Selasa, 22 Januari 2019

# 2018 # 2019

Review Drama Korea Memories of The Alhambra

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Kamu suka main game? Bagaimana kalau dunia games masuk ke dunia nyatamu?

Annyeong hasimnikka! Masih hangat nih drama di pembahasan Warganet yang Budiman. Sampai trending topic juga lho kemarin! Apa coba? Ya Memories of The Alhambra yang dibintangi uri ahjussi Hyun Bin dengan lesung pipinya.



Yoo Jin-Woo adalah CEO dari sebuah perusahaan investasi Jaywon Holdings yang sedang mengalami masa sulit karena penghianatan sahabat juga mantan istrinya. Dia sedang melakukan perjalanan bisnis di Barcelona, ketika tiba-tiba ada telepon yang memintanya untuk mengunjungi Hostel di Granada, Spanyol. Hostel tua tersebut bernama Bostnia yang dikelola oleh Jung Hee-Joo.

Yoo Jin-Woo kemudian mencari tahu siapa dan untuk apa seseorang menelponnya. Ternyata dia Jung Se-Joo pengembang game AR Memories of the Alhambra. Game tersebut juga didaftarkan atas nama Jung Hee-Joo, kakak perempuan Se Joo. Tak ingin kalah dari Cha Hyung-Seok yang juga menginginkan game tersebut, Yoo Jin-Woo membeli lisensinya secara langsung pada Hee Joo.


Tak sampai disitu, Yoo Jin-Woo dan Cha Hyung-Seok memainkan game tersebut di Granada. Sayangnya setelah pertarungan sengit, Hyung-Seok ditemukan meninggal dan menghantui Jin-Woo. Banyak yang menganggap Jin-Woo gila, bahkan hidupnya tak berjalan dengan baik karena dia ada di dunia nyata tapi NPC Game terus menyerangnya. 

Setahun berlalu. Jin-Woo bukan dia yang dulu. Untuk hidup, dia harus terus main game, meningkatkan level dan juga mencari keberadaan Jung Se-Joo agar tahu apa yang salah dengan gamenya. Ini juga janjinya pada Hee Joo. Bisakah dia melakukannya?


Drama: Memories of the Alhambra
Revised romanization: Alhambeuraui Gungjeonui Chooeok
Hangul: 알함브라 궁전의 추억
Director: Ahn Gil-Ho
Writer: Song Jae-Jung
Network: tvN
Episodes: 16
Genre: Thriller, Scifi, Mystery
Release Date: December 1, 2018 - January 20, 2019
Runtime: Sat. & Sun. 21:00
Language: Korean
Country: South Korea
Cast:
Hyun-Bin
Park Shin Hye
Park Hoon
Kim Yong-Rim
Chanyeol
Lee Re
Lee Hak-Joo
Lee Si-Won
Kim Eui-Sung
Ryu Abel
Lee Seung-Joon
Min Jin-Woong
Cho Hyun-Chul
Han Bo-Reum
Lee Jae-Wook
Park Jin-Woo
Kim Hyun-Mok
Kim Joon-Eui
Kim Doh-Yon
Park Hae-Soo
 

Review Korean Drama Memories of the Alhambra 


Sebelumnya saya mau nanya, yang nonton Memories of the Alhambra sudah sehat hatinya? Sudah jernih pikirannya? Yuk move on, hahaha! 

Jadi ketika trailer drama ini muncul, terus terang saya tidak ada niatan nonton walaupun sebenarnya saya suka Hyun Bin juga Park Shin Hye. Alasannya sih genrenya bukan saya banget. Thriller juga misteri gitu. Apalagi saya tidak nonton drama sebelumnya yaitu Room No. 9 yang ada misterinya juga. Pas saja deh!


Tapi kemudian Teh Erry gencar banget ngomongin uri Hyun Bin ini. Kok ya kangen juga setelah mengingat masa unyu di Secret Garden juga Heartstring dan setelah masuk minggu kedua, akhirnya saya coba nonton 1 episode. Waw, ternyata Hyun Bin masih seganteng itu, ckckck! 

