Explore the blog
Sabtu, 08 Desember 2018

Review Crazy Rich Asians Movie

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Apa jadinya kalau punya pacar kaya sementara kamu orang biasa? Maukah bertahan atau mundur karena segala perbedaan! 


Aloha! Akhirnya saya nonton film Crazy Rich Asians, hahaha. Nunggu hampir empat bulan dan baru lihat. Padahal sudah banyak tandingannya dari Crazy Poor Asians, sampai Crazy Rich Surabayan yang kemarin booming lagi gara-gara ada yang menikah di Bali dan ngasih ongkos pulang pergi.


Rachel Chu menerima ajakan pacaranya Nick Young pulang ke Singapura untuk menghadiri pernikahan sahabatnya Colin dan tunangannya Araminta. Rachel adalah seorang profesor ekonomi dan teori permainan di New York University (NYU) di New York City. 

Sejak naik pesawat, Rachel merasa aneh karena terbang di kelas bisnis. Nick akhirnya bercerita bahwa keluarganya kaya, tapi dia tidak terlalu nyaman dengan itu. Bersama Rachel, dia ingin menjadi orang biasa.


Ketika sampai di Singapura, Rachel bertemu temannya Peik Lin. Mereka mengobrol dan kaget saat Rachel mengatakan bahwa Pacarnya adalah Nick Young. Peik Lin dan keluarganya memberi tahu bahwa Keluarga Nick sangat kaya raya. Orang-orang kaya di sekelilingnya tak akan menyukai kedekatan Rachel yang dari kalangan biasa. 

Rachel tetap bertahan dan bertemu keluarga Nick. Sayangnya ibu Nick, Eleanor tidak menyukai Rachel dan menganggapnya tidak cukup layak untuk puteranya. Apa yang akan dilakukan Rachel? Bagaimana dengan Nick sendiri? 

Sutradara: Jon M. Chu
Producer: Nina Jacobson, Brad Simpson, John Penotti
Skenario: Peter Chiarelli, Adele Lim
Berdasarkan: Crazy Rich Asians
oleh Kevin Kwan (2013)
Dibintangi:
Constance Wu
Henry Golding
Gemma Chan
Nico Santos
Lisa Lu
Awkwafina
Ken Jeong
Michelle Yeoh
Musik: Brian Tyler
Sinematografi: Vanja Cernjul
Editor: Myron Kerstein
Perusahaan produksi: SK Global Entertainment, Starlight Culture Entertainment, Color Force, Ivanhoe Pictures, Electric Somewhere
Didistribusikan: Warner Bros. Pictures
Tanggal rilis: 7 Agustus 2018 ( TCL Chinese Theatre )
15 Agustus 2018 (Amerika Serikat)
Waktu: 120 menit
Negara: Amerika Serikat
Bahasa: Inggris
 

Review Film Crazy Rich Asians 


Film ini diadaptasi dari buku dengan judul yang sama. Meski film hollywood, tapi pemerannya berasal dari Asia, keturunan Asia gitulah. 

Biar pun judulnya Crazy Rich Asians tapi saya melihatnya seperti Bagaimana Cara Memenangkan Hati Ibu Mertua. Itu yang paling mengena di hati saya. Mungkin karena saya single dan sedang mencari mertua, hahaha.

Orang kaya mainnya di sini

Saya pikir, setiap Ibu pasti ingin yang terbaik untuk anak laki-lakinya. Dikisahkan bahwa Rachel ini berpikiran terbuka, mengejar passion dan kebahagiaan dengan mengajar. Bagi Eleanor, Ibu Nick, keluarga adalah segalanya. Jadi ketika menjadi seorang istri, dia akan mengabdi. Eleanor seolah ingin membuktikan kelayakannya. Makanya dia memutuskan keluar saat kuliah dan menemani suaminya. 

Rachel sendiri meskipun sangat mencintai Nick, dia tidak mengambil kesempatan saat pria itu melamarnya. Dia tidak ingin Nick memilih dirinya dan meninggalkan keluarganya. Di sisi lain, Rachel menunjukkan siapa dirinya bahwa dia pintar, dia bisa beradaptasi, dan membaur dengan keluarga Nick.


Saya jadi teringat drama Korea Marriage Not Dating. Pemeran utama wanitanya Jang Mi juga seperti Rachel. Dia ingin memenangkan hati calon Ibu mertuanya, dia ingin dapat pengakuan bahwa dia layak untuk anak laki-lakinya. Kuncinya adalah bermain untuk menang, bukannya mencoba untuk tidak kalah. 

Saya pribadi juga berpikir bagaimana nanti saat saya bertemu Ibu Mertua? Apa yang dia pikirkan tentang saya? Apa saya bisa membahagiakan anaknya? Bagi perempuan, suami bisa jadi surga. Tapi suami, dia tetaplah anak Ibunya.

Mencari Restu Mama Mertua

Karena ini Crazy Rich Asians, harus juga ya membahas kekayaannya. Orang kaya mah bebas seperti adegan pertama di mana Ibu Nick membeli hotel tempatnya menginap. Kita tuh memang enggak boleh melihat orang dari luarnya. Siapa tahu yang pakai sandal jepit ternyata pengusaha berlian. 

Ibu Kaya dan anak Gadisnya yang pada ribut karena Nick bawa pulang pacarnya memang jengkelin. Mereka mungkin berpikir bahwa menikah harus dengan yang sekasta. Bagi mereka, Rachel mungkin hanya Cinderella yang ingin kekayaan saja. 

Ada juga cerita tentang Astrid, sepupu Nick yang berusaha diam-diam belanja karena tak ingin menyinggung perasaan suaminya yang juga orang biasa. Keputusan yang besar dan saya pikir pemikiran Astrid sangat tepat. 

Yang paling saya suka saat Nick dan Rachel wisata kuliner. Makanan asia gitu, ada sate juga. Termasuk saat makan bersama keluarga Nick di mana ada Lapis juga Klepon. Saya tidak tahu di Singapura menamai itu apa. 

Saya juga suka hubungan Rachel dan Ibunya. Mereka saling menguatkan dan mendukung keputusan masing-masing. Adegan pernikahannya juga beda. sudah cantik tapi kok ya basah-basahan, hahaha.

Nikah basah-basahan. Orang kaya mah bebas!

Alur Crazy Rich Asians ini sebenarnya umum, cuma ya glamornya itu lumayan wow. Ada adegan yang bikin kita ikutan senyum juga kok. Bolehlah kalau mau nonton. 

Saat kamu mencintai seseorang, kamu harus berjuang bukan hanya memenangkan hatinya, tapi hati keluarganya juga. Mungkin Ibu Mertua tidak menyukaimu, tapi itu bukan jadi alasan untuk jahat pada menantumu. Doakan saya agar bertemu Ibu Mertua yang baik hatinya ya!


Ada yang sudah nonton Crazy Rich Asians? Paling suka adegan mana hayo? Share pendapat kalian ya! 

Sampai jumpa. Happy blogging!

Sumber gambar

Would you like to comment?

Yani mengatakan...

Baru aja nonton film ini kemarin, selain rachel suka banget sama aktingnya peik lin dan astrid, they stole my attention, klo ga ada mereka cerita gak idup ya hihi, btw kue klepon kalo org sana bilang kue melaka :)

Jiah Al Jafara mengatakan...

Iyes, kalau gak ada Peik Lin sama Astrid bikin cerita berwarna

Irly mengatakan...

Calon menantu idaman, semoga bertemu dengan suami dan mertua yang baik hati dan sayang banget sama dirimu yaaa ^^

Anne Adzkia mengatakan...

Saya kepingin banget nonton ini, tapi belum kesampean mbak. hehehe

Siti Faridah mengatakan...

Belum nonton nih. Di bioskop masih tayang nggak ya? Padahal aku penasaran banget. Pengen baca bukunya juga deh.

bundayati.com mengatakan...

Jiaaah, tembak fulu camernya baru anaknya, yang anaknya udah memenuhi segala selera Jiah, hahahaha...kalo gak goal ntar bunda yang maju demi Jiah #Paansihbuuun?

Rizka Edmanda mengatakan...

aku belum sempat nonton film ini, tapi baca reviewnya kayaknya seru ya

Rani R Tyas mengatakan...

Meskipun yang memerankan Elanor adalah Michele Y, tapi aku malah suka dengan peran Elanor. Dia sudah bertindak benar menurut kaca mata dia, karena nyatanya toh dia memang seorang wanita tangguh. Dan makjleb ketika Rachel menantang permainan mahyong dengan Elanor, dia membuktikan bahwa pemenangnya adalah orang yang membiarkan orang lain menang.

Beautyasti1 mengatakan...

Belum nonton crazy rich manapun mba, hehehe btw crazy rich surabaya juga adakah? Atau bagaimana? Ku kudet banget nih hehehee

Keke Naima mengatakan...

Belum menonton, saya pengen baca bukunya dulu. Biasanya saya lebih suka baca dulu bukunya ^_^

Fairy Books mengatakan...

Aku juga udah nonton mba, banyak yg komen katanya bagian tokoh Astrid kurang, but so far film ini cukup menghiburlah

herva yulyanti mengatakan...

aku malah taunya meme crazy rich doang wkwkwk filmnya belum nonton nih mba

Mechta mengatakan...

Nah aku malah penasaran dgn novelnya nih..hehe...

Dewi Natalia mengatakan...

Paling lucu pas Rachel lagi makan sama keluarganya Peik Lin. Itu epic banget mba. Aku sampai ngakak. heheheh

Siti hairul mengatakan...

Tapi kayaknya ga asyik tinggal di Singapore, ga boleh nyebrang sembarangan, rumahnya apartemen ga bisa meliara ayam deh Jiah hahahahaha

Emanuella Christianti mengatakan...

((( Bagaimana Cara Memenangkan Hati Ibu Mertua))) Hehehe, pas saya baca review film ini saya juga kepikiran hal yang sama lo Mbak.... Semangaaattt!

Tuty Queen mengatakan...

Aku udah nonton juga nih mbak, dan memang poin yang aku suka itu justru bagaimana menaklukkan hati calon mertua nya ya.

lendyagasshi mengatakan...

Aku gak suka banget Marriage Not Dating.
Hahah...langsung nyamber kalo bahas drama Korea yaa...?

Btw,
Crazy Rich ini macam Cinderella Jaman Now gitu yaa...

Rach Alida Bahaweres mengatakan...

Aku udah nonton dan aku suka zemua cuplikan filmnya. Menghibur deh film ii

Lidya Fitrian mengatakan...

Aku ketinggalan filmnya nih Jiah, aku pikir gak bagus makanya gak nonton di bioskop tapi banyak yang review jadinya pingin nonton juga

Nyi Penengah mengatakan...

Eaaaa, ayo JIah semoga lekas menemukan ibu mertua hahahaah
aku tinggal sama mertua ini di Comal, alhamdulillah sudah memenangkan hatinya hahaha

Hidayah Sulistyowati mengatakan...

Aku gagal nonton krn ditinggal, trus gak ada temen nonton, huehuee


Download di mana Ji, aku mau nonton di rumah aja lah

April Hamsa mengatakan...

Hehe kalau di Surabaya ada mall yang walau pengunjungnya makai sandal jepit dan kaus oblongan justru mereka ini kalau beli2 langsung cash hahaha.
Aku makin penasaran nih sama filmnya. Pasti senyum2 dan geleng2 nonton org kaya bebas beli2 haha

Yoanna Fayza mengatakan...

belum nonton, tapi banyak review bagus tentang film ini. Semoga bisa secepatnya nonton ah :)

Eka Mustika @umijourney mengatakan...

Pengen banget nonton apa daya ga ada teman nonton ini kemqrin. Baca riviu aja dah senang

Istiadzah mengatakan...

Nonton ini so sweet banget bikin senyam-senyum sendiri n bikin nangis juga, huhuhu. Tapi ada yg bikin janggal sih, masa si Rachel nggak bisa nyari tau tentang Nick di Google? Katanya Professor? Kan, aneh. :D

Indah Nuria Savitri mengatakan...

aku akhirnya nonton film ini dan suka bangeeeet. Rachel kereen hehehe...dan Michelle Yeoh juga mainnya juara ya. Emosinya dapet banget! Aku nontonnya di pesawat Garuda niiih mba

Eka Rahmawati mengatakan...

Saya tuh salut sama si Rachel. Dia tuh gambaran wanita idaman dan independent banget. Hehehe

Nurul Noe mengatakan...

Belum nontoon, udh lama gk pernah nontoon. Hehehe. Cukup bahagia aja lah baca2 reviewnya begini, biar gk kudet2 amaat soal film hehe

untari travel notes mengatakan...

jadi inget pas pertama kali mau ketemu ibu mertua (dulu masi calon), itu rasanya deg-degan parah. Duh mpe keringat dingin. Tapi bumerku di mata anak-anakya galak tp sama mantunya baik

Handriati mengatakan...

Aku belum nonton hiks...
Dan penasaran pakek banget, apalagi habis baca ini huhuhu...
kudu nonton ini mah :D

Komentar saya moderasi. Tinggalkan jejakmu di sini, Teman!