Kamis, 25 Juli 2019

# 2017 # 2018

Review Drama Thailand Waen Dok Mai

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

"Will You Marry Me?"
"Kamu ingin mendengar hal yang lebih gila?"
"Ya!"
"Aku mau!"

Sawadikha! Kalau ada percakapan kaya gitu, kebayang adegan apa hayo? Frozen?! Saya pun, hahaha. Tapi kali ini saya mau bahas Lakorn atau Drama Thailand yang akhirnya berhasil saya tonton. Ningkatin mood banget deh drama Waen Dok Mai ini.


Kalian percaya enggak kalau nangkap Buket Bunga di acara pernikahan bikin kita ketularan nikah? Ada yang pernah nangkap juga? Saya sih belum pernah. Lha buketnya disuruh balikin sama yang rias sih, wakakaka. Kalau di Jawa bukan buketnya, tapi mencuri Melati atau Kantil si Pengantin yang katanya bikin ketularan. Tapi saya sudah ngambil beberapa kali dan belum juga nikah, hahaha. Lalu apa jadinya kalau 2 orang yang tidak percaya pada pernikahan malah berhasil nangkap buket bunga?

Single is the best adalah slogan yang selalu Waenpetch banggakan. Dia adalah editor dari majalah Lovely Family. Pada sebuah acara pernikahan temannya, Waenpetch bertemu Laising laki-laki Pemilik Toko Bunga dan terjadilan adegan Laising menangkap Waenpetch bersama buket bunga. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah Waen menghindari buket bunga.


Setelah kejadian tersebut, orang sekitar Waen dan Laising berusaha menjodohkan mereka. Keduanya ada di akhir 20-an. Kalau lebih, jadi 30+ Single on Sale kali ya. Keduanya jelas menolak, menganggap angin lalu karena dua-duanya tidak percaya pada pernikahan. Meski begitu, dua orang ini akhirnya bertemu lagi untuk kerja sama.

Semakin lama, Waen dan Laising menjadi dekat karena saling membantu dalam masalah keluarga Laising. Mereka jadi teman curhat dan juga teman diskusi yang baik. Lalu benih-benih cinta itu mulai datang. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya?

Ekspresi Single kalau lihat pasangan yang antusias bicarain pernikahan

Title: Waen Dok Mai
Native Title: แหวนดอกไม้
Also Known As: Will You Marry Me?, Flower Ring
Directors: Koo Ekkasit Trakulkasemsuk
Writer: Cuckoo
Genres: Comedy, Romance, Drama, Family
Tags: Friends To Lovers, Huge Family, Multiple Couples, Nice Male Lead, Blunt Woman, Marriage
Country: Thailand
Type: Drama
Episodes: 26
Aired: Nov 29, 2017 - Feb 22, 2018
Aired On: Wednesday, Thursday
Network: GMM 25
Duration: 60 min
Cast:
Push Puttichai Kasetsin as Laising/Singh
Mahapreukpong Ariigantha as Waenpetch
Penkul Penpeth as Kaobin/Bin
Sarocha Watittapan as Saifah
Due Arisara Thongborisut as Daojongkil/Dao
Pongpitch Preechaborisuthikul as Piak
Surachardkait Tawin as Krongsin
Moo Dilok Thongwattana as Patyot [Singh's father]
Silaphan Uthumporn as Laongsee
Panyawong Ornanong as Pranom [Waenpetch's mother]
Paweenut Pangnakorn as Nuan La-Or
Chanokwanun Rakcheep as Saifon
Sun Prachakorn Piyasakulkaew as Sathukarn/Thu
Chicha Amatayakul as Oum
Goy Arachaporn Pokinpakorn as Tungting
Dao Nathapatsorn Simasthien as Tom Thong
Kit Natakit Nanthapanich as Chedi
Foei Patara Eksangkul as Thapana
Virithipa Pakdeeprasong as Preem
Jieb Lalana Kongtoranin
Khwanruedi Klomklom as Khrueathao [Singh's big sister]

Review Thailand Drama Flower Ring


Seminggu lalu entah angin apa tiba-tiba saya ingin nonton drama Thailand Will You Marry Me. Waktu itu saya masih di Pati. Kalau enggak salah sih gara-gara muter musik di HP dan yang keluar Ost Flower Ring, Only You yang saya unduh setahun lalu.

Selain drama Korea, saya memang suka nonton drama atau film Thailand. Terakhir yang saya review itu ada drama Love at First Hate dan film Bad Genius. Dari kesemua yang saya tonton, saya tuh kurang terlalu suka lagu-lagunya. Tapi awal tahun 2018 saat main Vigo Video, saya tanpa sengaja ketemu lagu Only You dan suka banget. Jadilah saya cari-cari dan ternyata judul dramanya Will You Marry Me.

Ketemu?


Iya, tapi enggak ada sub indonya. Kesel deh! Dari yang saya baca, ini drama lumayan bagus plotnya apalagi kan saya pecinta romantis komedi. Nah setelah nunggu setahun berharap keajaiban Penerjemah datang, akhirnya kemarin saya ubek-ubek lagi mesin pencari. Sebelumnya saya sudah tahu ada di Dailymotion tapi subtitel bahasa Inggris dan itu ada beberapa akun yang upload. Saya ngubek di VIU dan Yutub GMM 25 ada tapi enggak bisa diakses di Indonesia. Akhirnya saya milih ke Kissasian untuk nonton dan ngunduh drama Waen Dok Mai meski hanya ada English Sub. Challenge banget deh nonton dengan subtitel Bahasa Inggris, hahaha.


Dengan kemampuan Bahasa Inggris saya yang terbatas, alhamdulillah saya berhasil menuntaskan drama Thailand 26 episode ini. Yap, Flower Ring ini termasuk lama tayangnya ya, Kakak! Waen Dok Mai sendiri artinya Cincin Bunga. Romantis kan?

Seperti yang saya bilang, ini drama adalah tentang dua orang single, tidak percaya pada pernikahan, lalu jadi teman baik karena punya pemikiran yang sama. Will You Marry Me ini merupakan remake dari Waen Dok Mai yang tayang pada tahun 2007. Yang saya baca ya, cerita yang lama itu si Laising adalah traveler sementara Waen adalah editor sekaligus pemilik toko bunga. Kalau ada yang tahu drama lama ini dan saya salah, tolong ingatkan ya!


Sementara Flower Ring, Waen ini awalnya editor Majalah Traveling lalu dipindah ke Majalah Keluarga. Tahu enggak apa tujuan pemindahan ini? Kata Bosnya sih supaya Waen belajar tentang pernikahan dan tidak single lagi, hahaha. Ada gitu ya Bos kaya gini. Kalau si Laising, dia cowok tulen yang punya toko bunga. Awalnya saya bayangin dia akan dikelilingi banyak gadis. Ternyata enggak juga. Semua itu berkat dari pegawainya Nuan La-Or dan Piak yang mengusir cantik orang-orang yang naksir Laising. Tapi herannya sama Waen ini didukung banget, ckckck. Ternyata sih cowok jualan bunga itu manis. Jadi ingat Pak Kim Your House Helper yang hobi banget bersih-bersih. Sama-sama pakai celemek sih, hahaha.

Karena Waen dan Laising memang tidak ada niatan untuk jatuh cinta (Harus gitu ya pakai niat?), waktu dideket-deketin ya mereka cuek. Tukeran nomor telepon saja terpaksa karena ada pekerjaan bersama. Single happy nih dua orang ini. Tapi ya kadang dunia itu kejam pada orang yang memilih sendiri. SALAHKU APA?! #Ngegas. Kan kesel banget waktu mau beli baju sebiji tapi disuruh beli pasangan. Mau makan saja enggak dikasih tempat karena kudu berdua. Mau nonton apa lagi. Sebagai single, saya juga sebel karena merasa didiskriminasi!

Selain masalah pekerjaan, Waen dan Laising ini jadi teman diskusi untuk masalah keluarga Laising. Iya, kelihatannya sih keluarga bahagia, tapi banyak masalah sebenarnya.

Teman tapi pelukan

Awalnya tuh masalah antara si Dao adik Laising dan suaminya Thu yang merupakan teman Waen. Dao dan Thu ini nikah karena MBA gitu. Akhirnya sering bertengkar. Si Dao mikir Thu ini sudah tidak perhatian lagi, kalau ditelepon enggak nyaut kaya waktu pacaran. Sementara Thu mikir Dao ini jengkelin karena minta dihubungi terus sementara dia kerja keras. Dia juga jadi enggak bisa main sama teman-temannya. Waen pikir Thu dan Dao ini tidak siap untuk bersama. Jadi sama Laising karena tidak tega lihat adiknya stres, mereka disaranin buat cerai. Saran Laising ini jelas tidak diterima Kaobin, Kakaknya Singh. Terus dikatain gini, "Elu kan belum punya pasangan? Tahu apa Lu tentang pernikahan?" Waen juga sampai dikatain ganggu suami orang. Saya jadi ikutan kesel! 

Masalah kedua itu ada ponakannya Singh, Tungting. Dia ini yatim piatu dan Singh bertugas jagain itu anak gadis. Singh kaya Bapaknya gitu lah. Nah si Tungting ini jatuh cinta sama Thapana, seorang fotografer yang dia temui saat acara nikahan saudaranya. Itu acara waktu Singh dan Waen dapat buket bunga. Karena Tungting anak 18 tahunan, dia buta banget sama Thapana yang brengsek kuadrat. Masa dia ngencani Gillian, adik bontotnya Singh dan ngasih harapan juga sama Tungting. Untung Gillian agak waras, tapi tidak dengan Tungting.

Bersama Waen, akhirnya nih Singh nyari asal usul Thapana yang ternyata satu kampung halaman sama Waen. Dari situ dicarilah bukti bahwa Thapana memang bukan orang baik. Alhamdulillah akhirnya Tungting sadar gitu meski sakit hati, sakit banget.


Gara-gara kejadian itu, si Thapana dendam sama Waen. Gilanya, dia nyebarin kabar burung bahwa Waen ini jual diri di Bangkok. Foto dan nomor teleponnya terpampang gitu di situs prostitusi online. Waen syok dong! Dan Laising coba bantu Waen karena tahu bahwa semua bermula dari dirinya.

Masih ada masalah lagi?

Masih dong! Itu si Bin, Kakaknya Singh yang jadi panutan keluarga ternyata rumahtangganya juga busuk. Dia doyan selingkuh. Diperingatkan sama istrinya agar tidak ngulangi lagi. Ealah, dia malah semakin menjadi dan jadi Sugar Daddy. Edan pokoknya!


Dan karena segudang masalah itulah yang membuat Laising enggan untuk berumahtangga. Dia bayangin wanita macam apa yang mau ikutan ribet di keluarganya? Apalagi itu Bapaknya Singh tukang kepo dan ngurusin banget rumahtangga anak-anaknya. Tapi ada bagian dari keluarga ini yang harus ditiru. Mereka suka makan bersama dan ngobrol meski hanya basa-basi.

Bagimana dengan Waen?

Setelah terciduk untuk kali kedua

Waen itu anak tunggal dan dia dari desa gitu. Keluarganya yang Juragan Nanas terlalu menjaga Waen, sementara dia ingin bebas mengejar mimpi. Dia sangat suka pekerjaannya di Bangkok. Dia berpikir bahwa lebih baik jadi Single karena kalau punya pacar, awalnya hubungan mereka baik. Lalu lama kelamaan dikomplain karena Waen sibuk. Dia tidak mau seperti itu.

Nonton Waen Dok Mai tuh berasa menyuarakan jeritan hari orang-orang single. Memang kenapa sih kalau masih sendiri? Kenapa orang-orang ribut banget nyuruh kita nikah. Satu dua kali ya mungkin bisa masih senyum manis kaya Singh. Kalau terus-terusan, mungkin bisa rawr kaya Waen, hahaha.


Secara keseluruhan, saya suka banget dengan drama Flower Ring ini. Terbayar lah modal saya ngunduh dengan penyimpanan size besar lebih dari drama lain dan sebulan ini saya ngulang belajar Bahasa Inggris. Nonton drama bukan Sub Indo ternyata bisa paham juga, wahahaha. Plotnya juga oke meski lumayan lama karena 26 episode. Biasanya nonton Drakor kan 16-20 episode gitu. Tapi enggak menye-menye kok. Kemistri antara Push dan Gypso Ramita juga sangat bagus. Mereka seperti pasangan betulan dan bikin saya ikut ketawa sendiri. Mungkin karena ini adalah drama kedua mereka sebagai pasangan kali ya. Drama satunya saya baru mulai nonton, sabar. Tapi Push udah sold out. Jadi enggak bisa dishiperin sama Gypso, hahaha.

Meski drama komedi romantis, tapi jangan bayangin Waen sama Singh mesra-mesraan. Tidak, Kakak! Mereka nih pendekatan dan jadi teman selama 20 episode. Saya suka yang kaya gini karena jatuh cintanya berproses banget. Makan bareng juga sampai Singh agak syok karena kemampuan makan Waen yang luar biasa. Satu episode galau sama perasaan, dan 5 episode penutup yang penuh drama sampai di hari pernikahan saja ada yang kabur. Hayo siapa yang kabur coba? Saya mau ketawa tapi kasihan juga, hahaha.

Saya tuh suka sama karakter Waen karena merasa sebagian dirinya ada saya juga. Apalagi pas Waen dikejar cowok. Iya, saya pun suka kabur kalau ada yang terang-terangan naksir tapi sayanya kurang suka. Rasanya kaya ngaca minus saya pendek sementara Mahapreukpong Ariigantha atau Gypso ini tinggi, hehehe. Fashionnya Waen juga kece dan menggambarkan cewek mandiri banget. Sementara Singh, dia tuh cowok yang penyayang, perhatian sama keluarga dan bisa diandalkan. Dia juga enggak suka main mata. Loveable pokoknya apalagi pas ngerangkai bunga. Kalau karakter favorit saya sih Mbahnya Waen yang gaul abis. Live IG yang nonton banyak, pemikirannya terbuka banget. Jadi mau merguru buat jadi Influencer, ckckck. Diajakin ngebuzzer bareng pasti seru!

Jadi Kakak, hanya karena kalian sudah menikah, berumahtangga, please atuh lah kalau ketemu Single tuh jangan dikata-katain, jangan dibully, jangan disuruh nikah cepet-cepet. Annoying banget! Memang kalau sudah nikah itu yakin hidupnya bahagia selalu? Tidak ada jaminan kan kecuali sama pasangan saling merawat cinta itu sendiri.

Menjadi single adalah pilihan yang benar sebelum bertemu orang yang tepat

Suka dengan pasangan yang bisa diajak ngedrama kaya gini

Orang belum memutuskan menikah itu bisa jadi karena belum ketemu yang pas, bukan pemilih. Yang pas ya orang yang bisa jadi teman kita, saling mendukung dalam susah, mendukung pekerjaan kita, kaya Waen dan Singh. Kalau saya ketemu orang yang berkarakter kaya Singh, bisa diajak ngobrol ngalor ngidul dan ngajak nikah, mungkin saya akan seperti Waen, ayo kita lakukan pernikahan ini.

Lagian nikah juga bukan hanya soal 2 orang, tapi dua keluarga yang berbeda juga. Jadi tidak bisa seinstan itu untuk memutuskan berumahtangga apalagi tanpa adanya cinta. Kalau kata saya sih minimal ada ketertarikan dan punya visi misi yang sama gitu deh. Jadi nikahnya karena dua-duanya sama-sama yakin. Gawat kalau sampai beda keyakinan. Sayanya suka, kamu enggak, hwa!

Lalu setelah jadi orangtua, mari ikhlasin diri untuk anak-anak yang sudah dewasa menghandel kehidupan mereka. Jangan terlalu banyak ikut campur. Coba lihat deh, apa anak-anak akan bahagia? Saya tahu orangtua pasti selalu ingin yang terbaik buat anaknya. Tapi tidak dengan mencampuri segala hal di hidup mereka. Cukuplah beri pelukan, dengarkan atau nasihati jika mereka memerlukannya.

Say thanks to Cucci karena jadi Cupid mereka

Well, jika kamu single dan ingin nonton sesuatu yang segar dan dukung kamu banget dengan hidup sendiri, yuk lah nonton Waen Dok Mai. Yang sudah nikah pun boleh juga kok karena mengingatkan kita juga bahwa nikah juga ada masalahnya, enggak bahagia saja. Kudu saling pengertian dan setia. Selain itu, banyak hal yang bikin ketawa di sini kaya si Dungjai teman Waen, Tom Thong si tukang gosip atau tingkah somplak Waen dan Singh itu sendiri. Pegawainya Singh juga bikin segar suasana. Jadi deh nonton 26 episode juga enggak terasa lama. Saya sih sangat puas dengan drama Flower Ring ini. Padahal ya baru pertama kali lihat akting kesemua pemainnya.


Nah kalian ada yang sudah nonton Waen Dok Mai juga? Saya sebenarnya paling suka adegan Singh dan Waen saat di pantai. Ngapain? Cari tahu sendiri deh, hahaha. Tapi adegan Singh waktu ngasih cincin bunga sama Waen di depan Nuan La-Or ini juga lucu sih. Jadi, ada yang pernah nangkap buket bunga juga enggak? Betulan jadi nikah setelahnya? Share pendapat kalian ya! Saya kasih bonus video siapa tahu suka juga sama pasangan ini!


Sampai jumpa. Happy blogging!

Sumber Gambar: 
https://www.gmm25.com & FB GMM 25
https://mydramalist.com/23115-waen-dok-mai

59 komentar:

  1. Drama thai seru juga ya... meskipun termasuk jarang nonton.. bolehlah ntar sesekali mantengin drama thai.

    BalasHapus
  2. Wah sepertinya bagus banget nih Mbak drama Thailandnya. Saya jadi penasaran nih

    BalasHapus
  3. Hoalah jadi itu tadi menghindari dari buket bunganya ya. Tapi, mungkin itulah yang namanya jodoh wkwk

    BalasHapus
  4. Wah keren banget nih Mbak, suka sama pemainnya aku wkwk. Jadi, pingin nonton nih

    BalasHapus
  5. Wah bisa menjadi salah satu drama di saat beristirahat nih. Saat istirahat ditemani dengan drama ini

    BalasHapus
  6. Wah jadi penasaran sama film dramanya langsung nih. Pemainnya juga ganteng dan cantik wkwk

    BalasHapus
  7. Bunga kantil ya kalau dijawa biasa dicari para single kalau ke pernikahan hihihi.
    Kalau yg menghidar malah kejadian dapet buketnya ya, udah takdir itunamanya juga film :-D
    HOreeee akhirnya JIah tamat nontonnya ya, nanti bisikin endingnya ke aku ya , aku butuh penyemangat

    BalasHapus
  8. hehehe beberapa paragraf akhir, menjelang penutup, sepertinya curhat nih

    BalasHapus
  9. Drama Thailand ini uniiikk dan seru bangett!
    Aku masih heran dgn kreator BAD GENIUS. Kok bisa se-briliiant ituuuh
    Thumbs UP pokoknya mah
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  10. ampuuun dah, reviewnya super duper puaanjaaaaang sama sepeti serialnya yang 26 eps.

    tapi saya kok jadi penasaran juga ya, secara gitu di remake tayanganya pasti ya bagus banget kan!

    BalasHapus
  11. Hahahaa aku udah pernah nyimpen kembang kanthil itu mbak, sampe kering di kmaar wkwkwkwk,
    Kalau nangkap bunga juga ga pernah wkkw, pegang doang poto iya iya aja ahhahaa
    Berarti ini Drama penuh perjuangan ya mbak, perlu translate bahasa inggris. Yah sekalian belajar vocab juga ya, hehee.
    Keknya seru buat ditonton dari reviewnya ini mbak, hihi
    Yg subtitle Indonesia ada nggak ya mbak? haahhaa

    BalasHapus
  12. Jadi inget waktu saya menikah. Ada salah seorang teman protes kenapa gak ada melati di riasan saya. Jadi dia gak bisa diam-diam ngambil hahaha.

    Saya kan memang gak suka melati. Makanya diminta ganti sama mawar putih aja :D

    BalasHapus
  13. Ini kayanya seruuuu banget. Aku udah lama bgt gak nonton drama Thailand. Sejak jadi mamak jadi jrg nonton. Wkwkwk

    BalasHapus
  14. Thai tu emang jagonya bikin film drama dan horor. Paling suka gitu kalo nonton film2 drama thai. Ada lucunya, ada sedihnya ada dramanya. Apalagi horor. Aku suka banget nonton horor.

    BalasHapus
  15. Noted, aku harus nonton nih. Lagi nonton serial Thailand juga di Netflix judulnya Bangkok Love Story "Pleud" yang main si Bank yang di Bad Genius nih mba.

    Pesennya dapet banget nih, sebagai yang masih single, aku juga ngerasain diskriminasi. Jadi inget temenku yg baru sebulan nikah terus sok nasehatin aku biar cepetan nikah dan dia suruh aku cari calon seadanya aja. Jahat banget sih ini mulutnya :)))

    BalasHapus
  16. Baca sapaan pertamanya, Sawadikap, jadi kebayang Thailand..2 minggu lalu baru pulang dari Bangkok sayaaa..#eh
    Bagus juga drama ini..dan saya meski sudah married semoga bukan tipe yang bully yang masih single..setujuuu jodoh itu masalah waktu:)

    BalasHapus
  17. Drama Thailand emang keren2 ya mba.

    Akting pemainnya uhuy bgt

    BalasHapus
  18. Baik banget ya bosnya Waen sampai-sampai mau pindahin dia dari editor Majalah Traveling ke Majalah Keluarg supaya Waen belajar tentang pernikahan dan tidak single lagi. 😄

    BalasHapus
  19. Kembang kanthil ya mba hehehrh.. aku tuh orangnya memang cuek bebek sama beginiaaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thailand ternyata banyak juga yang bagus yaa mba drama dan serinya. Cerita yang satu ini oke juga yaa mba

      Hapus
  20. Belum pernah nonton drama Thailand. Udah beberapa kali baca reviewnya nih kayanya bagus-bagus ya ceritanya. Jadi pengen deh, tapi logatnya lucu ga sih hehehe

    BalasHapus
  21. Ehm..Jiah..ni ngereview bonus curcol kah? Hihi..tapi aku setuju quote bhw menjadi single adlh pilihan yg benar sblm bertemu org yg tepat. Menyuarakan isi hati! Wkwkek...

    BalasHapus
  22. Ceritanya seru juga, ya. Dan memang ini seperti bentuk siaran bahwa hidup single itu enggak masalah kali. Jadi apa-apa enggak harus berdua sama pasangan. Hahahaha. Aku pun pernah merasakannya dulu, di jaman masih jomblo, single itu aslinya enak juga.

    Di drama ini juga mengisahkan bahwa cinta itu muncul karena terbiasa. Kayak pepatah Jawa aja, "Witing tresno jalaran soko kulino," cinta karena terbiasa. Apalagi mereka sering diskusi bareng, saling membantu memecahkan masalah. Tentulah bibit-bibit cinta itu muncul.

    Jadi pengen nonton drama lagi, sudah lama sekali aku tidak menonton drama.

    BalasHapus
  23. Kirain aku serial drama gini hanya ada drama Korea saja loh mbak, baru tau malahan kalau ada drama Thailand juga. Jadi penasaran deh ceritanya seperti apa.

    BalasHapus
  24. Drama Thailand sekilas mirip drama Korea gitu, cuma aku aja yang belum pernah nonton mba... Hehehe

    BalasHapus
  25. Aku pernah nonton yang lead cowoknya di handsome cowboy, cakep tapi langsung ilfill pas dengar suaranya. Skrg belum tertarik nontok drama thailand, baru nyoba nonton drama taiwan, ternyata asyik juga lho jiah

    BalasHapus
  26. Td kirain dirimu nontonnya drama Thailand tanpa terjemahan samsek ternyata ada bahasa Inggrisnya haha.
    Ini kyknya adalah jodoh dr awalnya gak suka, sampek tresno jalaran soko kulino yak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa tuh Jiah lgs buka googe translate aja hahaha nyusahin amat ya mau nontonnya

      Hapus
  27. Hahaha lihat beberapa bagian scene Drama Thailand ini kok saya jadi pengen juga nonton. Menggemaskan sekali...

    BalasHapus
  28. Kayaknya sudah banyak yang kejadian ya, berawal dari sahabat atau teman curhat, jadi saling jatuh cinta. Seru juga nih, dramanya

    BalasHapus
  29. Aku jadi membayangkan kalo drama Waen Dae Mok ini pasti banyak bunga di setting lokasinya. Judulnya unik sih, cincin bunga *so sweet

    BalasHapus
  30. Wah, aku jarang nih nonton drama Thailand. Tapi dulu pernah, lupa judulnya. Pengen nyoba nonton nih.

    BalasHapus
  31. Cantik dan ganteng banget sih pemainnya hahahaha
    Saya sering merasa ikutan kram mulut kalau nonton film Thailand mba, soalnya mereka kalau ngomong mulutnya lucu.
    Ya ampun, ini yang dibahas film, saya malah fokus ke pemainnya hahaha

    Yang jelas saya juga suka film Thailand, makanya nggak baca seksama tulisan ini, takut saya malah nonton, bukannya kerja hahaha

    BalasHapus
  32. Aku suka banget dengan penampilan artis dan aktor Thailand.
    Cantik dan ganteng paripurna!

    Sesekali suka lihat cuplikan filmnya di YouTube.
    Cuma belum berani nonton full episode, bahahaha
    Takut gak sabar tunggu ending, terus jadinya kepo dan nonton deh seharian.


    BalasHapus
  33. Jadi pengen nonton deh!
    Aku biasanya nonton drama Thailand tuh yg serem2 gitu. Belom nemu yg romantis, paling yg semi komedi sih pernah. Kayak yg i love you apa itu yg kisah guru les bahasa inggris

    BalasHapus
  34. Lucu juga ya alasan Bos memindahkan anak buah "biar tidak jomblo" . Paling tidak ia akan belajar bahwa membangun rumah tanggal tidaklah sesulit yang di bayangkan dan keturalan mau menikah

    BalasHapus
  35. Jujur daya kurang duka dengan drama thai lebih-lebih kalo horor aduhh, tapi ini lain yapemainya lebih cantik danntampan ceritanya juga lumayan menarikboleh kapan" dicoba

    BalasHapus
  36. Aku belum pernah nonton drama thailand. Tapi penasaran juga mau nonton. Tapi yang ringan-ringan saja seperti Waen Dok Mai ini :)

    BalasHapus
  37. seru banget yah kak, jadinya penasaran banget. menarik banget yah kakak penasaran jadinya. pemainnya itu cantik dan ganteng jadinya menarik banget dinonton

    BalasHapus
  38. Ya ampun kak review kemaren aja blm aku sempat nonton terus ditambah ku teracuni sama film ini heuheuu wajib nonton inj mah ya. Aku suka sama drama Thailand soale loganya itu lho kental banget.

    BalasHapus
  39. Aku belum pernah nangkep buket bunga di pernikahan jadi ga bisa kasi testi. Lumayan gregetan kayaknya ya kalau sampai 20 episode masih temenan hihihi...

    BalasHapus
  40. Hahaha mitosnya emang gtu sih, nangkep buket trus nikah. Tapi kadang tu di beberapa pernikahan udah disetting eh biar si A ya yang nangkap haha. Seru ya anggap aja doa dan perhatian biar yg dapat buket nikah jg selanjutnya

    BalasHapus
  41. Wah kalau baca review an film suka jd racun buat saya tuh..hehw..jd bikin kepo pengen nonton deh akhirnya..

    BalasHapus
  42. Wah...tahan ya mbak nonton drama Thailand sampai 26 episode kayak gitu. Saya paling banter cuma nonton film atau serial pendek yg bergenre horor dan memang seru2 filmnya, hehe.

    BalasHapus
  43. Film Thailand itu emang suka kocak ya mba, btw ini 26 episode kirain sekali habis gitu pemainnya ganteng tapi kusuka pemain Thailand itu Mario Maurer wkwkwk *emak2 genit taunya yg ganteng

    BalasHapus
  44. Pernah dapat buket waktu nikahan dan beneran mbak, tahun depannya aku married haha antara percaya dan tidak sih. Btw ini filmnya panjang banget sampai 26 episode, dari dulu wajah asia selain Indonesia saya suka Thailand mbak, manis banget apalagi ini drama romantis pasti seyum2 nontonnya..

    BalasHapus
  45. Liat beberapa cuplikan adegan romcom Waen Dok Mai yang sweet sukses bikin aku penasaran. Yang meranin juga lumayan cakep sih, jadi semangat nonton. Hehe

    BalasHapus
  46. mmm.. panjang juga 26 episode.. 13 episode aja kadang bikin penasaran dan bisa habis dalam sehari hihi.. apalagi pasangan ini menjalankan perannya dengan sangat apik jadi 26 episode mah terbayar lah hehe

    BalasHapus
  47. Ini baca review film berasa ngikutin curcol hahahaa... santae aja Jiah :))
    Being single memang bikin orang harus tough. Tough dalam hal menjawab pertanyaan dan anjuran yang tiada henti... kakakku dulu juga menghadapi hal ini. Sampai aku punya anak dua baru kakakku itu menikah, padahal usianya jauh di atasku. Jadi aku tau banget gimana rasanya being single dengan ditanya-tanya mulu soal jodoh meskipun bukan aku sendiri yang mengalaminya.

    BalasHapus
  48. Lengkap banget ini ulasannya. Gado gado saking lengkapnya hehehe...

    Pelajaran yang bisa saya ingat selalu adalah kalau ketemu sama yg masih sendiri jangan usil tanya tanya kenapa jomblo aja, kapan menikah dll dll pertanyaan sejenis. Sip. Saya ingat betul Kakak hehehe

    BalasHapus
  49. Lucu iih...lucuuuu....
    Aku juga mau ikutan nonton.
    MV nya maniiis banget..

    Aku juga suka drama yang gak banyak skinship gak pentingnya.
    Pokonya kalau timingnya oke, naah...itu baru berkesan banget.

    BalasHapus
  50. ya ampun kok seru sih. bikin pengen nonton deh, terus look mereka agak mirip orang korea ya kak. emang sekarang drama thailand nggak kalah keren daari drama korea, aku aja mulai berpaling ke thailand nih

    BalasHapus
  51. Kudu translate sendiri ya, hahahaaa
    Bisa keriting nih kalo nonton drama Tahi ini. Tapi kalo cakep ceritanya sepadan ya Ji

    BalasHapus
  52. saya kalo nonton film thailand selalu terganggu dengan suara dan logat bicara mereka, Ji. Kemungkinan saat nonton dramanya pun sama, jadi belum tertarik nonton drama Thailand :)

    BalasHapus
  53. eh emangnya buket bunga yang dilempar di pernikahan disuruh balikin lagi? hahaha... baru tahu soalnya ga pernah nangkap. Yang ada pernah lho buketnya itu berisi uang yang dibentuk bunga.

    BalasHapus
  54. Ceritanya lucu ya, drama romantis komedi ternyata seru juga ya... Saya enggak pernah nyoba nonton, abis baca ini jadi kepengaruh pingin nonton filmnya, hahahhhaha....

    BalasHapus
  55. Ini cowoknya bukan pemeran di ATM Error yaa? KOk kayaknya mirip, hehehe

    BalasHapus
  56. Cantik dan ganteng ya para pemain drama Thailand ini tapi sayangnya daku gak sreg denger logat bicara mereka wkwkwk

    BalasHapus
  57. aku belun nonton drama thailand lagi sejak nonton apa yaa judulnya yg cuman 4 episod n tentang pembunuhan remaja tea di viu.

    inget pengen ketularan nikah dg ambil melati yg jadi hiasan rambut pengantin... kakakku galak urusan yg ini. krna ga mau rangkaiannya dicolongin n merusak penampilan krna trondol, itu rangkaian bunga dikekepin pas foto bareng temen2nya. lalu berkata galak ama temannya yg nempel2 mau ambil melati: jangan nyolong bunga gua! hahaha

    BalasHapus