Explore the blog
Kamis, 30 Juli 2020

Review Film Thailand Low Season

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Kalian kalau liburan pilih kapan? Saat ramai atau saat yang sepi? Apa alasannya? 

Sawadikha! Sudah terlalu lama di rumah saja, rasanya kangen buat liburan. Sayangnya sedang pandemi. Jadi mari lebih menyabarkan diri. Ngomong-ngomong kalau boleh milih kapan waktu berlibur, saya akan pilih Low Season karena memang lebih suka saat sepi. Tapi enggak kaya film Thailand satu ini ya!

สุขสันต์วันโสด

Lin baru saja patah hati oleh pacarnya yang seorang superstar. Dia kemudian pergi dari kota besar dan memilih berlibur saat Low Season dengan harapan tak harus bertemu dengan turis lain yang mungkin membuatnya tak nyaman. Lin kemudian bertemu dengan Pud, penulis skenario yang sedang menulis film horor. Sementara Lin sendiri punya kemampuan khusus yaitu melihat roh.


Lin kemudian ikut Pud menuju resor dan malah bertemu orang-orang aneh yang sedang berpesta. Ternyata mereka datang di musim terendah liburan dan sama-sama sedang menyembuhkan luka.


Lin dan Pud akhirnya bergabung dalam petualangan melewati banyak hal termasuk makhluk astral yang ada di sana. Mereka berbagi kisah termasuk cinta. Tapi, apakah itu benar-benar cinta? Atau hanya perasaan yang singgah sementara?

見鬼的戀愛季節

Title: Low Season
Native Title: สุขสันต์วันโสด
Also Known As: 見鬼的戀愛季節Genres: Horror, Comedy, Romance, Supernatural
Tags: Scriptwriter, Expedition, Break Up, Famous Lead/Common Lead, Nature, Sassy Female Lead, Screenwriter, Vacation, Ghost-seeing Female Lead, Heartbreak
Director: Nareubadee Wetchakam
Country: Thailand
Type: Movie
Release Date: Feb, 2020
Duration: 2 hr. 5 min
Cast:
Mario Maurer - Pud
Ploypailin Thangprapaporn - Lin
Joke Akarin Akaranithimetrad - Om
Nicky Nachat Juntapun - Vittaya
Four Sakolrat Wornurai - Noon
Chunechomboon Sriphan - Aom
Zung Kidakarn Chatkaewmanee - Tor
Morakot Liu - Get
Nakhorn Silachai - Karay

Review Thai Movie Low Season Happy Single Day 


review thailand movie low season

Karena kemarin masih terlena dengan romansa lakorn My Husband in Law, akhirnya saya melanjutkan nonton film Thailand Low Season. Dalam bahasa Thailand bisa disebut S̄uk̄hs̄ạnt̒ wạn s̄od, bahagianya jadi single, gitu kali ya. Saya pertama kali melihat Mario Maurer di Crazy Little Thing Called Love. Tahu dia main ini, jadi hayuk deh.


Low Season Happy Single Day ini film komedi romantis dan horor berdasarkan kisah yang hampir nyata. Sebelumya saya pernah nonton Pee Mak dan Saranae Siblor, film Thailand yang juga hantu-hantuan dan dibintangi Mario. Meski kurang suka horor, tapi ini horornya bukan yang murni gitu. Hantunya jadi pelengkap karena karakter Lin itu bisa melihat roh dan Pud penulis skenario film horor. Membuat saya teringat drama Hotel Del Luna.


Sebelum berlanjut, kita tahu harus tahu soal masa liburan. Ada Peak Season, masa paling ramai. Lalu High Season, musim yang ramai biasanya saat anak sekolah libur. Dan terakhir Low season, musim liburan yang paling sepi pengunjung.


Jika putus maka menangislah yang keras, lalu jadilah tangguh. Jangan perlihatkan padanya kalau kau sedih

Patah hati membuat Lin memutuskan untuk berlibur ke Chiang Mai meski saat Low Season. Dia kemudian bertemu Pud dan menumpang untuk sampai ke Kew Mae Pan. Tujuannya untuk menghapus jejak karena dia dan mantan pacarnya pernah ke sana.


