Explore the blog

Mengenal UPS System Beserta Fungsinya



Geoman Electrical DNY provides products such as UPS Systems (uninterruptible power supply) in Singapore, with pre-sales communication with on-time delivery and prompt after-sales support

Kamis, 31 Desember 2020

Pagebluk: Pandemi Punya Cerita

Mbak, tahu kasus di Jepara yang katanya orang diduga kena Covid eh malah meludahi Tetangganya? 

Ketika membaca WA tersebut dari seorang Teman beberapa bulan lalu, jujur saya kaget. Tak mau berasumsi sendiri, saya bilang tidak tahu karena memang di grup RT tidak ada yang share tentang berita tersebut. 

Sejak Maret 2020 ketika kabar Covid-19 mulai datang, berbagai hal telah berubah. Mulai dari anak-anak yang langsung diminta untuk belajar di rumah. Lalu pakai masker dan rajin cuci tangan. Dan yang paling menyita perhatian karena adanya pengurangan pekerja dan penutupan berbagai tempat. Semua ingin mencari tahu siapa buah bibir bernama Covid-19 sampai nonton ulang drama Terius Behind Me karena di situ juga Corona virus sempat disebut.

film pendek pagebluk pandemi punya cerita

Pandemi benar-benar membawa banyak dampak. Dan pandemi ini juga punya banyak cerita. Karena itulah, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Produksi Film Negara (PFN), Kominfo, Kemdikbud, dan RECON mempersembahkan 6 film pendek dalam 1 rangkaian Kisah Pagebluk: Pandemi Punya Cerita. Kisah-kisah mereka dirilis pada 27 Desember - 29 Desember, pukul 19.00 WIB. 

Sebagai penonton dan penulis review film dan drama, jelas saya tak mau ketinggalan film-film tersebut. Saya kemarin juga sudah mengulas film pendek dari Jepara Pecel Horog-Horog dan Ketiban Pulut. Kali ini sedikit berbeda, saya akan mengulas keseluruhan film secara umum. 

Pagebluk dalam bahasa Jawa artinya adalah wabah penyakit. Wabah itu istilah umum untuk menyebut kejadian tersebarnya penyakit pada daerah yang luas dan pada banyak orang. Biasanya peningkatan jumlah kasusnya jelas terlihat, meski kecil, jika dibandingkan dengan jumlah “normal” yang diantisipasi. Wikipedia 

Gampangnya gini. Ketika Covid-19 ada di Wuhan, ini disebut Wabah. Ketika meluas ke China, itu disebut Epidemi. Saat menjadi besar, Internasional dan di luar kendali, maka ini disebut dengan Pandemi. Sudah paham, kan? 

Kembali pada Pagebluk: Pandemi Punya Cerita. Seperti yang saya sebut sebelumnya, film-film ini mulai dirilis pada 27 Desember kemarin. Satu hari ada dua film yang diputar dan juga sesi ngobrol. Karena jam tayangnya pas Isya' di mana saya jemput Bocah ngaji dan dilanjutkan dengan nonton Aldebaran Ikatan Cinta, jadilah saya melewatkan acara livenya. Alhamdulillah ada videonya sendiri di Channel YouTube Lawan Covid19 ID sehingga saya bisa nonton. 

Berikut Judul 6 Film Pendek Pagebluk: Pandemi Punya Cerita:
  1. Ulang Tahun Pernikahan - Andibachtiar Yusuf
  2. Positif - Hanung Bramantyo & Jeihan Angga
  3. Isolasi dan Spaghetti - Rush Singh
  4. Serangan Fajar - Boy Rano
  5. Menantu Pilihan Bapak - Andibachtiar Yusuf
  6. Riuh - Lola Amaria 

Review Pagebluk: Pandemi Punya Cerita 


  • Menantu Pilihan Bapak - Andibachtiar


Apa yang jadi kriteria seorang Bapak untuk calon suami anaknya? 

