Explore the blog

Mengenal UPS System Beserta Fungsinya



Geoman Electrical DNY provides products such as UPS Systems (uninterruptible power supply) in Singapore, with pre-sales communication with on-time delivery and prompt after-sales support

Sabtu, 04 September 2021

Selain Tas Sekolah, 6 Barang Ini Harus Disiapkan Sebelum Belajar Tatap Muka

Bosan dengan Pembelajaran Jarak Jauh? Sudah bersiap untuk Belajar Tatap Muka? Saya, tentu saja!

Halo, apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia ya. Senang rasanya karena setelah drama PJJ selama setahun lebih, akhirnya kabar gembira datang. Pertanggal 23 Agustus 2021 kemarin, belajar tatap muka sudah diadakan.

Kok enggak was-was atau bagaimana? Kan Korona masih ada!

Ya, itu benar. Namun bagaimanapun, Anak-anak butuh bertemu Guru juga Teman-temannya. Di Jepara sendiri PPKM ada di level 3. Pembatasan masih, tapi tidak seketat dulu. Orang-orang juga mulai melakukan vaksinasi. Jadi saya pikir, tak masalah jika masuk sekolah.

Karena lagi-lagi masih pandemi, PTM juga punya aturan. Dalam seminggu, Anak masuk 3 kali dan dimulai dari pukul 7 pagi sampai 11 siang. Kalau bisa diantar jemput jika memungkinkan. Tiap kelas dibagi 2 kelompok belajar maksimal 15 siswa. Dan karena belum ada yang jualan, Anak membawa bekal sendiri. Tak lupa protokol kesehatan standar seperti masker dan hand sanitizer.

7 Barang Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Belajar Tatap Muka


Sebenarnya ini persiapan standar ya, tapi yuk mari kita cek dulu. Siapa tahu lupa karena setahun tidak sekolah, hehehe. Ini dia:

tas sekolah dan barang lain untuk belajar

  1. Seragam. Ini sih tergantung kebutuhan, tidak setiap tahun beli jika masih muat. Seragam Keponakan SD dari awal memang beli ukuran besar. Alhamdulillah bisa dipakai. Mungkin setahun lagi ganti
  2. Buku Tulis. Ini wajib meski tidak masuk sekolah sekalipun. Untuk jumlah, tergantung tiap kelas dan pelajarannya
  3. Alat Tulis dan Gambar. Ini juga barang wajib ada. Bolpoin, pensil, penggaris, alat gambar juga penting. Lebih enak punya barang pribadi apalagi lagi pandemi
  4. Tempat Pensil. Dulu barang ini jadi sesuatu yang mewah, tapi sekarang tidak lagi. Tempat pensil ini membantu merapikan alat tulis. Toh harganya sudah terjangkau
  5. Sepatu dan Kaos Kaki. Seperti seragam, ini juga barang kondisional. Beli jika butuh. Untuk Keponakan, kemarin akhirnya beli karena sudah tidak muat. Kasihan juga kalau dipakai terus. Pasti tidak nyaman untuk berjalan
  6. Kotak Bekal dan Botol Minum. Walau tidak pandemi, dua barang ini tentu kita punya. Jika sudah buluk, boleh lah beli lagi
  7. Tas Sekolah. Setahun tidak pakai tas sementara anak sudah naik kelas, tentu kebutuhan tas ini penting. Memilih fungsi utama jelas wajib, tapi juga tas sekolah remaja kekinian yang menyesuaikan selera mereka

Sebenarnya bukan hanya tas sekolah remaja kekinian, tapi barang yang saya sebutkan untuk persiapan sekolah juga disesuaikan dengan Anak. Kalau perempuan biasanya pakai seragam rok. Tinggal mau yang pendek atau panjang dan berhijab. Sepatu, anak sekolah ya baiknya hitam, bukan warna-warni.

Buku dan alat tulis biasanya saya bantu pilihkan yang netral. Jadi bisa dipakai untuk Anak Laki-laki maupun Perempuan. Kotak bekal dan botol minum juga netral. Ini lebih aman dan jangan lupa pilih model sesuai usia anak.

Barang standar kebutuhan sekolah sudah siap, kini orang tua tinggal memikirkan kebutuhan lainnya yaitu biaya. Sebenarnya untuk SD Negeri, kini tidak ada SPP. Namun LKS harus beli sendiri sementara buku paket sudah disediakan sekolah. Paling tambahan jika anak butuh les baik secara offline maupun bimbingan belajar online untuk penunjang. Kembali ke kemampuan masing-masing.

Bagaimana dengan Anak-anak Kalian? Apakah sudah mulai Belajar Tatap Muka juga? Persiapannya sudah oke kan? Coba dishare di kolom komentar ya!

Sampai jumpa. Happy blogging!

Whould you like to comment?

  1. Nah bener banget ini harus disiapkan sebelum sekolah tatap muka, si kecil seneng banget mau sekolah lagi, tetapi barang-barangnya masih gak tahu di mana

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman