mereka butuh kambing hitam, yang bisa mereka benci sesuka mereka. Karena itu jauh lebih mudah

Seperti yang saya bilang di atas, Park Moo Jin ini ilmuan yang diangkat jadi Menteri (Duh malah saya ngebayangin Gu Wei Yi Put Your Head on My Shoulder yang juga ilmuan). Karena tidak sepakat soal debu halus yang melanda Korea Selatan, akhirnya dia malah dipecat. Habis dipecat, keluar gedung lalu ada pengeboman yang menewaskan Presiden serta jajaran Menterinya.

Rakyat Heboh?


Pastinya! Bahkan sampai ada rasa takut, trauma karena orang tertinggi negara tewas dalam insiden tersebut. Menurut Pasal 71, Konstitusi Republik Korea: Dalam hal ketidakhadiran Presiden, atau presiden berhalangan dalam tugas kepresidenan, Perdana Menteri atau Anggota Kabinet terpilih akan menjadi Presiden Interim. Ad interim sendiri adalah ungkapan Latin yang artinya adalah sementara. Park Moo Jin yang saat itu pergi mencari Putrinya di Gedung Majelis Nasional langsung diajak ke ruang khusus dan dilantik jadi Presiden, pakai jins dan kaos. Kapan lagi acara kenegaraan kaya gini?!


Masih kebingungan, Park Moo Jin mendapat banyak tugas mulai dari mencari dalang pengeboman yang terduga adalah Korea Utara. Dampaknya ini banyak banget mulai dari nyaris terjadi penyerangan dari pihak Korut, lalu diskriminasi orang-orang yang membelot dari Korut.

Masih tahap penyesuaiian, Park Moo Jin juga mencabut Undang-Undang Kota, memecat Kepala Staf Kepresidenan, Pemecatan Jenderal yang tidak patuh pada perintahnya, sampai Operasi militer menangkap terduga pelaku pengeboman yang telah mengirimkan video. Di awal pemerintahan Park Moo Jin, sudah banyak banget hal yang bikin kontroversi.


Karena Park Moo Jin bukanlah Presiden pilihan rakyat serta keputusan-keputusannya yang kontroversial, seseorang bernama Oh Young Seok muncul sebagai seseorang yang selamat dari pengeboman. Jelas ini sangat mencuri hati rakyat. Bagaimana bisa dia jadi satu-satunya orang yang selamat?

Tidak ada jawaban benar atau salah, tetapi rakyat menuntut jawaban benar, sekarang, saat ini juga, tepat di depan mata mereka. Mereka menginginkan solusi yang sempurna. Keputusan perekrutan memberi pesan dalam menunjukkan tekat Gedung Biru, itu menyampaikan pesan terkuat

Kalau Warganet hobi banget mengkritisi Pemerintah tanpa tahu asal usulnya, lewat Designated Survivor: 60 Days ini saya jadi tahu bahwa menjabat sebagai Presiden itu amanah, orang biasa enggak akan kuat. Setiap keputusan yang diambil akan membawa banyak dampak. Presiden tidak boleh gegabah, harus konsultasi juga dengan Para Stafnya. Tugas Park Moo Jin lebih berat dari tugasnya Kim Dan Angel's Last Mission: Love yang 100 hari.
Kalau sudah membuat keputusan yang sekiranya kurang memuaskan rakyat, pasti ada yang mengkritisi, memanfaatkan itu untuk menjatuhkannya. Politik itu berat, Cuy! Kita harus jeli, mana kawan, mana lawan. Masa lalumu akan terus dikorek-korek. Bahkan ada Wartawan ambisius yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan politik salah satu calon.


Dalam berpolitik bukannya kita tidak boleh jujur. Hanya saja, perang itu butuh strategi. Kamu membawa pedang tapi tidak ingin ada noda darah. Kamu yang akhirnya akan terbunuh

Presiden Park Moo Jin ini akhirnya punya 3 saingan. Yoon Chan Kyung dan Kang Sang Goo yang memang mencalonkan diri jadi Presiden. Lalu ada Oh Young Seok yang tiba-tiba jadi bintang setelah selamat dari pengeboman.


Masalah banyak yang harus diselesaikan dengan waktu yang sangat terbatas, Presiden Park Moo Jin tetap berusaha mencari dalang sebenarnya dari pengeboman Gedung Majelis Nasional. Han Na Kyung, Jung Han Mo, dan Seo Ji Won dari Satgas Terorisme NIS yang membantu memecahkan kasus ini. Tapi itu tidak mudah dan malah mengancam keselamatan mereka. Apa yang mereka lakukan selalu dijegal oleh kelompok yang mengatasnamakan VIP. Siapa VIP ini? Apakah Park Moo Jin tetap jadi Presiden Sementara atau tergoda untuk jadi Presiden sesungguhnya?


Nonton Designated Survivor: 60 Days lumayan banget menguras emosi dan juga bikin penasaran. Halah kok bisa sih pihak dalam malah terlibat? Tapi kalau lihat sejarah Indonesia sendiri, orang kepercayan Presiden akhirnya jadi Presiden. Bahkan sampai ada kudeta segala. Kayanya 11-12 gitu kan?!


Ini adalah pertama kalinya saya melihat akting Ji Jin Hee dan merasa, aduh! Om ini ganteng ya, hahaha. Aktingnya kalem tapi tegas gitu. Habis ini saya mau deh nonton dramanya yang Misty itu. Lalu ada Kang Han Na yang di Familiar Wife itu kalem, tapi di drama ini lumayan sangar karena banyak adegan berantemnya. Ada lagi Jeon Sung Woo yang di The Fiery Priest jadi Pastur kalem yang pandai akting, eh ini jadi orang yang ahli komputer dan bantu nyari penjahat. Terakhir Lee Joon Hyuk, itu kenapa jadi jahat padahal di City Hunter baik lho.


Favorit saya dari kesemua orang adalah Para Staf Kepresidenan. Ada Cha Young Jin, Jung Soo Jung, Kim Nam Wook, Kang Dae Han, An SeYoung, Min Hee Kyung, Park Soo Kyo dan Ko Young Mok. Pemeran Cha Young Jin, Son Seok Koo kenapa bisa ganteng gitu ya? Suaranya dalem sampai menusuk hati. Paling gemesin kalau Cha Young Jin mulai ribut sama Jung Soo Jung dan Kim Nam Wook. Mereka cinta segitiga, tapi bromance-nya juga lucu. Mereka ini sungguh hiburan di tengah kekacauan politik. Cha Young Jin ini masih sejenis dengan Ji Xiang Kong Gank Your Heart yaitu Pembuat Strategi.


Meski ini drama politik yang mungkin agak berat, tapi ada sisi lain yang ditampilkan dari sosok Park Moo Jin. Beliau ini adalah suami yang bucin sama istrinya dan sayang banget sama anak-anaknya, Park Si Wan dan Park Si Jin. Itu Choi Kang Yeon istri Presiden Park juga berusaha mendukung suaminya padahal dirinya juga melepas pekerjaannya sebagai pengacara karena tugasnya sebagai Ibu Kepala Negara.


Jelang episode terakhirnya, saya sudah menduga bahwa drama ini tidak akan benar-benar berakhir. Maksudnya, penjahatnya tidak akan sedetail itu untuk dikatakan. Seperti kata Agen Han bahwa semua orang yang dapat manfaat dari pengeboman adalah VIP. Ya karena mereka dapat keuntungan dengan cara yang berbeda, entah itu siapa dan negara mana, pasti ada.


Ketika seseorang menghinamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkanmu. Bahkan ketika kamu tidak memikrkannya
~Bacharuddin Jusuf Habibie

Sosok Presiden Interim Park Moo Jin juga mengingatkan saya akan Presiden ke-3 Indonesia, Bapak BJ. Habibie. Beliau adalah satu-satunya Presiden yang tak punya wakil, bekerja di masa peralihan dari Orde Baru ke Reformasi tahun 1998 yang bermula dari Menteri Riset dan Teknologi, Wakil Presiden, kemudian Presiden dengan waktu yang singkat. Pasti sangat tidak mudah menjadi seorang Presiden saat itu. Orang-orang terus pro kontra, banyak masalah, krisis tapi Beliau melakukan berbagai terobosan dan mampu mengubah wajah Indonesia jadi jauh lebih demokratis. Pelemahan rupiah berhasil Beliau tekan dari angka hampir menyentuh Rp16.500 jadi Rp6.500 per dolar AS.


Kini Bapak telah berpulang. Pak, terima kasih atas pengabdianmu pada Bangsa ini. Kami mencintaimu dan akan selalu mengenangmu sebagai sosok yang luar biasa. Doa kami menyertaimu! Semoga Engkau di tempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Selamat bertemu kembali dengan Ibu Ainun.

Politik adalah upaya tanpa akhir manusia untuk menemukan jawaban atas penderitaan dari Yang Maha Kuasa

Saya percaya, di mana pun, kapan pun, akan ada orang-orang baik dalam politik. Saya percaya, orang baik akan menang dan bisa mengabdi untuk bangsanya.

Couple Blue House

Sekian dan ada yang sudah nonton Designated Survivor: 60 Days juga? Paling suka adegan mana? Saya sih suka adegan terakhir saat semua orang kumpul. Lalu ketika Cha Young Jin dikasih Jung Soo Jung mie instan. Itu lucu deh. Kalau yang bikin mewek tuh waktu kepulangan anggota dari Operasi militer menangkap terduga pelaku pengeboman. Itu bikin haru banget!

Hal terpenting dalam berkomunikasi dengan orang dan Pers adalah kejujuran dan kepercayaan. Itu hal yang mendasar dalam politik

Kalian yang suka drama politik, kudu nonton Designated Survivor: 60 Days deh! Atau punya rekomendasi drama lain? Share ya!

Sampai jumpa. Happy blogging!

Sumber gambar:
Asianwiki & Hancinema

19 komentar:

  1. wah aku ga bisa kasih rekomendasi mba karena ga ngikuti drama korea lainnya hehehe..tapi baru tahu nih ada temanya politik

    btw sedih banget kepergian Eyang :( duh aku nyesek sempet ngomel pas temen bilang Eyang meninggal aku bilang itu hoax tapi pas liat breaking news langsung lemas

    BalasHapus
  2. Aku belum nonton mbak, aku baru selesai nonton drakor 32 episode wkkwkwk
    Tapi ini keknyha bagus buat ditontn mbak.
    Jadi inget penggalan video Habibie Ainun mbak, yg saat pemerintahan beliau dari filmnya itu,
    Selamat Jalan Eyang Habibie, Terima kasih sharing artikelnya Mbak Jiah

    BalasHapus
  3. Jiah tumben bener ini auhj dari romcom hihihi. Tapi masih ada unsur cintanya Juga ya.

    Eh tapi menurut Kim Dan tugasnya berat loh krn dia jatuh cinta Kan :)

    BalasHapus
  4. Pernah sekilas liat twit orang tentang drama ini. Dia ngepens bgt sama Presiden Park. Baca reviewnya bagus kayaknya ya? Ada di Viu gak ya? Pengen nonton kalo lagi mood nonton tema berat-berat. Sekarang lagi pengen nonton yang romcom2 gitu deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin originalnya di Netflix Mbak. Kalau Viu belum tahu

      Hapus
  5. Wahhh ini sungguh idenya warbiyasaaakk
    AKu selalu takjub dgn aneka DraKor yg ceritaya tuh unik2 ngga kepikir blas gitu lhooo
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  6. Baca paragraf awal pun saya langsung kebayang situasi yang dihadapi bapak habibie, semoga Allah merahmati Beliau.

    BalasHapus
  7. Yang nilai dolar itu dulu Indonesia karena Presidennya Pak Habibie jadi banyak yang nolongin, Ada negara pendukung yang beli rupiah buanyak sampai menguat. Dramanya kayaknya menarik Mba, tapi ada 41 ya kayaknya aku ga kuat, haha. Aku sering sebel atau males banget lihat orang mengkritisi pemerintah padahal dirinya itu udah kontribusi apa ya sama neagra sampai merasa sepinter ituu, kenapa nggak dia aja yang coba jadi birokrat kalai begitu. Seru banger cerita dramanyaa, pas juga di waktu meninggalnya almarhum Pak Habibie :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuma 16 Mbak. Yang 41 mah drama lain, hahaha

      Hapus
  8. Drakor itu ya, beneran variatif kisah-kisahnya. Adaaa aja yang jadi ide cerita. Dan rasanya itu kok deket sama kehidupan sehari-hari, meskipun kadang juga lebay tapi tetep real gitu lho. Cuma sayangnya aku belum bisa hobi ntn drakor. Ya , sekedar sambil lalu aja.

    BalasHapus
  9. Aku ga pernah ngikuti drakor mba..cuma ngertinya, pemainnya cantik+cakep.

    He..he..

    Tapi ngeri juga tu misal kepala negara+pembantu2nya meninggal kena bom scr bersamaan..

    Klo bukan di film, pasti kacau balau

    BalasHapus
  10. temen rekomen drama ini buat ditonton. tapi aku terlalu sybuk dengan 1 ongoing saja, hahaha. list ongoingku udah antri sambung menyambung nih. nanti kalo dah pas selow bisa kali nyelip nonton 2 atau 3 drakor seminggu wkwkwk

    BalasHapus
  11. aku kurang suka drakor apalagi cerita politik, kayaknya bakalan tidur ini nontonnya :)))

    BalasHapus
  12. Wow... kayanya seru nih, mba. Aku pengin nton jadinya. Walaupun tidak suka politik. Menjadi presiden memang tidak mudah ya, mba. Setiap keputusan selalu saja ada kontroversinya.

    BalasHapus
  13. Sejujurnya aku tuh dulu gak begitu suka sama film Korea tetapi karena banyak banget baca review fil-film Korea jadi penasaran banget dan itu seru banget ternyata

    BalasHapus
  14. Drakor ini kisahnya unik banget ya.. Beda dari drakor biasanya... Gemes banget akuh jadinya...

    BalasHapus
  15. Sepertinya bagus nih buat ditonton bersama dengan anak-anak, bisa jadi bahan diskusi dan pembelajaran tentang politik

    BalasHapus
  16. Bener deh Mbak, jadi Presiden itu nggak bisa kalau orang biasa-biasa, ya. Gak akan sanggup. Duh jadi pusing deh mikirin gimana itu rasanya tiba-tiba jadi Presiden hahahaha. Haruskah saya nonton juga? :P

    BalasHapus
  17. Ku nonton ini hanya sampai episode 2, keberatan temanya buatku :)
    Salah satu aktor Korea yang berkarakter menurutku ya Ji Jin-Hee

    BalasHapus