Bermula saat Ibu Joan sakit dan berharap Juna yang merupakan anak satu-satunya segera menikah. Dia pun berencana melamar Lea pacarnya, tapi selalu ketakutan saat melihat Haji Ilham, Bapak dari kekasihnya itu. Juna mendengar cerita-cerita tentang pemuda yang pernah melamar Lea tapi ditolak. Mulai dari pria kaya, pria berotot, juga pria yang soleh. Akhirnya setelah bermeditasi, Juna pikir yang terpenting adalah cinta. Benarkah? 

Ternyata bukan. Haji Ilham melihat Juna dari sisi yang berbeda setelah lamarannya ditolak. Haji Ilham juga mencari yang paham tentang Covid-19. Kalau kata saya, Bapaknya ini nyari yang sependapat. Bagaimana cerita Coronanya? Ada info akan adanya vaksin sehingga Juna yang tadinya galau karena rencana pernikahan tertunda, jadi lebih bisa bernapas lega. 

Saya lumayan suka sinematografi dari Menantu Pilihan Bapak ini. Lucu juga apalagi ada bagian ngomong sama Narator. Soal cerita, fairy tail yang happily ever after. Ya begitu saja. 

  • Isolasi dan Spaghetti - Rush Singh


Bagaimana jika ada Anggota keluarga yang kena Corona dan harus menjalani isolasi mandiri di rumahmu? 

Surya yang awalnya menolak jadi bagian Anggota Sosialisasi Vaksin Covid-19 di lingkungan perumahannya mendadak bergabung dalam obrolan soal Corona. Ternyata Keponakannya Gisel sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena kedua orangtuanya positif Covid-19. Gisel jadi orang yang punya kontak erat dengan pasien hingga harus tetap dipantau selama 14 hari. 

Dalam menjalani isolasi, Gisel ingin makan Spaghetti seperti buatan Ibunya. Surya merasa bertanggung jawab dan akhirnya mencoba meminta bantuan Hani untuk membuat Spaghetti tersebut. Dari sini, Surya yang awalnya tidak dekat dengan Gisel, akhirnya mulai saling menyapa. Bagaimanapun mereka adalah keluarga yang tetap harus saling menjaga. 

Di film ini, meski tidak banyak, ada bagian info penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga. Paling tidak, kita harus memperhatikan 4 hal berikut:
  1. Disiplin protokol kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
  2. Ketahui prosedur penanganan dan pertolongan jika ada anggota keluarga yang terpapar Covid
  3. Memastikan diri sendiri sehat saat beraktivitas di luar rumah
  4. Ciptakan lingkungan yang tanggap protokol kesehatan jika ada yang terpapar

  • Serangan Fajar - Boy Rano


Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata Serangan Fajar? 

Saya, tentu saja politik. Sebagai mantan anggota KPPS dan ada keluarga yang pernah jadi tim sukses salah satu calon, tentu kata ini tak asing. Serangan Fajar biasanya bagi-bagi uang sebelum pencoblosan. 

Dalam film pendek Serangan Fajar, cerita seputar seorang calon Kepala Desa, Pak Dahlan yang melakukan politik uang. Tadinya seperti itu, sampai timnya, Rama malah memberikan bingkisan berupa hand sanitizer, masker dan sebagainya. Di film ini memang banyak bercerita tentang protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan sebagainya. Namun entah mengapa, saya merasa meski memang politik uang itu tidak asing, ada kesan ngasih bingkisan saat pencoblosan itu benar. 

Ini memang fiksi, tapi saya pikir harusnya tetap logis. Seperti hari pencoblosan itu harusnya tak ada lagi kampanye juga alat-alatnya harus bersih, bukan malah tempel sana sini dan woro-woro. Ketika Warga ngomel saat bingkisan isinya bukan uang di tempat pemilihan, petugas dan pengawas harusnya bertindak. Begitu yang saya tahu. 

