Explore the blog
Sabtu, 11 Januari 2020

Review Drama Thailand I Wanna Be Sup'Tar

Bismillaahirrahmaanurrahiim....

Pernah berpikir jadi orang terkenal? Apa yang kamu lakukan untuk meraih mimpimu itu?

Sawadikha! Saya tidak terpikir untuk jadi Superstar. Rasanya akan banyak hal yang harus dikorbankan, termasuk mungkin kehidupan pribadi. Yap, itu juga dialami oleh Win Pakorn.


Win Pakorn adalah bintang terkenal yang tiba-tiba meredup karena sebuah video skandal yang menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang Gay. Dia pun menyepi dari keartisan dan baru kembali ke Thailand setelah 5 tahun kemudian.

Wan Nueng adalah gadis muda yang bermimpi untuk menjadi aktris terkenal. Dia melakukan banyak hal mulai dari figuran hingga mengikuti kontes-kontes. Sayangnya, belum banyak yang melihat bakatnya karena memang aktingnya masih sangat payah.

Di Thailand, Wan Nueng hidup sendiri karena orangtuanya pergi ke LN setelah menjual rumahnya dengan maksud agar dia mau ikut pindah. Tapi Wan Nueng adalah gadis yang penuh semangat dalam mengejar mimpi. Karena masih belum berhasil, Wan Nueng menumpang tidur di rumah lamanya yang sudah terjual karena berpikir belum ada yang menghuni.

Setelahnya, ternyata pembeli rumah Wan Nueng adalah Win. Untuk menghindari media, Win memilih menyepi di rumah itu. Masalahnya, Win tidak tahu jika Wan Nueng ada di sana juga. Pertemuan pertama mereka yang membuat tidak nyaman ditambah insiden serumah, bagaimana kelanjutkan hubungan mereka? 

Title: I Wanna Be Sup'Tar
Native Title: วันหนึ่งจะเป็นซุปตาร์
Also Known As: I Wanna Be a Sup'tar , I Wanna Be Superstar
Directors: Koo Ekkasit Trakulkasemsuk
Genres: Comedy, Romance
Tags: Cohabitation, Actor, Cold Man
Country: Thailand
Type: Drama
Episodes: 26
Aired: Aug 3, 2015 - Oct 27, 2015
Aired On: Monday, Tuesday
Network: GMM 25
Duration: 50 min
Cast:
Push Puttichai Kasetsin as Win Pakorn
Mahapreukpong Ariigantha as Wan Neung
Virithipa Pakdeeprasong as May
Tao Sattaphong Phiangphor as Mee Dee
Mai Natha Lloyd as Taweenan [Wan Neung's mother]
Thanawat Prasitsomporn as Luk Pit
Hiranyasap Toon as Panot [Win's Father]
Anuruk Boompermpoon (Bom) as Tom

Review Thailand Drama Wannueng Jaa Pben Superstar


Saya nonton ini sebenarnya karena waktu itu belum move on dari Waen Dok Mai yang telah mempertemukan kembali Push Puttichai dan Gypso. Saya cari dong drama pertama mereka jadi lawan main dan ketemu I Wanna Be a Sup'tar. Lakorn ini sendiri tayang pada tahun 2015.

Ketika baca sekilas sinopsisnya, karena mereka akhirnya satu rumah dan profesinya artis, saya pikir akan seperti Full House. Eh ternyata tidak sama sekali. Beda banget, dan tidak juga seperti cerita Because This is My First Life yang sampai minta uang buat bayar cicilan apartemen. Eh tapi si Win minta bayaran listrik juga air dari Wan Neung juga sih, hahaha.

