Apa yang kamu lakukan di akhir tahun kemarin? Bekerja? Liburan? Atau malah rebahan?
Tahun baru 2026, tak terasa sudah masuk hari kelima. Rasanya baru kemarin. Lha kok sudah mau seminggu saja. Anak-anak juga mulai masuk sekolah pagi ini setelah liburan semester 1. Rutinitas dan kesibukan pun resmi kembali. Dan karena saya belum ada kegiatan seperti itu, jadi kali ini bukan ulasan drama melainkan Cerita Akhir Tahun 2025 kemarin.
Sebenarnya tidak yang istimewa, hanya mau cerita saja mengingat ini kan blog pribadi. Jadi supaya ada kenangannya gitu, wahahaha. Baiklah, kita mulai di tanggal 30 Desember. Akhir tahun memasuki musim hujan. Kalau ada guntur, langit gelap, itu adalah hal biasa. Namun itu tak menyurutkan saya untuk pergi ke pantai. Nah rencananya, tanggal 31 Desember saya dan Bocil gas ke Pantai Mororejo Jubel, Mloggo, Jepara.
Karena gagal mantai, akhirnya saya putuskan untuk nyetrika baju. Saya sebenarnya kurang suka nyetrika. Hanya saja, baju sudah numpuk sementara Mbak saya datang. Jadi harus dibereskan agar bisa gelar kasur lebih besar.
Nyetrika kelar, beres-beres tipis-tipis, tepatnya mindahin meja. Jadi kamar lebih lega, bagian untuk solat ada. Koper Mbak juga gampang untuk buka tutupnya. Ya begitu saja.
Oh iya, Mbak saya yang dari Pati datang ke Jepara memang berencana buat liburan dan tahun baru bersama anak-anaknya. Mumpung mereka libur dan di rumah juga. Jadi meski perjalanan mereka mendung bahkan hujan, alhamdulillah siang hari tanggal 31 Desember, sampai dengan selamat.
Magrib 31 Desember masih mendung, hujan gerimis. Agenda akhir tahun selanjutnya itu bakar-bakar. Jangan tanya saya siapa yang mulai ide harus bakar-bakar jelang tahun baru. Nunggu habis Isya sih karena Kakak saya ada undangan Hajatan di rumah saudara iparnya sekalian jemput istrinya. Ditunggu-tunggu, lha kok lama juga.
Yang lain mempersiapkan perbumbuan, bikin tempat bakaran mengingat habis hujan juga. Jadi halaman pun basah dan tidak mungkin bakar ikan di sana. Tipis-tipis, perut lapar, mulai deh bakar-bakarnya. Yang dibakar itu ikan laut, saya tidak tahu namanya karena Kakak yang beli dan sudah dibersihkan. Bahan lain, ada sosis2 jenis.
Asap mengepul di tengah gerimis. Beberapa kali ada orang yang mulai menyalakan petasan. Anak-anak menikmati suara dan ledakannya dari jauh. Alhamdulillah mereka enggak pada ngereog minta terompet atau petasan. Malah adik saya keidean bikinin terompet dari sedotan lalu dikasih kardus sebagai kerucutnya. Mana pada suka lagi.
Dan ketika ikannya sudah matang, mulai makan deh. Saya sendiri makan sekitar pukul 9 malam. Memang sudah lama kami enggak bakar-bakaran kaya gini. Jadi kami cukup menikmatinya. Anak-anak lebih suka makan sosisnya daripada ikan. Ya begitulah.
Makan kelar lanjut beres-beres. Saya bagian nyuci piring terakhir beserta barang lain. Punggung sampai pegal, tapi alhamdulillah selesai juga dan tinggal rebahan. Enggak pakai nunggu tahun baru karena biasanya juga begitu. Seringnya nonton film sih. Namun kali ini, skip dulu. Jam 11 malam sudah tidur. Begitu Cerita Akhir Tahun 2025. Paginya sudah tahun baru.
Ya begitu saja cerita akhir tahun kemarin. Tidak jadi main ke pantai, enggak liburan ke luar juga. Tidak terlalu istimewa, tapi karena keluarga ngumpul. Jadi lumayan juga bisa dijadikan cerita. Selanjutnya ada Cerita Awal Tahun 2026.
Sampai jumpa. Happy blogging!






Akhir tahun 2025 memang penuh suka cita. Apalagi sampe hari ini masih diberi kesehatan. Moga aja di tahun 2026 awal tahun hingga akhir tahun diberi umur panjang dan kesehatan
BalasHapus