Kew Mae Pan itu ada di dataran tinggi dan kudu mendaki. Jadi kalau ke sana harus hiking dan trekking. Ini jadi favorit banget buat pecinta alam. Letaknya sendiri ada di dalam area Taman Nasional Doi Inthanon. Harus memakai Pemandu ya. Jangan sendirian!


Karena belum memutuskan pergi ke mana, Lin akhirnya ikut Pud. Mereka pergi ke homestay Khn pheìng s̄od yang bisa berarti kesatuan yang belum menikah. Kalau menurut Pud, tempat itu disebut C'est la Vie. Penginapan dengan pemandangan alam. Asli menarik banget. Kamp bukit gitu. Jadi saat malam akan terlihat langit yang bertabur bintang. Romantisnya!



C'est la Vie merupakan ungkapan dalan bahasa Prancis. Secara harafiah berarti Itulah Kehidupan. Maksudnya sih tidak usah dipikir-pikir karena begitulah keadaannya. Menggambarkan film Low Season banget!


Homestay C'est la Vie ini dikelola oleh Om dan Aom. Pengunjungnya macam-macam dan dari berbagai kalangan. Tapi satu hal yang jadi persamaan. Mereka sama-sama bepergian untuk menyembuhkan patah hati. Mereka berbagi kebahagiaan dan keseruan bersama.



Pud pun mengajak Lin untuk jalan-jalan. Jangan dibayangkan perginya ke tempat bersejarah atau hits ya. Mereka masuk hutan, persawahan, derah terpencil gitu. Pud ingin mengunjungi temannya yang bernama Karay. Tujuannya buat mencari inspirasi dan riset bakal naskah film horornya. Nah si Karay ini bisa melihat hantu. 


Lin yang sebenarnya bisa melihat roh, mau memberi tahu Pud. Tapi laki-laki itu terlalu asyik ngobrol dengan Karay bahkan mereka diijinkan untuk menginap karena sudah malam. Esok hari saat Pud mencari Lin, akhirnya dia tahu bahwa Karay sudah meninggal. Jadilah dia sadar bahwa yang mereka temui adalah hantu.


Setelah meninggalkan rumah Karay, mereka berjalan dan nyasar di hutan. Ada hal konyol mulai dari kena lintah dan juga susah payah petik pisang karena lapar. Sampai malam hari mereka tertidur. Ketika melanjutkan perjalanan, terdengar suara siulan. Mereka teringat cerita Karay tentang siulan yang merupakan cara roh berkomunikasi. Untungnya bukan hantu dan mereka berhasil kembali ke homestay


Setelah berpetualang menegangkan, Lin dan Pud menghabiskan waktu melihat bintang. Malam itu mereka juga berbagi sedikit kisah. Esok harinya, mereka juga jalan-jalan bersama dan menimbulkan getaran cinta. Sampai kembali, Tor mantannya Lin menelpon lewat smartphone Pud dan berhasil membuat suasana tidak nyaman. Kalau sudah begitu, bagaimana akhir liburan di Low Season ini?


Two is company, three's a crowd
Orang ketiga tidak diterima ketika dua orang kekasih ingin sendirian dengan satu sama lain

見鬼的戀愛季節 - Hell's Love Season 

review film low season hells love season

Saya sudah beberapa kali nonton film dan drama dengan tema perjalanan lalu bertemu orang asing, menghabiskan waktu bersama dan jatuh cinta. Seperti Hello Stranger, 12 Nights, atau The Package. Tapi nonton Low Season benar-benar memberikan rasa yang berbeda karena nuansanya sedikit horor. Meski begitu, kalian jangan ragu buat nonton karena hantunya enggak ganggu. Bikin kaget doang. Saya saja sampai ketawa sendiri, hahaha. Kalau ada ungkapan untuk tidak berduaan karena yang ketiga adalah setan, maka cocok banget sama film ini.



Karakter Lin mengingatkan saya akan Na Bong Sun Oh My Ghost yang juga mempunyai kemampuan melihat makhluk halus. Meski terbiasa, tidak mudah bagi mereka (yang bisa melihat makhluk halus) hidup seperti itu. Makanya Lin sampai dikatain aneh (mungkin gila)  sama mantan pacar atau laki-laki yang ingin dekat dengannya. Get, teman Lin pun menasihati agar Lin tidak mengatakan itu pada siapapun hingga akhirnya kehidupan percintaan Lin agak membaik. Di sini, Lin belajar untuk menerima dirinya yang memang punya kelebihan khusus.



Lalu karakter Pud, dia Penulis skenario film horor tapi sebenarnya cukup penakut. Dia punya sisi unik karena pekerjaan utamanya adalah Beauty Blogger. Satu adegan untuk penjelasan ini, asli lucu sekali. Karakter lain juga pas dan membawa ceritanya sendiri.


Mengambil setting di Chiang Mai, tapi untuk tempat penginapan atau yang berhantu, tempatnya sangat rahasia ya. Jadi tak perlu khawatir buat berkunjung ke kota terbesar ke-2 di Thailand dan terbesar di utara Thailand ini. Saya sih suka banget dengan suasana alamnya apalagi terletak di antara pegunungan.


Bisa dibilang Low Season Happy Single Day itu salah satu film yang menunjukkan patah hati tapi dengan tidak berlarut dalam kesedihan. Ada sih bagian sisi sentimental, tapi lebih banyak keseruan mereka menjelajahi banyak hal termasuk hal-hal romantis. Hantunya juga muncul cuma memperlihatkan keberadaan mereka, bukan buat mengganggu. Bagaimanapun kita harus menghormati mereka juga.

review low season happy single day

Jika kalian suka film dengan tema petualangan, jangan ragu buat nonton Low Season ini. Nontonnya saat malam hari biar suasana seramnya terasa. Atau ada yang sudah nonton? Share pendapat kalian ya! Sampai jumpa. Happy blogging! 

Sumber info dan gambar:
Mydramalist
https://www.facebook.com/pg/lowSeasonMovieTH/

Whould you like to comment?

  1. Happy ending ga, Mba? Saya mau dong linknya. Lagi cari film yg genrenya begini. Romcom unik. Tapi beneran hantunya ga nakutin kan? Soalnya saya penakut banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lucu kok,gak nakutin. Cuma ngagetin, hahaha

      Hapus
  2. Wah, ini unik banget nih. Aku juga nonton Pee Mak dan suka banget!
    Kayaknya penuh dengan cinematografi yang apik banget ya film ini

    BalasHapus
  3. Hahhaaa, suka banget sama kata2 ini..
    "Jika putus maka menangislah yang keras, lalu jadilah tangguh.Jangan perlihatkan padanya kalau kau sedih"

    Jadi inget pernah muda, waktu putus sama pacar pertama, wakakakak sekenceng-kencengnya nangis di hutan sendiri, wakakkakaka.

    Btw kalo aku suka piknik kapan aja, tergantung mood dan yang ngajak. Tapi kalo sendiri lebih suka kalo pas sepi.

    BalasHapus
  4. Baru tahu nih ada film berdasar kisah yang hampir nyata, maksudnya gimana?
    Biasanya kan berdasar kisah nyata, atau hanya kisah rekaan saja.

    btw, aku juga kalau liburan milihnya pas hari kerja gitu, pas orang-orang masih sibuk kerja. Lebih senang suasana yang sepi biar bisa menikmati

    BalasHapus
  5. kemarin mau nonton ini juga! tapi nggak jadi. tapi kayak seru setelah baca! ok, otw nonton

    BalasHapus
  6. Siaappp, kayaknya daku mau nonton ahh
    Aku syukaakk ama pilem2 Thai yg kece gini

    BalasHapus
  7. Udah 6 bulan nih, mau akhir tahun, udah sangat suabaaarrr wkwkwkw.
    Wah utk pertanyaan awalnya jelas aku pilih saat sepi mbak, krn gak suka berada di suatu tempat rame org, makanya kalau mudik aku gk pilih saat lebaran hehe :
    Jd ini ada horornya tapi ya ada romantisnya gtu ya?
    Itu kalau liburan dalam kondisi patah hati kyknya bakal susah deh krn msh ada beban di hati, kecualiiiii ya kalau dia pd akhirnya nemu cinta baru, dan keknya gtu yaaa hahaha ya sudahlah yg penting mup on ikut seneng deh :D
    Bomat ma hantu2annya wkwkwk

    BalasHapus
  8. Ternyata film thailand bagus juga yaa. Sampai sekarang, film Thailand yang pernah saya tonton itu yaa cuma Bad Genius.

    BalasHapus
  9. Ini unik juga, romcom berbalut horror. Jadi penasaran sama endingnya, apa Pud jadian sama Lin? Semoga si mantan yang ganggu momen itu terhempaskan aja.

    BalasHapus
  10. Saya pun lebih suka memilih liburan di low seasons. Selain lebih sepi, harga-harga hotel juga lebih murah. Kalau motret destinasi gak akan berebutan dengan turis lain. Dan benar liburan di kala low season paling tepat untuk menyembuhkan luka patah hati seperti yang dialami Lin :)

    BalasHapus
  11. Aku kira bakal ada hantunya beneran tadi, hehe. Thailand kan terkenal film hantunya kan Mba. Yang sudah bosan sama drakor bisa ke drama Thailand kayanya, karena mereka juga bagus konsep ceritanya

    BalasHapus
  12. Wah, udah lama gak nonton film Thailand nih,
    Masih suka rada terganggu sama bahasa dan logat ngomongnya deh ehehehehe

    Tapi penasaran juga sih, pengen coba nonton film yang ini deh

    BalasHapus
  13. Film komedi romantis dan horor berdasarkan kisah yang hampir nyata? Kisah siapa, Jiah?

    Baca ini jadi ingat kupernah lho mendengar suara siulan setiap malam selama bertahun-tahun. Dan baru tadi suamiku cerita kalau dulu almarhum ayahnya pernah cerita papasan dengan orang di jalan, siang hari, setelah orangnya lewat baru ngeh kalau ybs baru meninggal pas sepekan lalu .... ih kenapa jadi saya yang horor ini.

    BalasHapus
  14. aku senengnya kalau sepiii mba biar ngga antri, ribeet, dan foto bisa nyaman hehehe. Seri yang satu ini seru jugaa ya

    BalasHapus
  15. Two is company, three's a crowd => Saya suka dengan caption ini. Suka bikin gregetan deh orang ketiga. Pengen nyubiiiitt :D

    BalasHapus
  16. molly selalu penasaran sama cara baca tulisan thailand, gimana coba bacanya? tulisannya kya cacing kepanasan gitu loh *ups hehe

    BalasHapus
  17. Ah bener banget, putus cinta itu bikin kita lemah banget, bersedih banget tapi setelah itu kita jadi lebih kuat. Dan akupun suka liburan saat sepi

    BalasHapus
  18. Sempat penginapan tempat syutingnya diekspos wah bakalan pada takut nggak ada lagi yang mau menginap di sana hehe.

    BalasHapus
  19. Begitu tahu yang main Mario, aku langsung download tuh. Tapi mpe sekarang masih blom sempet nonton juga. Ntar malem aahhh...

    BalasHapus
  20. Aku kayaknya belum pernah nonton film Thailand deh, cuman kalau iklan-iklannya bikin nangis ya. Menyentuuh banget

    BalasHapus
  21. Thanks jiah for you review about the film of low season. Its make fee want to watch it

    BalasHapus
  22. Kok seru ya film thailand ini juga. tapi thailand film pendeek iklannya aja bagus-bagus, pasti yang begini juga kece ya mak. pengen nonton tapi takut ga sempet nonton

    BalasHapus
  23. Aku inget C'est la Vie , inget girlgrup kesukaan aku zaman dulu, B*Witched.
    Ceritanya hantunya Thailand ini lumayan relate sama hantu Indonesia, huihii...serem.

    BalasHapus
  24. Kompleks banget ya kayaknya ceritanya, btw aku baru tahu film thailand mbak, kayaknya kdu nonton nih yaa, biar jadi referensi aja sih, karena biasanya kita nonton korea atau dorama jepang yaa, penasaran juga sama yang thailand

    BalasHapus
  25. Aku suka film petualangan dan sepertinya film ini bakalan ada di daftar antrian film yang kutonton. Seru keknya 😃

    BalasHapus
  26. Boleh juga nih nonton filmnya aq suka film petualang gitu, udah lama juga aq ga nonton film hehehe

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman