Selasa, 10 Juli 2018

# 2017 # Film

Review Thai Film 15+ IQ Krachoot

Bismillaahirrahmaanirrahiim.... 

Sudah berapa banyak kasus di mana anak di bawah umur melakukan seks bebas bahkan sampi hamil? Well, apa sih sebenarnya yang ada dipikiran mereka? 

Chaladlert si cupu dengan Xo dan Xobu adalah remaja 15 tahun yang sedang dalam masa penasaran terlebih lagi soal hormon dan seks. Teman Chalad bahkan ngintip guru-guru muda mereka di sekolah. Pokoknya mereka ini otaknya rada tidak beres dan halu soal seks. 

Chalad ini suka Cherry salah satu gadis yang popular di sekolah. Tapi si Cherry ilfeel sama itu cowok dan malah pacaran sama Tup si Kakak Kelas.

review iq krachoot

Di sekolah mereka ada lomba essay tentang usia 30. Hadiah buat pemenangnya adalah pertukaran pelajar ke Jepang. Chalad, Xo dan Xobu jadi satu tim. Tujuannya agar Cherry jatuh hati. Tapi Cherry gabung sama Sudarat (Dipanggil Suktala. Jangan tanya saya kenapa karena orang Thailand mah gitu. Nama siapa dipanggilnya apa), murid terpandai dan teladan di sekolah. Mengalahkan keduanya bukan perkara mudah. Jadi Chalad dan team buat rencana. Apa rencana mereka? 

Released: August 3, 2017 
Runtime: 104 mins 
Sutradara: Napat Jitweerapat, Aswanai Klin-eiam 
Skenario: Napat Jitweerapat, Kanittha Kwanyu, Chiangmun Ngamkanokwan 
Produser: Prachya Pinkaew, Kanittha Kwanyu, Sita Vosbein 
Country: Thailand 
Language: Thai 
Genres: Comedy 
Cast: Yorch Yongsin Wongpanitnont, Ploy Sornarin

Review 15+ IQ Krachoot Movie 


Nonton film Thailand tema anak sekolah bukan pertama kalinya. Dulu pernah nonton Crazy Litte Thing Called Love, SuckSeed, dan juga May Who. Semua genrenya komedi tapi aman jaya bahkan ciuman tak ada. Waktu milih 15+ IQ Krachoot, saya pikir akan sama sensasinya dengan film yang saya sebut. Ternyata, jauh banget! Oh iya Krachoot artinya Pembengkakan. 

Di menit pertama sudah ngernyitin dahi. Waduh, ini kok ya asem, hahaha. Karena kisah tentang anak remaja yang hormonnya lagi membengkak, jadi semacam memperlihatkan bayangan gejolak darah muda. Itu saja separuh tayangan. Sampai saya mau berhenti karena belum ketemu inti cerita yang padahal memang begitu ceritanya. 

Yak si Chalad and the Gang ini buat rencana macam-macam termasuk membuat jatuh hati si Sudarat. Si gadis teladan ini ya ternyata sebenarnya suka juga dengan Chalad. Semua sesuai rencana kecuali satu hal yang akhirnya jadi inti cerita. 

Film ini jadi semacam pengingat orangtua. Kita harus terbuka soal seks pada anak-anak dan tentunya ngasih tahu bahaya seks bebas. Harus banget tuh yang namanya Pendidikan seks sejak dini. Anak muda kan sedang penasaran. Jangan sampai dia mendapat pelajaran dari teman atau orang lain yang sama ngawurnya. Ngeri anak kecil yang mentalnya belum siap tapi terpaksa nikah karena 'kecelakaan'

Walaupun cerita gejolak remajanya panjang banget, tapi saya suka bagian endingnya. Yak mereka berpikiran dewasa dalam menghadapi masalah. Karena apa yang kita lakukan sekarang sangat berpengaruh untuk masa depan. Bagian Chalad ngerayu Sudarat pakai NaCl juga lucu sih. Bisa aja itu bocah, hahaha. 

Nah, kalian sudah nonton 15+ IQ Krachoot? Kalau kata saya, harap tabah jika mau nonton filmnya. Yang sudah, share pendapat kalian yuk! 

Sampai jumpa. Happy blogging!

10 komentar:

  1. Benar sekali, pendidikan seks sejak kecil memang sangatlah penting.

    BalasHapus
  2. Film nya keliatan bagus, dari covernya juga keliatan ada konyolnya hehe

    BalasHapus
  3. Miris banget liat banyak kasus anak di bawah umur yang melakukan seks bebas

    BalasHapus
  4. Jaman sekarang orang tua memang seharusnya lebih mengawasi anak, bukan mengekang ya, tapi merangkul untuk mengawasi pergaulannya

    BalasHapus
  5. Jadi penasaran pingin nonton filmnya ehehe

    BalasHapus
  6. wah remaja ya, kalau drakor remaja korea ini pasti ceria-ceria gitu. Aku suka dengan pemilihan warna pakaian mereka, pas.

    BalasHapus
  7. akunonton Crazy Litte Thing Called Love dan SuckSeed, kalau nonto film Thailand masih suka terganggu dengan cara ngomong mereka yangmenurutku kurang enak didengar telinga hihihi

    BalasHapus
  8. Kalau dirikku masih mau habisin drama korea di viu, Jiah. belum tertarik nonton drama or film thailand :)

    BalasHapus
  9. Penasaran banget dengan film nya.
    Tapi ga ada waktu hiks
    Belum pernah nonton drakor ato pun thai film sampe tuntas di hp ato laptop
    Tapi senang baca review ini.. Setidaknya jadi tahu

    BalasHapus