Explore the blog
Sabtu, 05 Juni 2021

Diare Saat Lebaran

Aduh, mulas sekali! Rasanya mau tidur di kamar mandi saja!

Halo, apa kabar semua? Semoga tetap dalam keadaan sehat ya. Saya mau tanya, Kalian ada yang sering mengalami Diare Saat Lebaran? Bagaimana cara mengatasinya? Lalu, sudah tahu makanan untuk diare itu apa saja?

makanan untuk diare

Diare adalah kondisi di mana kita buang air besar lebih sering daripada biasanya. Umumnya, fesesnya sendiri encer, bisa berlangsung singkat, tapi juga bisa beberapa hari. Diare bisa dialami oleh siapa saja baik anak-anak maupun dewasa. Nah kalau kena diare tuh rasanya sebal karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Paling sebal lagi, itu terjadi saat lebaran.

Beberapa tahu lalu, bisa dibilang saya sering mengalami diare saat lebaran. Biasanya diare disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit. Namun ada penyebab lain juga sih seperti alergi makanan, efek samping obat, penyakit usus, dan lain sebagainya. Di kasus saya, diare sendiri dipicu oleh makanan pedas, berminyak dan juga minuman berkafein yang saya makan saat lebaran.

Ketika puasa, tubuh kita itu istirahat selama satu bulan. Jadi betulan makannya diatur. Lalu masuk lebaran, menunya pasti berminyak, gorengan dan serba santan. Saya sendiri suka sekali makanan pedas. Ditambah lagi minum minuman berkafein seperti soda. Ketika mereka bersatu padu, akhirnya saya mengalami diare.

Diare yang paling parah adalah saat saya betulan tidak bisa tidur karena bolak balik ke kamar mandi. Rasanya betulan saya ingin tidur di sana sehingga saat perut melilit, saya tidak perlu susah-susah berlari. Badan rasanya lemas. Menunggu pagi pun rasanya lama sekali. Tengah malam tidak ada obat di rumah, cuma bisa pasrah. Beruntung tidak terjadi hal serius.

Lalu, apa yang saya lakukan saat diare menyerang?

Pertama pastinya minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi. Kedua minum obat jika ada. Dulu saya suka mengunyah pucuk daun jambu biji. Itu lumayan membantu. Bisa juga minum oralit, tapi saya sendiri tidak doyan, hehehe. Jangan lupa untuk istirahat.

Minuman Dan Makanan Untuk Diare


makanan untuk diare

Karena diare menyerang pencernaan, bukan berarti kita tidak makan sama sekali agar tidak buang air. Justru kita malah harus makan agar badan lebih punya tenaga. Nah, ini dia minuman dan makanan yang bisa kita konsumsi saat mengalami diare.

  • Air putih. Ini wajib sih karena seperti yang saya bilang sebelumnya, biar tidak dehidrasi. Diare itu mengeluarkan banyak cairan. Jadi kita butuh air untuk mengembalikan cairan tubuh. Air juga bisa berfungsi mengeluarkan racun tubuh. So, jangan sampai malas minum
  • Makanan berkuah. Selain air putih, kita juga butuh makanan berkuah agar perut kita terasa hangat. Pilih sup dan kaldu ayam atau sapi
  • Makanan atau minuman yang mengandung probiotik. Probiotik sangat membantu dalam mempercepat proses pemulihan. Bakteri baik di dalam usus juga jadi seimbang sehingga sistem pencernaan terjaga. Kita bisa makan Yoghurt atau Tempe yang cukup mudah dicari di sekitar kita
  • Makanan dengan rasa hambar. Makanan hambar berfungsi buat mengurangi risiko iritasi berlanjut di usus saat saluran cerna terkena diare. Kita bisa makan nasi putih, kentang rebus, pisang, atau oatmeal
  • Diet BRAT yaitu banana (pisang), rice (nasi), applesauce (apel yang dihaluskan) dan toast (roti panggang). Makanan imi kaya akan protein, karbohidrat, dan rendah lemak. Jadi bisa meredakan masalah pada saluran pencernaan

Oh iya, selain mencatat makanan dan minuman apa yang sebaiknya kita konsumsi saat diare, kita juga wajib tahu makanan dan minuman apa yang sebaiknya dihindari. Seperti minumam berkafein, produk susu selain yoghurt, makanan pedas, makanan berminyak, atau makanan penghasil gas yaitu kubis, bunga kol, brokoli, buah persik, buah plum, buah pir, dan lainnya.

Berkaca dari pengalaman yang sudah beberapa kali terjadi, entah saat lebaran atau tidak, kini saya lebih menjaga konsumsi makanan. Sebaiknya memang tidak makan makanan pemicu dengan porsi banyak dan bersamaan. Tak lupa juga harus menjaga kebersihan baik makanan juga toilet agar jauh dari bakteri, virus dan jamur. Rajin cuci tangan juga ya!

Jika mengalami diare berlangsung sampai beberapa hari dan tak kunjung membaik, sebaiknya periksa ke dokter ya. Soalnya sekarang ini gejala Covid-19 kan ada diare juga. Jadi buat jaga-jaga agar bisa segera tertangani.

Kalian sendiri punya cerita juga tentang masalah diare ini? Pertolongan pertama apa yang dilakukan? Share cerita Kalian ya!

Sampai jumpa. Happy Blogging!

Whould you like to comment?

  1. Kalau saya diare sich biasanya minum yoghurt, dan itu ampuh bagi pencernaanku

    BalasHapus

Tinggalkan jejakmu di sini, Teman