Secara alur, ini beda banget dari drama lainnya. Tema yang diambil adalah tentang game Augmented-Reality (AR). Game ini adalah teknologi yang gabungin benda maya dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekadar menambahkan atau melengkapi kenyataan (Wikipedia). Contoh mudahnya itu game Pokemon Go yang sempat booming pada tahun 2016 lalu. Di game Memories of the Alhambra pakainya bukan ponsel, tapi lensa pintar gitu. Pakai di mata dan tada, bisa main deh!


Jika Encounter memakai setting Kuba - Korea, Memories of the Alhambra berlatar istana Alhambra, Granada Spanyol juga Korea. Ada juga bagian pembahasan Alhambra, Fatima, dan Kunci Surga dan ini mengingatkan saya akan Sejarah Kebudayaan Islam yang pernah saya pelajari di sekolah bertahun-tahun lalu. 

Setelah masa Khulafaur Rasyidin, Kekhalifahan dipegang oleh Bani Ummayyah. Nah, di sini ada Masa Kejayaan Islam yang berhasil menaklukkan Eropa. Bahkan dulu Andalusia pernah jadi ibukota. Nah yang sekarang ini kita mengenalnya sebagai Spanyol.


Alhambra (Bahasa Arab: الحمراء = Al-Ħamrā'; berarti "merah") itu nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari kekhalifahan Bani Ummayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (Al-Andalus), yang mencakup wilayah perbukitan di batas kota Granada. Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya sekitar tahun 889 Masehi (Wikipedia). 

Karena ada masa kejatuhan Islam, banyak banget masjid di Eropa yang akhirnya jadi Gereja. Ilmu pengetahuan yang terkumpul juga akhirnya jatuh ke tangan Eropa. Jadi bila mereka yang non Muslim memahami bahwa Fatimah binti Muhammad SAW pemegang kunci surga, ya tidak salah. Kalau di Islam, untuk masuk surga ya beda lagi urusannya. Yang jelas Fatimah memang jadi salah satu wanita yang akan masuk surga. 

Kembali lagi ke alur cerita ya. Secara keseluruhan, saya suka dengan jalannya cerita di Memories of the Alhambra ini. Maju mundur cantik, tidak membuat saya bingung. Lumayan terbiasa dengan hal ini. Hyun Bin luar biasa meranin seorang Yoo Jin Woo yang dikhianati, lalu ngegame dengan semangat sampai putus asa juga ketika orang yang didekatnya berakhir tragis. Ekspresi Hyun Bin dapat banget ketika senyum, nangis, sampai kesakitan. Matanya itu lho berbicara banget. Dan dia juga laki-laki biasa yang terjebak dengan wanita yang tidak mencintainya.


Park Shin Hye, kok dia nangis mulu sih? Kata saya sih dia berperan sebagai wanita biasa yang kalau sedih ya nangis juga. Dia berusaha kuat untuk keluarganya. Tapi ketika ketakutan tetap menunjukkan manusiawinya. Ingatkan adegan awal-awal ketika dimarahi Hyun Bin lalu dia pegang sapu sambil naik meja? Nah, gitu deh!


Chanyeol, elah dia kok masih pantes jadi anak belasan tahun ya! Akting dia ketakutan lalu lari-lari dapet banget! Kalau di awal tidak sebagus ini, saya mungkin tidak akan lanjut nonton. Aktingnya lebih menantang di sini daripada di Secret Queen Makers juga So I Married an Anti Fan.


Lalu orang-orang sekitar Jin Woo dan Hee Joo juga bolehlah. Saya paling suka Lee Re sebagai Jung Min-Joo adik bungsu Hee Joo. Ketika dia ngobrol sama Jin Woo kok gemesin banget ya. Saya suka aktingnya sama seperti saat di Please, Come Back Mister. Kemudian ada Min Jin-Woong pemeran Seo Jung-Hoon, sekretarisnya Jin Woo. Dia unyu dan terus terang saya tidak rela saat dia akhirnya mati. Seperti Pak Yoo, saya juga kehilangan Seo Biseo ini. Waktu adegan di episode 16, saya sampai berkaca-kaca lihat Jin Woo dan Jung Hoon.


Orang-orang yang main game juga keren. Bisa banget deh mereka seolah-olah perang, jumpalitan, lari-lari. Spesial juga buat Cha Hyung-Seok (Park Hoon) dan Seo Jung-Hoon (Min Jin-Woong) yang jadi A non-player character (NPC) tanpa ekspresi. Untuk Cha Byung-Joon (Kim Eui-Sung) si Kakek pembuat masalah ini, emang enak lu diajakin ngegame tanpa senjata!


Jadi kenapa nih game Memories of the Alhambra eror? 

Menurut perkiraan Jin Woo, ada yang tidak beres saat di Kafe Alcazaba, di mana di sini seharusnya jadi tempat yang damai untuk istirahat para pemain. Di masa lalu Alcazaba sendiri adalah benteng buat perlindungan. Nah si Emma yang merupakan NPC yang terinspirasi dari Hee Joo adalah lambang perdamaian. Ini juga yang nanti semacam nuntun Jin Woo menuju akhir. 

Kok di akhir Emma nusuk Jin Woo? 

Secara progam Jung Se-Joo, Emma akan membunuh apa-apa yang dianggap Kekutu. Bukan Sekutu, tapi Kekutu. Kekutu (Bug) adalah suatu cacat desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang mengakibatkan terjadinya galat pada peralatan atau program sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya (Wikipedia). Paham kan ya?


Lalu apa lagi Instance dungeon itu? Adalah sebuah area khusus, biasanya penjara bawah tanah yang menghasilkan salinan lokasi baru untuk setiap grup, atau untuk sejumlah pemain tertentu, yang memasuki area tersebut dari dunia virtual (Wikipedia). Bisa disebut benteng mungkin yang digunakan saat mereka terancam.

This is not happy or sad ending but open ending 

"Kepercayaan adalah keajaiban yang mengubah dunia, bukan teknologi" 

Ending drama Memories of the Alhambra ini mengingatkan saya akan novel Elipsis. Euwige Liefde is liefde die niet meer terugkomt. Cinta yang abadi adalah yang tak kembali. Ending seperti ini memang sangat tidak disukai oleh banyak orang.


Seperti yang saya tulis di Ceriwis, Nonton Drama Korea Banyak Maunya, ketika memutuskan untuk nonton on going, maka saya menyiapkan hati untuk rating yang tidak tinggi bahkan ending yang tidak bahagia versi banyak orang. Jujur saya tidak kaget dengan akhir cerita Memories of the Alhambra mengingat track record penulis naskahnya W dan sutradara dari Rooftop Prince ini. Kalau saya sih merasa ini cukup logis.

Tidak ada yang sia-sia dari drama ini. Saya pikir, Jin Woo telah membuktikan perkataannya dan Hee Joo selalu memercayai itu, meski semua berjalan tidak sesuai rencana. Anggap saja Jin Woo adalah Ashabul Kahfi yang terlelap dalam gua selama 309 tahun dan terbangun sebagai bukti kebesaran Tuhan. Se Joo saja bisa kan balik setelah ngumpet di Instance dungeon.


Jadi, ini drama recommended enggak sih? 

Jika kalian suka suasana baru dengan setting yang berbeda, suka misteri dan tantangan, kalian harus nonton Memories of the Alhambra. Alur cerita tidak mudah ditebak dan kita akan ikut deg-degan setiap Hyun Bin main game. Dan jika kalian golongan yang suka manis-manis dan bahagia lahir batin, maaf ini bukan drama yang kalian cari. Ingat itu ya!


Dan sudahkah kalian nonton Memories of the Alhambra? Masih bertanya-tanya soal misteri yang belum terjawab? Saya sih sudah cukupkan di sini saja karena tidak semua hal bisa diungkapkan. Dan jangan lupa, kalau main game itu secukupnya biar tidak kecanduan ya!

Sampai jumpa. Happy blogging!



Sumber gambar:
Asiawiki, Wikipedia, Pinterest

49 komentar:

  1. Paling nyesek lagi pas liat sekretaris Seo ditusuk Jin Woo pake pisau Emma :'( makasih mbak tulisan-tulisannya selalu mewakili perasaanku entah di instagram atau di blog hihiii... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan piso sih, kunci. Aku hampir mewek juga itu

      Hapus
  2. Jujur saya tidak terlalu suka dengan drama atau film korea. Ulasan ini cukup lengkap dan semoga bisa membantu saya untuk menonton dramanya

    BalasHapus
  3. Drama yang menggabungkan antara games dan dunia nyata atau sebaliknya makin marak aja ya ternyata, terakhir saya lihat ada drama series di china yang mengangkat kombinasi antara VR MMORPG dan dunia nyata. btw Park Shin Hye makin anggun ya, hehehe

    BalasHapus
  4. Film yang sering diceritain sama adikku. Akhirnya kau bisa baca reviewnya. Oke juga jalan ceritanya. Agak beda dengan alur drama korea kebanyaklan ya kak

    BalasHapus
  5. aku kapan ya bisa ke Alhambra hmmm....kota sejarah. Aku belum pernah nonton film ini, tapi kayaknya seru juga ya mbak

    BalasHapus
  6. Saya bener-bener enggak paham sama yang namanya drama Korea. Sepertinya kalo diliat dari review ini, drama ini agak berbeda dari drama-drama yang lain, ya? Agak menantang gitu karena ada tusuk-tusukan. :D

    BalasHapus
  7. Waw, sangar banget alur ceritanya. Games dan dunia nyata jadinya beda tipis. Dan sebagai pemilik game pulak.
    Ide ceritanya antimainstream baanget

    BalasHapus
  8. Kenapa aku merasa ada spoiler di sini. Tapi, ya, justru itu membuatku semakin tertarik untuk kepoin drama ini. Entar deh, kalo aku sudah kerja dan pas bosen, aku sempatkan nonton drama ini. Semoga bagus dan maknyus! Amin!

    BalasHapus
  9. Teman-teman yang hobi nonton pada ngomongin ini. Baca ini jadi makin pengen nonton. Tapi takut ketagihan aku tuuu. :(

    BalasHapus
  10. Baca judulnya aku udah deg-degan, apakah Zinu akan muncul menemuiku :-D
    Tapi aku suka kok filmnya ada bau-bau games gitu AR.
    Jung Min-Joo kalau ngomong suka polos atau blak-balakan tapi lucu cara nyampaikannya.
    AKhirnya aku nonton Secret Garden aja sekarang Jiah

    BalasHapus
  11. Nonton eps 1 la nut eps 2 nagih, dan masih terpotek hatiku lihat akang huunbin jadi butiran garam, dan bener banget di drama ini, mata hyunbin berbicara banget, aktingnya keren

    BalasHapus
  12. Aku sukanya yang happy ending, setelah cerita berakhir masih bisa senyum2 bahagia, lega hahaha. Sepertinya seru nih ada games AR nya segala.

    BalasHapus
  13. Aku nonton drakor ini baru dua episode, mba Jiah. Mau ngelanjutin lagi tapi belum melulu karena keasyikan sky castle dan juga drama yang lain. Makasih review dan kayaknya aku akan lanjutin nonton deh :)

    BalasHapus
  14. Udah pasti lah ya saya gak pernah nonton serial Korea genre apapun. Tetapi, gara-gara jadi trending topic, saya jadi penasaran. Langsung tanya ke sepupu yang kebetulan lagi menginap di rumah. Eh, ternyata dia sukanya serial Korea yang drama percintaan yang manis-manis gitu, deh. Jaid gak terjawab pertanyaan saya hahaha

    BalasHapus
  15. Terus terang aku gak nonton, jd aku gak nyambung sama hestek itu pas rame2 hehe. Tapi lumayan lha hesteknya bikin adem medsos :D
    Mungkin nanti kalau agak seo aku catch up deh drama ini :D Yaaa walau spoiler2nya banyak bermunculan di sana-sini hehe

    BalasHapus
  16. Aku kira filmnya bakalan banyak bahas game, ternyata tetap ada unsur romance nya...makasih infonya ya Ji,...

