Explore the blog
Sabtu, 10 Oktober 2020

Happy World Mental Health Day

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia! 

Halo Semua! Masih sehat kah jiwa kalian? Saya harap begitu. Tahukah kamu, hari ini tuh diperingati sebagai World Mental Health Day dan usianya sama seperti saya.

happy world mental health day

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pertama kali diperingati pada 10 Oktober 1992 yang diinisiasi oleh Wakil Sekretaris Jenderal, Richard Hunter. Secara umum tujuan awalnya adalah mengampanyekan advokasi kesehatan mental dan mendidik masyarakat tentang isu-isu yang relevan terkait kesehatan mental atau kesehatan jiwa. 

Terus terang, ini adalah pertama kalinya saya tahu tentang Hari Kesehatan Mental Sedunia. Dulu itu saya tahunya mental illness ya sakit jiwa, gila. Sekarang saya sudah lebih berpikir terbuka tentang Gangguan mental atau Penyakit kejiwaan. Dan ternyata jenisnya banyak sekali. 

Di tahun ini juga akhirnya saya kembali mengingat bahwa sebenarnya saya cukup tertarik dengan dunia kesehatan jiwa. Dulu saya pernah membuat karakter seorang Guru Bimbingan dan konseling di sekolah. Tapi karena belum tahu banyak tentang dunia Psychological atau yang berhubung dengan jiwa, jadinya masih mangkrak sampai sekarang. 

Mungkin karena itu, saya juga sangat menikmati drama-drama dan film yang berhubungan dengan isu kesehatan mental. Saya jadi banyak berkaca dan lebih peduli tentang kesehatan mental diri sendiri juga orang lain. 

5 Drama Korea Bertema Kesehatan Mental 


Kali ini saya akan membagikan drama Korea bertema Psychological yang sudah saya tonton: 

your house helper

Bercerita tentang Kim Ji Woon yang terluka dan hidupnya kacau. Dia kemudian membersihkan rumah dan mendapatkan kedamaian. Dia akhirnya meninggalkan karirnya yang bagus dan memilih membantu membersihkan rumah orang lain sebagai bentuk terapi jiwa. Kim Ji Woon juga membagikan tips bersih-bersih yang bisa kita lakukan sendiri. 

Lee Kang kecil bertemu Cha Young yang kelaparan kemudian memberikannya makanan. Ketika dewasa, mereka bertemu kembali dengan Kang yang jadi dokter dan Cha Young yang seorang koki. Mereka kemudian saling bekerja sama dan menyembuhkan ketika bekerja di Sanatorium. 

Lee Shi-Joon merupakan dokter kejiwaan yang mengalami post-traumatic stress disorder. Dia kemudian bertemu dengan Han Woo-Joo, aktris drama musikal yang menderita Borderline personality disorder. Mereka saling membantu menyembuhkan luka dengan terapi panggung. 

  • Dinner Mate

dinner mate

Kim Hae-Kyung seorang psikiater bertemu dengan Woo Do-Hee, produser acara TV dan memutuskan menjadi teman makan malam padahal keduanya sama-sama tidak suka makan dengan orang lain. Masing-masing punya luka tersendiri tapi kemudian menemukan kecocokan saat makan bersama. 

  • It's Okay to Not Be Okay

it's okay to not be okay

Moon Gang-Tae merupakan perawat di bangsal psikiatri. Dia terus melarikan diri bersama Gang-Tae, Kakaknya yang autis. Mereka kemudian bertemu dengan Go Moon-Young, penulis buku anak yang populer yang menderita gangguan kepribadian antisosial. Moon-Young dan Gang-Tae saling bekerja sama ketika Sang-Tae didapuk menjadi ilustrator buku Moon-Young. 

Sebenarnya masih banyak drama Korea yang berbau kesehatan mental seperti It's Okay, That's Love dan Kill Me, Heal Me. Tapi karena saya belum menontonnya, jadi tidak saya masukkan list. Kalau untuk film, ada Birthday juga Happy Old Year. Kemarin juga saya baru saja menyelesaikan dorama Watashitachi wa Douka Shiteiru

Sampai hari ini masih nonton drama-drama yang berbau kesehatan mental atau mereka yang menderita masalah kejiwaan tertentu. Jadi kalau besok-besok ketemu reviewnya, jangan kaget ya, hahaha. 

Saya harap kita tetap bisa menjaga kesehatan mental. Tidak apa-apa untuk menjadi tidak baik-baik saja karena di dunia ini kamu adalah orang yang sangat berharga. Sampai jumpa. Happy blogging!

Whould you like to comment?

  1. kejadian masa kecil ternyata bisa mempengaruhi seseorang saat besar ya, perlu banget makanya menjaga kesehatan mental supaya bisa hidup normal di masyarakat. Aku belum nonton dinner mate

    BalasHapus
  2. Dinner Mate favoritku bangeet...udah 2x nonton masih pingin nonton lagi. chemistry tokohnya bikin nagih hihihi

    BalasHapus
  3. Kayaknya film film ini aku nontonnya gak pernah selesai, kecuali yang Its Okay itu. Kalau aku mungkin lebih pemainnyaa dari pada genre nya hahaha.. dari pada topik filmnya. Duh emak emak masih suka nonton oppa oppa. E tapi aku dah lama gak nonton Drakor ih, kayak bosan gitu hehe

    BalasHapus
  4. Menjaga kewarasan di masa jaman now ini memang sulit luar biasa
    Kurang kurangnya kuat iman, bikin kelakuan dan pikiran bisa ikut tidak okay, hehehe...
    Sebelum kehilangan kesehatan mental, yuk kita perbanyak bersyukur dan lakukan me time agar jiwa raga kita semakin bersih

    BalasHapus
  5. Eh aku baru tahu ternyata ada Hari Kesehatan Mental ya...thx infonya Ji. Oya, jd ingat aku dulu pengen msk psikolog, gagal krn di PMDK hanya bs dr IPS..eh ternyata stlh itu br tahu bhw di UNPAD bs dari IPA, keburu sdh keterima di Bogor..hihi.. maaf jd curcolšŸ¤£

    BalasHapus
  6. Drakor mengenai kesehatan mental di atas udah aku tonton semua mbak. Ahaha. Ketauan suka nonton drakor juga ya. Hihi.

    BalasHapus
  7. Setuju. Mengakui kalau kita sedang tidak apa-apa itu sebetulnya satu langkah positih. Daripada terus denial. Semoga kita semua semakin epduli dengan kesehatan mental

    BalasHapus
  8. Aku selalu lupa hari kesehatan mental. Itu yang film pertama unik deh, ide ceritanya.

    BalasHapus
  9. Aku belum nonton semua. Langung aku cari di channel telegram yang aku ikuti. Hahaha. Mauk list deh yang bakalan aku tonton. Makasih ya Mbak Jiah dan ternyata kita seumuran to.

    BalasHapus
  10. SOUL MECHANIC itu detaiiill banget theraphy-nya.
    Aku sukaaa karena bisa dipelajari oleh orang2 yg dekat dgn mereka yg ngalami kepribadian ambang.
    Semoga banyak drakor yg inspiring ya

    BalasHapus
  11. kemarin ya mbak :) saya liat beberapa teman share juga, tapi sepertinya banyak yang masih belum tahu, kalau drakor, baru 1 yang saya tonton, sisanya belum pernah hehee

    BalasHapus
  12. tema kesehatan mental sering ditampilkan ya di drama2
    Kdng kita liatnya ngrasa lebay pdhl emang kejadiannya ada beneran walau mungkin kasusnya kdng gak banyak gtu. Tp film kyk gini bagus buat pelajaran ya.

    BalasHapus
  13. Dari film bisa belajar tentang kesehatan mental dan dapat wawasan yang lebih luas ya Jiah. Salut. Saya dulu penyuka film psikologi. Setelah sekian puluh tahun berlalu, tidak lagi karena kehidupan sendiri ternyata lebih rumit dari film-film itu hehehe.

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah sekarang kesehatan mental itu gaungnya kencang sekali. Mudah-mudahan orang-orang yang mengalami gangguan pada kesehatan mentalnya nggak lagi mengganggap itu aib dan mau mendapatkan penanganan yang tepat

    BalasHapus
  15. Isu atau tema ini mungkn kurang familiar. Tapi ketika diangkat melalui drama seperti ini. orang makin tersosialisasi dan nggak anggap remeh ya mba

    BalasHapus
  16. Jiah lho sampek nglothok film mana saja punya latar belakang cerita apa, top tenan. :)
    Klo film hollywood macam Joker itu juga bisa masuk film dengan tema kesehatan mental juga kayaknya ya?

    BalasHapus
  17. Selalu suka sama drakor yang mengenai kesehatan mental soale banyak ilmu baru juga dan dari drakor diatas aku baru nonton 2 belum nonton selebihnya.

    BalasHapus
  18. Sehat...sehat...
    Semoga sehat selalu mental kita meski nontonnya drama Korea mengenai self-healing begini.
    Hehhee...

    BalasHapus
  19. Aih iya yaa..pas peringatan World Health Mental Day kemarin, saya jadi ingat..baru aja nonton It's Okay To Not Be Okay, yang mana ceritanya tuh tentang Mental Health. Disajikan dalam bentuk drama gitu, jadi mudah dimengerti.

    BalasHapus
  20. your house helper kayaknya menarik tuh, mbak. aku mau coba cari filmnya ah, moga2 gak ngebosenin untuk ditonton :D

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman