6c2y5xLulMkOYYgEXrgPjC5Lx3Je6RzEo1m3mFkw

Inilah Beberapa Kesalahan Gadai BPKB Mobil Jakarta di Perbankan

Di Jakarta ada banyak tempat gadai mobil yang bisa kamu pilih. Misalnya dengan memilih tempat gadai yang aman seperti di perbankan. Di ibukota negara ini tentu saja akan lebih mudah untuk mengambil gadai karena banyaknya tempat yang aman untuk dipilih.

gadai bpkb mobil jakarta

Kamu bisa memilih perbankan yang terbukti dan juga menjadi tempat rekomendasi yang aman. Akan tetapi saat gadai BPKB mobil Jakarta yang ada di perbankan, kamu juga harus memperhatikan berbagai tips aman yang bisa digunakan. Sehingga hal tersebut bisa dipakai untuk menghindari kesalahan walaupun pemilihan tempat pinjamannya aman. Beberapa kesalahan yang dilakukan ketika mengambil gadai di perbankan adalah:

  • Tergoda dengan promo pencairan yang besar
Kesalahan pertama yang dapat dilakukan ketika mengambil pinjaman dengan gadai mobil di bank adalah tergoda dengan promo pencairan yang besar. Kamu bisa memilih bank yang menawarkan pencairan lebih besar. Akan tetapi jangan juga tergoda dengan promo pencairan besar yang tidak masuk akal. Seperti misalnya pencairan yang hingga 100 persen karena itu tidak mungkin. Biasanya pencairan yang akan didapatkan dari gadai mobil di perbankan adalah 70 hingga 80 persen dari nilai jaminan yang kamu punyai.

  • Menyerahkan jaminan saat survei
Hal selanjutnya yang bisa dihindari dan merupakan kesalahan yang dilakukan ketika mengambil pinjaman di bank adalah menyerahkan jaminan saat survei. Jaminan biasanya diserahkan ketika akan menerima pencairan dan dilakukan setelah memilih besaran plafon setelah survei. Sehingga hal tersebut akan dilakukan setelah survei dan bukan ketika survei. Hal ini harus diperhatikan sehingga tidak salah menyerahkannya ketika survei dan malah bisa kehilangan surat kendaraan tersebut.

  • Menyerahkan fisik bukan surat mobil
Kesalahan selanjutnya apabila mengambil pinjaman di perbankan dengan gadai mobil adalah dengan menyerahkan fisik dan bukan surat mobil. Ketika mengambil gadai di perbankan dan juga banyak tempat lainnya biasanya tidak akan menahan fisik mobil, tetapi hanya surat kendaraan saja. Hal ini juga terjadi ketika akan mengambil pinjaman dengan gadai mobil di perbankan. Sehingga jangan salah untuk memberikan fisik mobil, karena di perbankan hanya menarik surat mobil saja untuk jaminan.

  • Jebakan bunga rendah
Kesalahan selanjutnya ketika mengambil gadai di perbankan dengan mobil adalah terkena jebakan bunga rendah. Kamu bisa membandingkan terlebih dahulu bunga yang diberikan oleh berbagai perbankan. Sehingga nantinya bisa untuk mendapatkan bunga rendah dan membuat cicilan juga menjadi lebih terjangkau. Selain itu untuk dapat menghindari jebakan bunga rendah, ksmu juga bisa melakukan simulasi pinjaman terlebih dahulu. Sehingga dari simulasi pinjaman tersebut akan dapat memilih besaran cicilan yang menguntungkan dan sesuai dengan kemampuanmu.

  • Memilih gadai online yang pencairannya cepat
Kesalahan terakhir yang bisa untuk dihindari ketika gadai BPKB mobil Jakarta di perbankan adalah dengan memilih pinjaman yang ditawarkan secara online. Perbankan juga menawarkan sistem pinjaman yang mempunyai cara secara online. Sehingga hal tersebut akan dapat untuk memberikan kemudahan kepada penerima pinjaman. Akan tetapi kamu harus sangat berhati-hati ketika mengajukan pinjaman gadai secara online. Pastikan bahwa bank yang akan dipilih menawarkan sistem pengajuan secara online, sehingga bisa mendapatkan keamanan dan juga kemudahan untuk mengajukan pinjaman online. Pastikan juga bahwa tempat tersebut terdaftar OJK sehingga lebih aman untuk dipilih.

Itulah beberapa tips agar kamu terhindar dari Kesalahan Gadai BPKB Mobil Jakarta di Perbankan. Semoga bermanfaat ya! Sampai jumpa. Happy blogging!
Related Posts

Related Posts

2 komentar

  1. Wah, menyerahkan jaminan saat baru disurvei sih itu memang kesalahan
    iya kalau oknum yang survei orang jujur. kalau tidak? masalah jadi panjanng deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget. Di lapangan ada kasus model kaya gitu

      Hapus
Komentar saya moderasi. Tinggalkan jejakmu di sini, Teman!