  • Ulang Tahun Pernikahan - Andibachtiar Yusuf


Rencana tentang ulang tahun pernikahan yang awalnya menyenangkan berubah menjadi kemarahan saat informasi vaksin Corona muncul. 

Pak Wirawan merasa kecewa pada Pemerintah sebab Sahabatnya meninggal karena Corona. Jadi ketika putrinya Andri bercerita tentang adanya vaksin dan sekeluarga harus disuntik, Pak Wirawan pun marah. Ibu berusaha menengahi perbedaan pendapat antara suami juga putrinya. Bagaimanapun, mereka tak boleh terpecah belah hanya karena masalah tersebut. 

Akhirnya lewat harapan di hari ulang tahun pernikahan, pesan untuk Bapak agar mau divaksin tersampaikan. Bagaimana caranya? 

Sebenarnya film pendek Ulang Tahun Pernikahan ini ceritanya cukup simpel. Semacam obrolan keluarga yang pastinya ada perbedaan pendapat. Yang saya suka, ada bagian pillow talk antara Bapak dan Ibu. Jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama selamanya, bukan hanya itu. Bagaimana mereka menyelesaikan masalah dengan ngobrol, itulah yang membuat pernikahan mereka bertahan. 

  • Riuh - Lola Amaria


Astronot!

Suasana menjadi riuh di sebuah RT saat kedatangan dua orang petugas memakai Alat Pelindung Diri. Kabarnya Bu Jiwo, Penjual Jamu yang biasa berjualan di RT tersebut telah positif Corona. Jelas warga menjadi heboh karena mereka diminta untuk melakukan swab antigen. Semua orang ribut. Ada yang langsung mau, ada yang pakai drama, dan tentu saja ada yang menolak hingga membuat keributan di antara mereka. 

Sebenarnya saya hampir tidak pernah ketemu Ibu-ibu yang bercekcok secara langsung. Tahunya mereka sudah musuhan. Nah, di Riuh ini saya dapat gambaran dan keributan mereka seru sekali untuk ditonton. Saya adalah Bapak-bapak dalam Riuh. Suka nonton keributan, hahaha. 

Ribut dimulai dari yang tidak mau melakukan swab. Tak percaya adanya Corona sampai berpikir bahwa tak perlu disuntik vaksin karena mahal. Padahal mah dari Pemerintah sudah bilang kalau vaksinasi nanti gratis. Gongnya berada di akhir yang lumayan bikin seru dan tertib pada protokol kesehatan. 

  • Positif - Hanung Bramantyo & Jeihan Angga


Apa jadinya saat kamu merasa sehat tapi dinyatakan positif terpapar Covid? 

Jelas itu menjadi pukulan untuk Tegar. Saking tak maunya diisolasi, dia sampai meludahi Teman-teman yang akan membawanya. Setelah sampai di tempat pengobatan, tak serta merta membuat Tegar sadar. Dia masih merasa sehat, tidak ada masalah apa-apa. Di sana dia hanya makan, tak mau ikut olahraga, atau mengikuti saran penyembuhan lainnya. Ketika Teman sekamarnya meninggal, penolakan tetap terjadi bahkan dia sampai bertengkar dengan istrinya. Bagaimana kisah Tegar selanjutnya? 

Positif jadi film pendek favorit saya. Ceritanya related sekali dengan apa yang terjadi di masyarakat. Seperti opening saya di postingan ini. Ada memang orang-orang yang seperti itu. Jadi penting bagi kita untuk jauh dari hoax. Cari informasi yang benar dan sumber terpercaya. Pokoknya kalian harus nonton ini!

Tegar memang merasa tubuhnya sehat, tapi sebenarnya tidak dengan jiwanya. Banyak orang yang setelah dinyatakan positif, mentalnya jadi down. Maka, penyembuhan yang dilakukan bukan hanya soal makan dan minum saja, tapi jiwanya juga. Bagaimana membuat mereka percaya bahwa, positif Covid-19 itu bukan aib dan tak perlu dijauhi.

Ada beberapa cara untuk memicu hormon tubuh agar suasana hati tetap bahagia seperti:
  • Merayakan pencapaian meski itu hal kecil
  • Meditasi
  • Jalan santai di udara segar
  • Bermain

Jika kamu suka nonton, saya rekomendasikan film dan drama yang berbau tentang kesehatan mental seperti Soul Mechanic, Chocolate, Birthday, dan Happy Old Year.

Tentang Vaksin Corona


vaksin corona

Kita tentu tahu bahwa kabarnya Vaksin Corona telah ada. Dari berbagai pendapat, 65% orang mau divaksinasi dan 27% masih ragu-ragu seperti kisah dalam 6 Film Pendek Pagebluk: Pandemi Punya Cerita. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, kita harus disiplin menjalankan 3M, 3T dan tentu saja vaksinasi yang harus dilakukan secara bersamaan sampai pandemi dinyatakan berakhir. 

  • 3M yaitu:
  1. Memakai masker. Masker medis bisa dipakai selama 8 jam dan masker kain diganti tiap 4 jam dan pilih yang berlapis tentunya
  2. Menjaga jarak. Jarak minimal 1,5 meter dan hindari kerumunan
  3. Mencuci tangan dengan benar dan sabun atau hand sanitizer 

  • 3T yaitu:
  1. Testing. Berarti menguji saat kita mengalami gejala Covid-19, akan bepergian atau kita berkontak erat dengan pasien yang positif. Sekarang ada beberapa penguji seperti Rapid test, Rapid Antigen, atau PCR Swab.
  2. Tracing. Berarti menelusuri. Jika ada yang positif, maka wajib ditelusuri dengan siapa dia berkontak untuk menghindari penularan pada kelompok
  3. Treatment. Pengobatan. Setahu saya, virus memang tidak ada obatnya, dia akan hilang kalau sudah bosan dengan inangnya. Jadi biar hilang, tubuh harus kuat. Makanya pengobatan lebih ke menjaga imunitas, tetapkan pola hidup lebih sehat 

  • Vaksinasi
  1. Vaksinasi adalah memasukkan vaksin ke dalam tubuh untuk menstimulasi sistem imun tubuh agar bisa memproduksi imunitas terhadap suatu penyakit
  2. Vaksin adalah zat yang dimasukkan ke dalam tubuh yang akan menstimulasi sistem kekebalan tubuh manusia. Vaksin bukan obat, tapi pendorong imunitas
  3. Imunitas adalah kekebalan tubuh untuk melawan suatu penyakit
  4. Imunisasi adalah proses yang membuat manusia terlindung dari suatu penyakit melalui proses vaksinasi 

Dua alasan utama mengapa kita perlu imunisasi:

  1. Melindungi diri sendiri dan orang sekitar kita
  2. Cara paling ampuh dalam mencegah penyebaran penyakit menular dan berbahaya 

Berobat itu ada dua macam, kuratif dan preventif. Ada perintah agama untuk menjaga kesehatan. Jadi, masa sehat kita harus persiapkan pencegahan terjadinya sakit salah satunya dengan imunisasi. Ma'ruf Amin 

Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan vaksin dan program vaksinasi Covid-19 sebesar Rp35,1 triliun. Program vaksinasi nanti akan dimulai dan berjalan di tahun 2021. Pemerintah hanya menyediakan vaksin yang aman dan lolos uji klinis sesuai rekomendasi WHO. 

Untuk memulai vaksinasi, masih memerlukan beberapa tahapan. Seperti sertifikasi dari Badan POM untuk memastikan aspek mutu, keamanan dan efektivitasnya. Lalu dari MUI untuk aspek kehalalannya. Distribusinya nanti akan sesuai cara distribusi obat yang baik (CDOB) untuk menjamin kualitas vaksin hingga sampai kepada masyarakat. Sasaran pertama vaksinasi sendiri adalah Tenaga Kesehatan, Asisten Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Penunjang yang bekerja pada fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jadi tetap sabar menunggu mana yang prioritas.

Oh iya, kita juga perlu tahu bahwa vaksin itu aman meski ada kejadian ikutan pasca imunisasi (Kipi). Biasanya berdampak ringan seperti kemerahan di bekas suntikan, demam sebagai tanda vaksin bekerja. Nantinya akan sembuh setelah 1-2 hari. Begitu kata dr. Dirga Sakti Rambe, seorang vaksinolog. 

Yuk kita bersama-sama dukung vaksinasi ini biar terbentuk kekebalan kelompok atau Herd Immunity. Kenapa? Soalnya makin banyak yang diimunisasi maka banyak yang kuat imunnya. Jadi sedikit yang tertular dan terhindar dari penyakit menular. Semua terlindungi deh. Jika penularan terhambat, pandemi ini akan melambat dan ekonomi kita bisa meningkat kembali, mulai dengan kenormalan baru yang lebih sehat dan kuat. 

Sepertinya saya sudah cerita banyak sekali ya. Ini juga jadi postingan penutup akhir tahun. Semoga kita tetap kuat. Jangan lupa untuk nonton film-film pendek dari Pagebluk: Pandemi Punya Cerita. Lalu disiplin menjalankan 3M, 3T dan ikut program vaksinasi. Gratis kok, tanpa bayar! 

Sampai jumpa tahun depan ya! Happy blogging! 

Sumber informasi: https://s.id/infovaksin

Whould you like to comment?

  1. Pandemi memang punya cerita yang seru yaa, menjadi nambah wawasan dari cerita2nya agar kita lebih meningkatkan kesehatan dengan 3Mnya. Bener banget kalo memang terpapar kopid ga perlu merassa malu bak aib, tetep jujur pada diri sendiri akan lebih baik yaa, tinggal melakukan 3T diatas. Bagaimana engga egois dalam hal ini ada orang rumah dan sekitar yang harus dijagaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Teh Nchie. Tetangga kudu bantu, gak boleh ninggalin mereka pas susah

      Hapus
  2. sepupuku sekeluarga positif covid, langsung deh dibawa ke Kemayoran, kurang lebih 14 hari mereka dinyatakan negatif lagi deh

    BalasHapus
  3. Mbak, saya agak terkedjut baca pembukanya.. itu maksudnya apa yang kena covid malah meludahi tetangganya? heuheu ada2 aja.. Btw, pandemi itu memang memberikan cerita dan warna masing2. Duh, semoga 2021 pandemi segera berakhir ya! Aamiin

    BalasHapus
  4. Pastinya banyak cerita di balik pandemi ini yah Jiaaah,
    dan bakal tercatat dalam sejarah juga.
    Beneran gak nyangka kita sudah melewati tahun 2020 tapi ternyata pandemi masih aja melanda huhuhu.

    tertarik juga deh buat nonton 6 film pendek Pagebluk ini

    BalasHapus
  5. Makanya kalau ada yang koar-koar gak perlu vaksin juga tetap sehat, itu sebetulnya karena 'dilindungi' oleh mereka yang sudah vaksin. Mau mereka akui atau tidak. Karena vaksin kan bisa membentuk kekebalan dan saling melindungi.

    BalasHapus
  6. Wah udah banyak juga ya film Indonesia ttg pandemi ini... Jadi pengen nonton semuanya deh.. Yang bikin emang tokoh2 yang udah terkenal di dunia perfilman sih...

    BalasHapus
  7. selain menghibur kayaknya bagus nih buat edukasi nonton film2 pndek di pandemi punya cerita. aku cuss deh ke youtubenya penasaran sm filmnya hanung sm lola amaria

    BalasHapus
  8. Baru tahu ada film tentang Covid. Memang betul mba informasi dari bidan kenalanku juga, yang dinyatakan positive banyak yang down mentalnya. Saat down itulah berbahaya karena virus akan mudah menyerang organ lainnya. Jadi tetaf jaga kesehatan fisik dan mental juga.