Jadi ceritanya, si Wan Neung ini akhirnya ketahuan sama Win kalau dia tinggal di rumahnya. Awalnya Win kira suara seram adalah hantu, tapi malah Wan Neung. Dan adegan Wan Neung kucing-kucingan sama Win ini asli ngocok perut. Saya sampai syok karena Gypso bisa akting seperti itu, jauh banget dari sosok Waen yang elegan. Sementara si Win ini juga sama kacaunya. Jadi kalau mereka bersama, sebenarnya klop banget. Sama-sama ngawurnya. Win yang rapi sementara Wan Neung agak norak dengan pakaian yang ngejreng. Jangan lupa, sepatunya juga kanan kiri beda warna.


Singkat kata karena Win melihat potensi Wan Neung, akhirnya cowok itu mau mengajari cara berakting. Ini juga masih sedikit diam-diam karena Win tidak ingin media tahu keberadaannya.

Win sudah merasa damai, eh mantan Managernya muncul lagi karena dendamnya masih belum kelar. Dia tahu bahwa Wan Neung ini sangat diperhatikan oleh Win. Karena masih polos banget, Wan Neung akhirnya mau tanda tangan kontrak sama mantan manager Win dengan iming-iming jadi bintang populer. Masalahnya, Wan Neung hanya dimanfaatkan untuk menjebak Win agar kembali ke dunia artis. Lalu apakah yang akhirnya dipilih Win? Bagaimana dengan Wan Neung sendiri?

Seperti yang saya bilang di awal, nonton I Wanna Be Superstar ini lucu karena kelakuan polos Wan Neung. Ditambah lagi Win yang sok-sokan dingin tapi sebenarnya peduli sekali.


Saya bahas kisah cintanya dulu ya. Bisa dibilang ada 3 kisah cinta yang mewarnai Drama Wannueng Jaa Pben Superstar ini. Pertama Wan Neung ini disukai oleh sahabatnya Mee Dee. Tapi Wan Neung akhirnya suka sama Win. Win punya mantan yang juga artis bernama May dan ingin kembali merajut kisah kasih bersama. Winnya sendiri merasa nyaman dengan Wan Neung. Lalu Mee Dee juga dekat sama May sebagai dokter dan pasien. Sudah bisa dibayangkan kisah cinta mereka? Ini masih belum ditambah keruwetan temannya Win.

Kisah cinta yang bikin gemes sebenarnya. Maklum, saya lebih suka percintaan polos antara dua orang yang baru pertama kali jatuh cinta. Kalau ada pemeran kedua, mantan, dan lainnya, ini bikin kesel dengan berbagai macam alasan. Satu hal sih, saya suka banget waktu Win dan Wan Neung pergi ke pantai buat liburan, tanpa media. Benar-benar menjadi diri mereka yang apa adanya.

Kisah kedua jelas soal Wan Neung yang berusaha menggapai mimpinya setelah berjuta kali menjadi figuran. Gadis itu yakin betul jika passionnya memang jadi artis. Sampe pamer-pamer ketiak karena sebenarnya Gypso memang jadi model Deodorant. Makanya Win juga semangat waktu ngajarin. Itu juga mengingatkan pada dirinya yang lalu, yang memang menyukai akting. Tapi karena videonya viral, jadilah dia mundur.

Di Thailand meski memang terkenal dengan Lady Boy, banyak penyuka sesama jenis, tapi tetap saja kalau ada di dunia artis, akan jadi cerita tersendiri. Win ini normal dan kena kasus kaya gitu. Jadilah karirnya hancur. Beda ya kalau itu artis memang 'Enggak Bener'. Meski begitu, untungnya orangtua dan sahabat Win tetap ada untuk mendukungnya. Kalau di drama Korea, ada kisah Joo Gi Bbeum Devilish Joy dan Oh Yoon Seo Touch Your Heart yang jatuh bangun jadi artis.


Dunia artis memang sangat rentan dengan yang namanya pelecehan seksual. Kalau ketemu manager baik yang memang mendukung karirmu, maka kamu akan naik. Tapi jika ketemu orang brengsek, kamu akan diperas keringatnya, bahkan ditakut-takuti dengan insiden video dan lainnya. Perlu dicatat bahwa tidak hanya perempuan, laki-laki juga bisa jadi korban pelecehan seksual.

Seperti kasus kemarin yang viral dan sangat mencoreng bangsa kita. Ada Reynhard Sinaga, warga Indonesia yang dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan Manchester, Inggris karena didakwa atas pemerkosaan dan pelecehan seksual lusinan pria. Laki-laki? Yes, dia Gay. Si Reyn ini lebih dahulu memberikan obat GHB atau gamma-hydroxybutyrate sebelum melakukan pencabulan. Itu obat terlarang karena sebenarnya sangat berbahaya bagi tubuh bahkan bisa membuat over dosis. Yang diberi ini, badannya bisa sangat rileks, bahkan amnesia, sampai tidak tahu apa yang terjadi padanya. Jika Reyn ini tidak narsis dengan merekam video dirinya saat melakukan itu, mungkin kejahatannya tidak akan terbongkar.

Tidak ada kejahatan yang sempurna memang. Setelah dua tahun persidangan, akhirnya Reyn mendekam di penjara seumur hidup. Tapi itu bukan akhir bagi para korban. Luka batin, pasti. Baik wanita atau pria, yang namanya jadi korban pelecehan bahkan pemerkosaan ya akan sangat memengaruhi psikologis. Banyak yang akhirnya menyalahkan diri sendiri.

Di Indonesia sendiri, masih sangat sering kan korban malah dipersalahkan. Jika yang jadi korban adalah anak-anak, saat tidak mendapat penanganan yang tepat, bisa jadi mereka akan melakukan hal itu pada orang lain di saat mereka dewasa. Ini juga jadi PR Kita yang sering kali suka menghakimi kehidupan orang lain. Betapa tidak mudahnya bangkit dari hal mengerikan itu. Jadi teringat Ariel X Kenangan yang Berpulang.

Kita yang dewasa, kita yang waras, jangan pernah bosan untuk mengingatkan tentang pendidikan seks sejak dini. Anak harus tahu mana anggota badan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Ingatkan juga untuk tidak mudah percaya pada orang asing, bahkan jika dia kelihatan baik. Waspada itu wajib adanya. Jangan lupa, cintai anak dengan sepenuh hati kita agar mereka tidak merasa diabaikan.


Dan jika kamu punya mimpi, maka kejarlah semampumu. Memang akan ada hal yang kamu korbankan. Tapi ingatlah bahwa, apa yang kamu tanam itulah yang kamu tuai.

Ada yang sudah menonton Drama Thailand I Wanna Be Sup'Tar ini? Atau ada cerita tentang memperjuangkan sesuatu? Share pendapat kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging!

Sumber gambar: Mydramalist & student-weekly

Whould you like to comment?

  1. Waahh romatis juga reviewnya tentang kisah film thailand yang terkenal dengan Lady Boynya.😄😄

    BalasHapus
  2. Ternyata ya meskipun sudah biasa penyuka sesama jenis di Thailand, tetap saja bisa hancur karir seseorang. Quote yang terakhir .... setuju banget sama Jiah. :)

    BalasHapus
  3. Baca reviewnya kebayang ceritanya type yg komedi romantis gitu ya. Film thai saya baru pernah nonton yg horror2 aja

    BalasHapus
  4. Asyik juga baca bagian cerita drama ini. Di antara buming nya review drama Korea, ini di luar itu muncul review drama Thailand. Keren hehehe...

    BalasHapus
  5. Udah lama ga nonton yang Thailand emang suka lucu-lucu ya mba, btw kasus reyn itu emang ngeri yah tapi kalau ga divideoin akan selamanya dia berburu trus sudah waktunya dunia tahu si Reyn ini hehehe

    BalasHapus
  6. Penting banget mengajarkan bagian mana yang ga boleh disentuh orang lain. Aku pun begitu ke anak-anak.

    Apalagi sekarang, ga laki ga perempuan, sama bikin deg-degannya.

    BalasHapus
  7. Sepertinya saya ingin menonton, soalnya liat pemainnya cakep-cakep dan baca reviewnya hehe. Menjual banget nih film

    BalasHapus
  8. Wah aku penasaran dg endingnya nih.. Awalnya kukira seperti full house, tapi ternyata tidak ya? Hehe..

    BalasHapus
  9. Pada nonton film Thailand dimana sih? TVku pakai indihome, nggak ada Thailandnya. Dulu waktu masih tinggal di Batam bisa nonton TV Thailand pakai parabola.

    BalasHapus
  10. Baca mereka serumah jd inget drakor full house mbaa xixixi
    Saya belum pernah lihat film inii
    Cuma kalau diliat dr tulisan mb kok kekny bagus y
    Dunia serasa anomali
    D saat yg lain mundur dr dunia artis yg lainny lagi ngebet bgt jd artiss

    BalasHapus
  11. Ceritanya sarat makna. Intinya ketika kita menginginkan sesuatu jangan sampe mati-matian berkorban. Yang wajar saja supaya tidak terasa sakit ketika mengalami kegagalan. Aku termasuk orang yang gak suka nonton Drakor, tapi setelah baca ringkasan ceritanya jadi tertarik terutama setelah tahu bahwa cerita sebenarnya membawa penonton untuk tahu sesuatu hal. Bener banget siapa yang menanam kelak ia akan menuainya.

    BalasHapus
  12. Kisah cinta yang ruwet kayanya nih hehehe, Jiah sukanya yang polos-polos ternyata. Eh tapi kalau melihat cerita antara dua orang yang pertama kali jatuh cinta itu bikin aku senyum2. Sayang banget ya win kena kasus.

    Kalau di Indonesi akadang karena takut dan malu memilih diam karena itu nanti korban yang malah jadi disalahkan padahal pelaku harus dikasih hukuman supaya jera ya.

    BalasHapus
  13. Trus akhirnya gimana kelanjutan Wan dan Win ini, Ji? Terakhirnya kok malah jadi ke Reyn hahahaa... bikin terdistraksi. Aku penasaran lho jadinya Win gimana, bisa balik lagi ke dunia artis apa enggak?

    BalasHapus
  14. Berjuang untuk mendapatkan sesuatu itu memang ngga bisa dipungkiri, bagaimanapun juga usaha tidak ada menghianati hasil, biasanya jika kit berusaha sungguh sugguh maka apa yang kita perjuangkan akan didapat, waktu kecil aku ingin peringkat 1 di kelas, dan itu terwujud dengan penuh perjuangan, saat dewasa aku ingin punya jam bagus dan terwujud dengan menabung.. dan masih banyak lagi... Alhamdulillah

    BalasHapus
  15. Belum sih belum nonton. Ini Jiah biasa nonton pakai apa? Maksudnya download atau di Netflix sih? Jadi mulai tertarik drama² Thailand juga nih saya.

    BalasHapus
  16. drama dari Thailand juga makin banyak ya mba...saya melihatnya ceritanya mirip - mirip yaaa. Tapi I never watched it btw hehehe

    BalasHapus
  17. Saya jarang nih nonton drama Thailand tapi baca ulaan film ini sepertinya menarik. Apalagi banyak adegan kocaknya karena kepolosan si pemain. Btw pesan di endingnya jleb banget nih. Yap, benar-benar jadi tugas besar bagi orang tua ya agar mendidik anaknya , termasuk mengenalkan pendidikan seks sejak dini agar mereka bisa terhindar dari pelecehan seksual yang semakin merajalela sekarang ini.

    BalasHapus
  18. Kayaknya, aku pernah dengar kalimat judulnya, tapi nggak tahu kalau itu drama dari negara tetangga. Mirip Korea, ya.

    BalasHapus