    BalasHapus
  17. fix mau nonton ini. Selipan sci fi nya kayaknya seru.. kayak bbrp dorama yang pernah gw tonton, mngkn drakor jg bisa bikin yang seru nih

    BalasHapus
  18. Aku suka yang manis-manis dan ringan ceritanya. Eh tapi para pemainnya manis-manis, gimana dong? Hahaha.
    Btw itu yg cowok pemeran utama (males mau liat siapa namanya :D) kayak temenku wajahnya. Haha.

    BalasHapus
  19. Aku nggak terlalu suka drakor dan belum nonton yang ini, tapi memang penasaran banget karena hampir di semua medsos pada ngomongin Alhambra. Untung ada reviewnya Mba Jiah, jadi ada bayangan pas ada teman yg ngebahas Alhambra ini hehehe.

    BalasHapus
  20. Penasaran sama Alhambra karena settingnya di Granada, dari dulu selalu kagum sama daerah-daerah di Andalusia, bangunannya keren-keren semua :)

    BalasHapus
  21. yang tentang game kayaknya seru, ceritanya unik berbeda dengan drama biasanya. Cocok nih ditonton saat me time :D

    BalasHapus
  22. Aku mau donlot ini tapi akhirnya minta ke temen yang udah donlot lengkap. Aku kalau nonton drakor, liat-liat dulu pemainnya cantik ganteng apa enggak. Kalau enggak, males nontonnya hahaha. Kenapa nggak suzy aja ya yang jadi pemeran utama wanitanya. Park shin hye bagus juga sih aktingnya, cuma menurutku, cenderung sama dan gampang ditebak gitu perubahan mimiknya di setiap tokoh yang dia mainin.

    BalasHapus
  23. Pas lihat Jin woo main game di jalan jadi kebayang sama orang-orang yang mainain game pokemon go, apalagi ini game AR kebayang serunya

    BalasHapus
  24. Tema dramanya unik juga ya...menyatukan dunia game dengan dunia nyata. Meskipun agak aneh jalan ceritanya bagi saya, tapi kalau liat pemerannnya unyu-unyu gitu, bakalan ditonton dengan anteng, deh!

    BalasHapus
  25. Jadi penasaran...tp klo endingnya ga happy ending jadi gmn gitu, agak mls nontonnya. Takut aja kecewa ga sesuai ekspektasi meski sudah jaga diri buat ga berekspektasi tinggi2. Tp biasanya sih nek yg main oke2, pasti ada something special di dramanya.

    BalasHapus
  26. Oh ternyata serial Memories of al Hambra tuh ceritanya tentang game ya. Banyak yang kecewa ya kayaknya, karena gak sesuai bayangan atau ekspektasi di imaji penontonnya. Hihiii, Jiah sendiri udah move on atau belum?

    BalasHapus
  27. Ah ya, hestek ini yang sempet tt di twitter ya. Jadi penasaran dan baca ulasannya eh malah jadi penasaran, padahal aku gak gitu ngerti drama Korea. Namanya itu lho, kok ya mirip semua, susah aku ngapalinnya wakakaka

    BalasHapus
  28. Aku sebenarnya suka drakor tapi suka kebawa baper jd mendingan menghindar deh hahaha

    BalasHapus
  29. Walapun sudah ratusan purnama nggak pernah lagi liat drakor, tapi kalau pas BW ke blognya Jiah, saya kok suka ya baca pelan-pelan. Dan... kali ini akhirnya ngerti deh drakor yang lagi banyak diomongin itu. Keren ya emang orang Korea kalau bikin cerita. Lha setting game aja bisa dipaduin sama sejarah.

    BalasHapus
  30. Kak jiah aku suka baca review nya yang mengaitkan drama korea sama sejarah peradaban islam hahaa sesuatu yang gak aku temui di review drama korea blog lain hehe. Btw tadinya ga tertarik nonton ini, tapi gara gara baca review mu jadi pengen

    BalasHapus
  31. Aku udah lama nggak nonton drama. Hehe. Tapi, waktu itu pernah lihat postingan Instagram di Alhambra. Itu bagus banget. Btw, semoga segera move on buat yang nonton. Aku nggak sengaja baca ending-nya. Hehe.

    BalasHapus
  32. Awalnya ya mba. Banyak yang ngeshare di fb memories of alhambra aku bener2 ga paham kalo itu drakor. Ya Allah. Kebangetan ya aku. Eeeiiimm

    BalasHapus
  33. Akhirnyaaaa kamu tulis review-nya jugaaaa. Aku tuh capek baca status rang-orang tentang drakor ini di FB tapi aku gatau ceritanya kayak apa. :D Apakah aku harus mulai nonton drakor?

    BalasHapus
  34. Yakin ak pengen nonton Jiah. Penasaran ahhahah untung 16 episode ya hahahaah
    siap cari telkom ah, tapi memori di leptop masih penuh dengan PR drama lain. Siap maraton lagi nih biar nggak ketinggalan, ahahaha masuk trending topic pula. Daebak!

    BalasHapus
  35. Menurutku ending drama ini keren. Kalau yang ngarep hepi ending yang jelas sejelas Kang Chul di W mungkin bakal kecewa ya, tapi buatku endingnya bagus he he.

    BalasHapus
  36. Nyimak reviewnya saja dulu, mba hihihi karena belum pernah nonton. kemarin nonton yang di TV drakor itu ternyata aku ketinggalan sesi akhirnya

    BalasHapus
  37. Dijagat facebook pada bahas ending film ini tapi aku sendiri belum nonton sih , jadi penasaran juga sama alur ceritanya.

    BalasHapus
  38. Duh, drama yang bikin geger dunia per-drakoran nih. Hehehe... aku awalnya males nonton episode terakir. Karena keburu buka TT di Twitter. Tapi pas udah ngeberanikan diri, ternyata biasa aja. Aku gak baper deh. Aku akhirnya ngerti kenapa mesti begitu. Berharap ada season 2 aja. :))))

    BalasHapus
  39. Ow jadi ini nyeritain tentang orang yang tenggelam dalam game yang dimainkannya meskipun sedang berada di dunia nyata? Apa jangan-jangan merupakan kritik terhadap mereka para gamer yang sampai lupa dunia nyata kalik ya hehehee...

    BalasHapus
  40. Ini drakor yang hestek nya akhir-akhir ini viral banget ya..hiks aku belum nonton euy.

    BalasHapus
  41. AKu jadi inget main ke Alhambra tahun 2009 sama keluarga.. cantik bangeeeeet tempat ini

    BalasHapus
  42. kutak menyesal nonton drama ini. daebak pokoknya mah. soal ending, menurutku hepi ending kok :D

    BalasHapus
  43. Waktu sempat jadi trending topik, aku ga tau loh mba kalo ini adalah drakor wkwk setelah searching baru deh pahaam ��

    BalasHapus
  44. Aku mau lihat ini tapi ga ada di Viu, jadi bingung kalau kudu download.

    Entah kenapa ga masuk di VIU. Kalau Encounter, update terus dan mewek. Pengen ke KUBA meweknya bukan karena romantismenya haha

    BalasHapus
  45. Aku skip nonton ini, gara-gara beredar kabar endingnya yang begitu itu jadi cuma nonton encounter :D

    BalasHapus
  46. Hahahahha hebat banget ya fansnya drakor sampe bisa TT 1 ngalahin buzzer politik. Hahahah. Fans drakor bersatu tak bisa terkalahkan :D

    BalasHapus
  47. Penasarannnnn. Jadi pengen nonton deh. Aku suka thriller drama mbaaa. Apalagi hyun binnya tampan sangat hehe

    BalasHapus
  48. ok, googling terus download biar bisa nyambung dunia perkorea-an kita kak. hahahaha

    BalasHapus