Jumat, 15 Desember 2017

# Giveaway # Resolusi 2018

Jadikan Resolusi Sebagai Motivasi Ngembangin Diri

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

Desember sudah masuk pertengahan dan sebentar lagi akhir tahun. Apa saja sih yang sudah kita lakukan? Ada resolusi yang belum dicapai dan mau diraih di tahun 2018?


Resolusi menurut KBBI résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu yang akan diajukan kepada pemerintah. Menurut Wikipedia, Resolusi Gambar adalah deskripsi tentang detail sesuatu.

Resolusi awal tahun itu putusan dari keinginan, mimpi yang ingin kita wujudkan dengan detail dan printilannya.


Bicara Resolusi, saya sebenarnya sudah lama tidak membuat resolusi secara tertulis. Terakhir itu tahun 2015 dengan catatan kecil yang sayangnya hilang entah di mana. Akibatnya saya lupa apa saja yang ingin saya lakukan. Jadi semua berjalan mengalir tanpa rencana dan mungkin banyak gagalnya.

Karena ini akan masuk tahun baru, saya mencoba membuat Resolusi yang agak berbeda dengan tahun-tahun lalu. Apa saja sih?

  • Melanjutkan Pendidikan

Saya lulus MAN bertahun-tahun lalu. Dulu kenapa tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena alasan klasik yaitu biaya dan akhirnya saya memilih kerja. Alasan lainnya karena kampus di Jepara jurusannya tak ada yang saya minati. Sementara ke kota lain, saya miskin pengalaman.


Sekarang saya kerja dan ke kota lain Insya Allah sudah biasa. Tinggal belajar lagi sih karena terus terang saya banyak lupa pelajaran zaman sekolah. Paling tidak saya harus siapkan diri untuk ikut tes.

Kalaupun belum bisa ke kota lain, saya mau lihat-lihat universitas terbuka. Ya siapa tahu ada yang cocok. Biaya, Insya Allah ada rejekinya.

Kenapa pendidikan baik itu penting?

Dengan pengetahuan kita enggak gampang dibodohi dan tersulut emosi. Walaupun nantinya jadi Ibu Rumah Tangga, minimal kita bisa mendidik anak kita dengan lebih baik.

  • Kursus Bahasa Asing

Ini adalah opsi lain jika saya belum jadi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Saya ingin kursus Bahasa Asing.

Bahasa Asing saya itu payah banget. Sejak mengundurkan diri dari Showroom Mebel yang sebenarnya bisa gaul sama wisatawan asing, saya sudah jarang bercakap dengan Bahasa lain terutama Inggris. Mau bagaimana, saya tinggal di desa yang bicara Jawa Krama saja banyak yang tidak bisa #ItuSaya. Akibatnya mulut kaku, mau ngucap satu kalimat sederhana saja lidahnya goyang-goyang. Pernah main sama teman dan ketemu orang asing, saya sedikit tahu yang dibicarakan. Tapi pas mau jawab, duh asem banget!

Jika bahasa asing saya baik, minimal saya bisa ngomongin Indonesia dengan hal-hal yang menarik di dalamnya lewat blog. Enggak sampai jadi Tutor kaya film I Fine, Thank You, Love You juga enggak papa. Sukur-sukur ada yang ngajakin ke luar negeri. Habisnya dulu ada yang nawarin kerja di Amerika saya tolak karena Bahasa Inggris saya masih rendah, hahaha.

  • Giat Bercocok Tanam

Dari Kuliah, kursus, lha kok ke tanaman?

Jadi November 2015 saya mulai bercocok tanam lagi. Dulu masih sebatas bunga-bungaan. Sekarang agak naik pangkat ke tanaman pala wija, buah, cabai, dan jahe.


Maunya sih saya giat, rajin bertanam dan ngerawat mereka dengan baik. Kalau bisa halaman samping rumah yang lebar dan tanah lapang itu dikasih macam-macam sayuran.

Jadi petani?

Ah masih jauh banget. Saya bantuin Bu e nutupin benih jagung aja kecapean. Yah minimal lahan samping tergarap lah. Sayurnya buat diolah sendiri. Kalau lebih kasih ke tetangga juga.

  • Jalan ke Berbagai Tempat

Ini maksudnya Traveling. Tenang, saya belum jadi travel blogger. Masih nyaman dengan lifestyle atau campur-campur. Hanya, namanya orang hidup itu butuh piknik biar otak segar dan jauh-jauh dari yang namanya penyakit.


Saya enggak buat target berapa banyak. Intinya saya bisa jalan dan menemukan hal baru dari daerah baru. Sekarang ini kan saya ikut Generasi Pesona Indonesia atau GenPI pakai N bukan pakai M area Paku Jembara (Pati, Kudus, Jepara, Demak, Blora, Rembang). Semoga dari sini bisa buka jalan untuk bisa mengeksplor tempat wisata baru, Destinasi Digital untuk lebih mengenalkan pariwisata Indonesia ke luar.

Untuk mewujudkan mimpi dan keinginan-keinginan itu, ada persyaratannya yah:

1. Sehat itu wajib adanya

Jika sakit, tentu akan sangat tidak maksimal atau bahkan tidak tercapai. Makanya saya sedia Theragran-M Teman Merealisasikan Resolusi yang Lebih Baik.

Kenapa Theragran-M?

Begini, saya itu orang yang gampang sekali terkena flu. Terdengar sepele, tapi pas lagi parah betul-betul menyiksa. Dari hidung mampet sampai kepala cenat-cenut. Makanya saya cari Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan yaitu Theragran-M.


Oh iya, saat saya beli Theragran-M di apotek kota, ada hal agak absurd. Saya lupa di mana apoteknya dan malah nyasar ke apotek satunya yang kurang lengkap. Daripada bolak-balik, saya turun dan nanyain siapa tahu ada karena memang sudah muter buat nyari Vitamin yang bagus untuk masa pemulihan ini. Seperti dugaan di awal, ternyata memang tidak ada.

Lalu saya puter arah ke apotek Prayogi, apotek terlengkap di Jepara. Saya tanya Theragran-M dan ada. Saya beli dan sama Cicinya minta uang pas. Sayang saya enggak punya dan ngasih uang nominal besar. Lha malah saya dikasih kembalian lebih sampai 15 ribu. Saya balikin dong wong bukan uang saya. Sama Cicinya saya dikatain LURUS lalu dikasih tambahan buat bayar parkir, hehehe. Kadang ya, hal sepele kaya gitu bikin kita adem aja.

Theragran M merupakan suplemen vitamin dan mineral lengkap yang juga mengandung magnesium dan zinc dan sudah terdaftar di BPOM. Dia ini suplemen, Vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Jadi kita tetep minum obat dari dokter dan didampingi juga dengan Theragran-M. Dosis yang diminum sendiri adalah 1 tablet sehari atau sesuai anjuran dokter. Baik diminum saat makan atau sesudah makan demi menghindari perih lambung.

Saat vitamin, mineral lengkap baik magnesium dan zinc dan pola hidup sehat, tentu daya tahan tubuh kita akan semakin baik dan jauh dari penyakit. Kalau sakit jangan lama-lama juga karena banyak hal yang harus kita lakukan selama masih bernapas. Saya juga sudah minum dan merasakan manfaat dari suplemen ini.

2. Nabung

Mau senang-senang kita juga butuh biaya. Enggak selamanya kita dapat sponsor apalagi masih ecek-ecek. Memangnya kita siapa? Syahrini?! Kita harus nyisihin sebagian uang untuk bekal.

Menanam berbagai jenis tanaman, ya butuh bibit dan itu harus dibeli. Belum polybag, pupuk. Tetep harus keluar uang dan saya harus buat pos pengeluaran untuk ini.

3. Yakin dan Istiqomah

Yakin, percaya bahwa kita bisa mencapai sesuatu itu penting. Karena dengan itu kita jadi semangat untuk meraih mimpi. Dan tetap istiqomah, baik jaga kesehatan, keuangan, dan juga tetap memenuhi kewajiban kita pada Tuhan dan sesama makhluk Tuhan. Semoga kita juga istiqomah dalam melakukan hal yang benar.

4. Doa

Kita sudah usaha untuk mewujudkan resolusi dan rencana-rencana kita. Tapi balik lagi, rencana Tuhan yang terjadi. Jangan putus harapan dan tetap berdoa.

Semua Resolusi itu tujuannya jelas untuk motivasi saya agar lebih berkembang, lebih baik dari yang sebelumnya.

“Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.” Bukan Hadist

Bagaimana dengan resolusi kalian? Sudahkah Jadikan Resolusi Sebagai Motivasi Ngembangin Diri?! Share yuk!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M

27 komentar:

  1. iya harus ehata ya biar bisa menjalankan semua rencana

    BalasHapus
  2. Semoga resolusinya tercapai semua ya, Jiah, semangat terus,kalau saya sudah nggak bikin resolusi soalnya suka tidak dijalankan hehehe

    BalasHapus
  3. semoga resolusinya terwujud,... saya juga baru menuliskan resolusi saya untuk tahun depan. Biasanya enggak pernah nulis sama sekali hihihi

    BalasHapus
  4. ngomongin pendidikan aku jadi ingat kalau kuliah belum selesai,. dulu ceritanya pengen banget ngelanjutin kalo anak ank udah ada dua dan udah gede. tapi makin kesini makin males. huhuhu

    BalasHapus
  5. Wah bener banget, banyak penunjang untuk merealisasikan resolusi-resolusi yang kita plan. Apalagi berkebun, duh aku juga pengen banget jadi rajin berkebun gitu :")

    BalasHapus
  6. Untuk resolusi jalan ke berbagai tempat kayaknya perlu dirinci tujuan yang ingin trcapaj yang utamanya, menurutku sih


    Kalau saya lihat mbak Jiah resolusinya lebih realistis nih ini jadi pembelajaran buat saya dalam membuat resolusi ga usah terlalu tinggi

    BalasHapus
  7. Semoga terwujud ya mbak resolusinya, aamiin. Resolusinya mantab, kita memang harus selalu upgrade diri. Apalagi urusan belajar, belajar lagi itu memang penting buanget...aku juga mau belajar lagi, semangatttttttttt

    BalasHapus
  8. Semoga lekas terwujud segala resolusi yang sudah dibuat..
    Menurut saya, di jaman Sekarang, penguasaan diri akan bahasa asing sangat diperlukan dalam lingkungan kerja maupun masyarakat, ya minimal satu bahasa asing dikuasai.

    Hal ini untuk menopang kehidupan masyarakat yang semakin maju dan semakin berkembang dan semakin banyak campur tangan kehidupan dimasyarakat internasional

    BalasHapus
  9. Akhir tahun, saatnya membuat Resolusi. Saya juga akan membuat resolusi untuk 2018, tapi agak berbeda dengan Jiah. Untuk soal kuliah, kayaknya cukup kuliah via WA aja deh, belum sanggup meneruskan ke S2 hehehe...

    BalasHapus
  10. Saya juga punya membuat resolusi tahun 2018 ingin bercocok tanam. Akhir-akhir ini entah kenapa suka sekali yang hijau-hijau. hhiiii semoga tahun 2018 studiku jga cepet kelarr :D *curhat*

    BalasHapus
  11. Mbak Jiah saya ikut mendoakan semoga resolusinya tercapai. Ah saya pun kangen belajar Bahasa asing tapi saya minatnya Bahasa Jepang.
    BTW saya punya teman yg bahasa Inggrisnya gak terllau bagus tapi dia nekat aupair ke Jerman, katanya lumayan banyak menimba pengalaman dan ilmu :D

    BalasHapus
  12. Bener deh mba. Apapun rencana kita ya gak akan terwujud kalo sakit. Bagus banget sedia theragran di rumah ya. Kapan butuh tinggal minum

    BalasHapus
  13. Semoga resolusinya tercapai...bisa kursus..bisa bercocok tanam..bisa traveling...

    N pastinya sehat selalu..aamiin..

    BalasHapus
  14. Wahhh tanaman ini yang susah banget. selama ini bapak suka mainan taneman, tapi kok aku gak ada minat ya. Ahh semoga semakin minat

    BalasHapus
  15. Jiah... semoga resolusinya tercapai yaa.. semangat terus untuk mengembangkan diri dan mengejar mimpi. Tapi emang kesehatan itu penting banget. Boleh semangat, tapi jaga kesehatan juga harus :)

    BalasHapus
  16. Resolusinya bagus banget ya untuk 2018nya. Tapi, dari berbagai macam kegiatan harus ingat dengan kesehatan kayanya theragram ini bagus bgt buat menjaga daya tahan tubuh

    BalasHapus
  17. Semoga resolusinya bisa terwujudkan dengan baik! Tentunya kita perlu menjaga kesehatan agar bisa mewujudkan setiap keinginan yang direncanakan.

    BalasHapus
  18. resolusinya sama nih jalan2 juga!

    Semoga resolusinya cepat tercapai yaaa heuehe

    BalasHapus
  19. Wah semangat yaaa untuk resolusinya! Jaman sekarang mah udah banyak perguruan tinggi legal yang menyediakan pendidikan bagi orang berusia berapapun. Jadi nggak ada kata terlambat untuk sekolah. Yeeeaaayyy!

    BalasHapus
  20. Semoga semua resolusinya tercapai Mbak. Tidak ada yang tidak mungkin 😊

    BalasHapus
  21. Semoga resolusinya bisa tercapai semua dan optimal ya, Mbak. Aamiin. Semangat 😍

    BalasHapus
  22. Semoga kesampaian semua resolusinya tahun depan :D

    Bagus niatan sudah ada, tinggal bikin step by step nya mesti ngapain aja biar tercapai satu per satu hehehe :)

    Semangat ya!

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus
  23. Waaaaa, semangaaattt ya mbaak, KEREN bangettt!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  24. Semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam menggapai resolusinya ya mbak :)

    BalasHapus
  25. setuju banget dgn resolusi terakhir.. karena sesungguhnya sehat itu adalah mutlak :-)

    BalasHapus
  26. Semoga tercapai resolusinya ya :) Aku dulu malas banget ngomong bahasa Inggris, tapi berhubung my buddy orang Amerika dan kami ngobrol 10 jam perhari, mau gak mau ya dipakai, ahahaha :)

    BalasHapus
  27. Semoga tercapai resolusinya. Kalau saya masih suka ragu bikin resolusi, abis khawatir kecewa kalau gak tercapai. Dan kadang kalau dibiarkan mengalir malah tercapai. Salah satu contohnya itu nurunin berat badan :D

    BalasHapus