    BalasHapus
  9. Aku tu nggak takut disuntik. Jarum suntik biasa aja bagi aku. Bagian tubuh berasa sakit saat disuntik kemudian lanjut pegel ya wajar. Nah, nggak siapnya adalah efek dari vaksin. Kalo sekedar demam, itu udah wajar juga hehe. Mudah-mudahan semua baik-baik aja setelah divaksin ya.

    Baidewei pagebluk pandemi ok juga nih, realita yang telah terjadi dan difilmkan ya sebenarnya.

    BalasHapus
  10. Aku baru tahu nih ada film film pendek menarik seperti ini. Mengisi waktu luang di rumah dengan tayangan bermutu :)

    BalasHapus
  11. Film-filmnya relate banget dengan situasi saat ini ya, para kreator tetap produktif berkarya walau di masa pandemi..jempol pisan deh...

    BalasHapus
  12. Keren-keren banget sih ini film pagebluk pandeminya...ini bisa ditonton dimana lagi ya? Harusnya ditayangkan di TV nasional biar semua di seluruh pelosok bisa menonton dan mengambil pengetahuan dan hikmahnya

    BalasHapus
  13. Banyak pesan yang disisipkan di setiap cerita ya terutama mengenai Prokes. Bismillah di tahun yang baru, semoga semuanya lebih baik termasuk Pandemi yang mereda dan usai. Amiiiin.

    BalasHapus
  14. Kudet banget diriku, Jiah. Baru tahu tentang Channel YouTube Lawan Covid19 ID ini .... harus nonton sayah

    BalasHapus
  15. Wah, kok jadi penasaran sama film film diatas, tertarik nonton semua tapi penasaran sama pak haji ilham hehe. Sekarang kemana-mana harus patuh 3M,protokol kesehatan nomor satu pokoknya

    BalasHapus
  16. Film-film yang menghibur di tengah pandemi gini. Jadi, cocok buat ningkatin imun kita dari rasa bahagia nonton film nih. Selain itu, film-film di atas membuat makin banyaknya orang-orang yang kreatif dan bisa mengambil kesempatan dalam situasi begini.

    BalasHapus
  17. Alhamdulillaah usah ada vaksinnya yaaa, Jiah. Semoga wabah ini cepat berlalu, ya.

    BalasHapus
  18. Sekarang orang udah mulai longgar nih 3 Mnya. Apalagi dengan adanya kampanye menjalani protokol kesehatan

    BalasHapus
  19. Hiks
    Aku kelewat nonton ini karena riweuh sama anakku malam itu
    Mau nonton ini, semoga link-nya masih bisa dibuka

    BalasHapus
  20. Aku merasa liburan panjang kemarin itu jadi benar-benar concern untuk jaga daya tahan tubuh banget..karena covid skrg tuh bisa aja langsung menyerang kita. Minum vitamin ini sih yg wajib banget

    BalasHapus
  21. film filmnya menghibur ya mbak, dan juga ceritaa related dgn situasi saat ini
    pandemi punya banyak cerita ya mbak
    dan semoga segera memasuki babak akhir, smg pandemi segera berhenti

    BalasHapus
  22. Jujur, selama pandemi ini hobi saya memang nonton film kerjaannya. Btw, penting banget emang untuk tetap menjaga kesehatan termasuk pakai masker, sedia hand sanitizer dan jaga jarak ya...

    BalasHapus
  23. penyakit ini bukan aib, iyes
    trus bahayanya itu ke mental. Yang awalnya biasa aja begitu dengar ada yang positif, pikiran udah jadi negatif. Psikosomatis ini yang dapat menurunkan imun tubuh.
    Menarik yaa film pendek di atas. Gercep banget para sutradara film menyambut momen pagebluk.

    BalasHapus
  24. hiks
    semoga kita semua sehat-sehat ya mak
    karena lawannya kita bukan yang keliatan tapi yang tak kasat mata

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman