Explore the blog
Kamis, 17 September 2020

Berkenalan Dengan Neo Japan

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Konnichiwa! Sudah lama banget saya tidak pakai sapaan ini. Terakhir itu waktu review drama Love Lasts Forever sama This Guy is The Biggest Mistake in My Life di awal 2020. Enggak nyangka sudah mau akhir tahun ya!

Ngomong-ngomong, kali ini saya libur ngereview drama karena bingung saking banyaknya drama yang tamat, hahaha. Biar enggak kosong jatah posting hari Kamis, saya mau ngenalin kalian sama Neo Japan. Apaan itu?

channel youtube neo japan

Jadi ceritanya begini. Waktu Agustus lalu kan saya libur ngeblog dan agak malas ngedrama. Jadilah saya nonton YouTube. Mumpung ada WiFi kan. Dibayar masa enggak dipakai? Jalan-jalan ke macam-macam akun dan video. Seingat saya, waktu itu sebenarnya lagi ngepoin akun MotoGP. Saya sempat nulis Miguel Oliveira di Grand Prix of Styria karena nonton balapannya juga. Terus tahu-tahu nyasar ke video Neo Japan dengan video sahur bersama istri muallaf.

Dasar saya orangnya memang kepoan, jadilah saya nonton video Neo Japan dan suka banget. Tumben pokoknya. Biasanya tuh lihat video masak atau info lain. Kalaupun nonton vlog paling tuh Kimbab Family atau Jang Hansol yang tinggal di Korea. Sama Jerome Polin yang terkenal dengan kehidupannya di Jepang saja jarang lihat lho. Lha ini siapa pula Neo Japan itu. Selebriti juga bukan!

neo Japan dian kusuma

Neo Japan merupakan channel YouTube yang dikelola oleh Dian Kusuma. Well saya panggil nama saja ya, belum tahu usianya juga, ckckck. Dian itu asli Lombok tapi tinggal di Jepang. Saya mulai subscribe waktu diangka 500 hampir 600. Sekarang sudah mau 800K. Taglinenya, Subscribe for Beras.

Dulu Dian memang mengikuti pelatihan untuk kerja di Jepang. Dia terinspirasi dari Kakaknya yang juga pernah kerja di sana. Dan dia pun berangkat ke Jepang. Tidak semua video saya tonton. Tapi ada jarak hingga akhirnya Dian pulang ke Lombok. Selama masa kepulangan itu, Dian jadi guide.

Waktu itu katanya ada Konser Live Music tepatnya di Senggigi. Yang tampil itu banyak banget dari luar negeri dan salah satunya adalah Line Band yang berasal dari Kyoto. Guide yang berbahasa Inggris itu banyak. Tapi tidak ada yang bisa berbahasa Jepang. Jadilah temannya menawari Dian untuk memandu mereka selama 2 hari di Lombok. Siapa sangka, itu jadi awal lagi untuk jalan Dian datang ke Jepang.

line band kyoto
Line Band

Dian juga akhirnya menikah dengan warga Jepang yang jadi muallaf dengan nama Fatima. Tidak terlalu detail sih, tapi sepenangkapan saya, mereka itu berhubungan sudah lama hingga akhirnya menikah. Fatima ini cantik banget, khas orang Jepang.

Saya tertarik dengan channel Neo Japan ini bukan karena semacam cerita drama di mana cowok biasa ketemu cewek luar negeri yang cantik jelita. Bukan itu. Saya melihat bagaimana Dian ini sayang sekali dengan istrinya, mengajarkan dia tentang Islam dengan cara yang lembut. Ngemong banget sih. Kayanya baru kali ini saya suka sama suami orang, hahaha.

Selain soal istrinya yang muallaf, kehidupan mereka juga sederhana. Setelah menikah, mereka itu hidup di rumah istrinya. Kemudian mereka memutuskan untuk memulai hidup baru dari nol dengan pindah ke Kyoto. Proses pindahan juga enggak mudah karena harus rela meninggalkan semua kenyamanan yang ada termasuk soal pekerjaan.

Ada satu video tentang cerita Dian saat diterima kerja setelah 7 kali ditolak. Yang lebih membahagiakan, diterimanya enggak pakai nunggu lama dan juga tempat kerjanya dekat dari rumahnya. Sekitar 5 menit jika naik sepeda. Asli saya ikut berkaca-kaca mendengar ceritanya. Apalagi posisinya sekarang, Fatima sedang hamil. Dian merasa tidak enak saat istrinya bekerja sendiri.

Bukannya YouTube juga menghasilkan?

 

dian Fatima neo japan
IG neojapan_ Fatima dan Dian

Main YouTube memang menghasilkan. Tapi bagi Dian, niat dia ke Jepang ya memang buat kerja. Kerja real, berkeringat itu katanya lebih menyenangkan. NgeYouTube mah bisa di mana saja. Kalau kalian pikir kerjanya mentereng macam di kantor, tidak sama sekali. Dia kerja di pabrik dan Dian bilang itu cukup mudah.

Dian juga bilang bahwa tinggal di Jepang jika hanya mengandalkan YouTube, kamu akan kesusahan jika mau menyewa rumah. Kita kan enggak pernah tahu hasil dari sana itu berapa. Setidaknya kalau kerja di pabrik itu saat ditanya Mertua, mereka dapat gambaran tentang pekerjaan itu. Lalu pekerja juga dapat jaminan serta pembayaran pajak dan lainnya. Setidaknya hidup mereka aman dari bayar ini itu jika punya pekerjaan.

Dari video Neo Japan saya juga jadi tahu bahwa Orang Jepang cukup menginginkan privasi. Hampir sama kaya orang Korea umum. Jadi Dian juga enggak sembarangan saat ambil video. Dia enggak videoin Mertua juga keluarga. Sama Istrinya juga enggak sering divideokan. Jika mau saja atau sama orang yang benar-benar akrab.

Karena rata-rata videonya adalah seputar keseharian, ada tuh videonya yang bilang telah berhasil beli tanah. Saya pikir betulan tanah buat bangun rumah. Secara harga tanah di sana enggak murah. Pas lihat deskripsi, kok ratusan ribu? Ternyata tanah buat bertanam coba. Sebungkus, paling seember gitu.

Kalau di Indonesia mah tanah minta aja ya. Kaya Tetangga juga sering tuh ambil tanah kompos di belakang rumah. Kalau di Jepang ternyata harus beli. Dian bilang itu lumayan buat tanam Kangkung dan Bayam. Enggak mudah ternyata tinggal di luar negeri.

Saya harap Dian dan Fatima akan tetap sederhana selalu. Mereka yang apa adanya itu yang membuat saya tertarik. Semoga mereka juga dilimpahi kebahagiaan dan keberkahan, amin....

Sekian dulu cerita saya tentang channel Neo Japan. Kalian ada yang sudah nonton juga? Jika belum, silahkan cari di YouTube ya! Sampai jumpa. Happy blogging!

Whould you like to comment?

  1. aku jadi penasaran sama channelnya Neo Japan, melucur ah biar gak boisen nonton drama yg sebelah trus :)
    Aku sering nonton video Jerome tuh Jiah bener banget di Jepang kalau mau ambil video pas tahu buat youtube banyak yg gak mau tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Drama sebelah yang mana tuh? Hahaha. Aku pun sekarang jarang ambil video orang lain. Mikir kalau mereka gak nyaman

      Hapus
  2. Aamiin.
    Hahaa, kata siapa tinggal di luar negeri enak yaa? Setuju banget kerja real itu berkeringat tapi menyenangkan pisan yaaa.
    Aku jadi pengen kepoin chanelnya,

    BalasHapus
  3. aku belum pernah nih buka chanel Neo Japan jadi penasaran haha kayak apa isinya

    BalasHapus
  4. Saya belum pernah lihat channel Neo Japan ini. Mau lihat kok takut kalau saya jadi ikutan suka sama suami orang hehehe....

    BalasHapus
  5. Belakangan ini memang kisah tentang keseharian lebih disukai masyarakat karena ringan dan menghibur. Apalagi masa pandemi gini orang pada males mikir berat, hidup uda berat

    BalasHapus
  6. Sama kayak waktu aku di Sydney waktu bikin video dan foto aja harus izin dan beberapa dari mereka juga gak mau di video atau foto. Padahal waktu disana pengen banget bikin video tentang kegiatan di pasar tradisonal tapi ternyata gak bisa segampang itu.

    BalasHapus
  7. Wkwkwk. Ngakak di bagian bisa beli tanah. Tapi gapapa lah ya, bertahap kali. Ntar bisa beli lahan beneran ((LAHAN)) biar gak salah lagi. Wkwkwk

    BalasHapus
  8. Belum pernah intip channel neo japan nih.

    Btw, setuju jg nih keknya hidup di luar negeri itu gak senyaman yg dikira ya..

    BalasHapus
  9. Dorama nggak kalah bagus dari drakor ya mbak..
    Neo japan bisa jadi surganya pecinta dorama

    BalasHapus
  10. Kirain tadi tu merk produk apa gitu dari Jepang. Kirain juga Dian tu cewek. Tapi kok punya istri namanya fatimah. Hihi...efek teman saya yang namanya Dian tu cowok. Wah menarik mb, kehidupan Dian dan istrinya. Jadi pengen nonton juga. Habis ini kepoin ah...

    BalasHapus
  11. AKu juga subscriber dan viewer Neo Japan :D
    Kyknya dulu karena kepoh kepengen tahu kehidupan org Jepang seperti apa sih. Soalnya seringnya kan liat perempuan WNI nikah ma cowok Jepang, nah ini kebalikannya, jd menurutku menarik :D

    BalasHapus
  12. Pernah ada live musicnya di Senggigi? Oalah, saya gak pernah denger euy. Eh tapi emang jarang ke Senggigi sih, kecuali emang lagi pengen staycation sekitar sana atau mau ajak anak-anak ke pantai.

    BalasHapus
  13. Jadi penasaran sama youtube channelnya Dian. Biasanya kalau youtube pernikahan campuran gitu biasa nonton yng suaminya Indonesia dan istrinya orang Jerman.

    BalasHapus
  14. Belum pernah ngikutin sih mba tentang video Neo Japan.. jadi penasaran nih sama isi biar bisa terinspirasi

    BalasHapus
  15. Iya pernah baca bukunya sastrawan Indonesia yang lama di Jepang, orang Jepang circlenya sempit ya mainnya ya teman dari kecil..dan privat pisan..menarik nih channel-nya...

    BalasHapus
  16. Saya belum pernah nonton nih, seru banget ya menghibur sekaligus menambah wawasan...

    BalasHapus
  17. (((Baru kali ini aku suka sama suami orang)))) monmaap, aku ngakak Mba, hahahhahaha. Langsung dong jiwa detektif emak2 ku membuncah. Ya ampun, aku kira Dian itu cewek loh, wkwkwk.

    BTw istrinya cantik banget, tinggi putih pula. Si Dian bikin iri cowok2 Indonesia aja, hahaha. Itu yg unlike ada 1rb aku liat postingan ngidam Yakiniku, kuyakin itu cowo2 yang iri, hahahah

    BalasHapus
  18. Iya mbak, kebanyakan orang jepang ga suka diekspost kecuali yangsudah mengijinkan ya. Saya juga kadang bingung mau posting foto teman teman waktu di jepang Kuatir ga berkenan

    BalasHapus
  19. Wah menarik nih, pengen coba kepin channelnya deh.
    Selama ini kebanyakan kan suami yang WNA, baru kali ini tahu istrinya yang WNA.

    Bagian terngakak pas beli tanah, di Indonesia juga tanahnya beli buat nanem taneman. Harga tanah disana mahal ngga ya per kg nya?

    BalasHapus